Tujuan Aturan Berdasarkan Para Jago Hukum

Diposting pada
 Perintah atau larangan itu harus ditaati Tujuan Hukum Menurut Para Ahli Hukum
Ilustrasi : antarafoto.com
Tujuan Hukum Menurut Para Ahli Hukum | Hukum juga mempunyai ciri, yaitu berisi perintah atau larangan. Perintah atau larangan itu harus ditaati, dan pelanggaran aturan akan dikenai sanksi. Hukum dibentuk untuk mengatur sikap manusia. Oleh alasannya yakni itu, aturan dalam masyarakat mempunyai tujuan.

Berkenaan dengan tujuan aturan (menjamin kepastian hukum), ada beberapa pendapat dari para andal aturan sebagai berikut.

  1. Aristoteles (Teori Etis) (Buku The Ethics of Aristoteles) Tujuan aturan semata-mata mencapai keadilan. Artinya, menawarkan kepada setiap orang, apa yang menjadi haknya. Disebut teori etis alasannya yakni isi aturan semata-mata ditentukan oleh kesadaran etis mengenai apa yang adil dan apa yang tidak adil.
  2. Jeremy Bentham (Teori Utilitis) Hukum bertujuan untuk mencapai kemanfaatan. Artinya aturan bertujuan menjamin kebahagiaan bagi sebanyak-banyaknya orang/masyarakat (Jeremy Bentham :1990).
  3. Geny (D.H.M. Meuvissen :1994) Hukum bertujuan untuk mencapai keadilan, dan sebagai unsur keadilan yakni ā€¯kepentingan daya guna dan kemanfaatanā€¯.
  4. Van Apeldorn Tujuan aturan ialah mengatur pergaulan hidup insan secara damai. Hukum menghendaki perdamaian. Perdamaian di antara insan dipertahankan oleh aturan dengan melindungi kepentingan-kepentingan aturan insan seperti: kehormatan, kemerdekaan jiwa, harta benda dari pihak-pihak yang merugikan (Van Apeldorn :1958).
  5. Prof Subekti S.H. Tujuan aturan yakni menyelenggarakan keadilan dan ketertiban sebagai syarat untuk mendatangkan kemakmuran dan kebahagiaan (Subekti :1977).
  6. Purnadi dan Soerjono Soekanto Tujuan aturan yakni kedaimaian hidup insan yang mencakup ketertiban ekstern antarpribadi dan ketenangan intern langsung (Purnadi – Soerjono Soekanto:1978).

Berdasarkan pendapat para andal di atas maka sanggup ditarik kesimpulan bahwa tujuan aturan yakni memenuhi rasa keadilan, membawa kemanfaatan bagi masyarakat dan harus bisa menjamin kepastian hukum. Dengan demikian sanggup dikatakan bahwa tujuan aturan adalah

  1. mendatangkan kemakmuran dan kebahagiaan pada masyarakat;
  2. menciptakan keadilan dan ketertiban;
  3. menciptakan pergaulan hidup antaranggota masyarakat;
  4. menjamin kebahagiaan sebanyak-banyaknya pada masyarakat;
  5. memberi petunjuk dalam pergaulan masyarakat.

Selain mempunyai tujuan, aturan juga mempunyai fungsi dasar, yaitu:

  1. melindungi masyarakat dari ancaman ancaman (fungsi perlindungan);
  2. menjaga dan menawarkan keadilan bagi insan (fungsi keadilan);
  3. digunakan untuk arah dan acuan, tujuan, serta pelaksanaan pembangunan (fungsi pembangunan).

Sumber rujukan : Dwi Cahyati AW, Warsito Adnan. 2019. Pelajaran Kewarganegaraan 1. Jakarta : Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Kementerian Pendidikan Nasional