Teori Konsentrasi Belajar

Diposting pada
Teori Konsentrasi Belajar | Pada postingan kali ini Ilmu Kata mempelajari teori konsentrasi mencar ilmu yang meliputi Pengertian Konsentrasi, Pengertian Konsentrasi belajar, Ciri-ciri konsentrasi belajar, Indikator konsentrasi belajar, sebagai berikut:
dg: www.gadis.co.id
a.Pengertian konsentrasi. Maulana (2019:239) menjelaskan bahwa “konsentrasi merupakan pemusatan perhatian atau pikiran pada suatu hal”.
b.Pengertian belajar. Sagala (2019:37) menyatakan bahwa mencar ilmu ialah “suatu proses perubahan sikap atau eksklusif seseorang menurut praktek atau pengalaman tertentu”. Sementara itu, Suyono dan Hariyanto (2019:9) menyatakan bahwa “Belajar ialah suatu kegiatan atau suatu proses untuk memperoleh pengetahuan, meningkatkan keterampilan, memperbaiki perilaku, sikap, dan mengokohkan kepribadian”. Berdasarkan pengertian di atas, sanggup disimpulkan bahwa mencar ilmu ialah proses perubahan tingkah laris individu sebagai hasil dari pengalamannya sendiri dalam interaksi dengan lingkungannya.
c. Pengertian konsentrasi belajar. Daud (2019) menjelaskan bahwa konsentrasi mencar ilmu ialah pemusatan perhatian dalam proses perubahan tingkah laris yang dinyatakan dalam bentuk penguasaan, penggunaan, dan evaluasi terhadap sikap dan nilai-nilai, pengetahuan dan kecakapan dasar yang terdapat dalam banyak sekali bidang studi.
d. Ciri-ciri konsentrasi belajar. Engkoswara (2019) menjelaskan penjabaran sikap mencar ilmu yang sanggup dipakai untuk mengetahui ciri-ciri siswa yang sanggup berkonsentrasi ialah sebagai berikut:
1) Perilaku kognitif, yaitu sikap yang menyangkut dilema pengetahuan, informasi, dan dilema kecakapan intelektual. Pada sikap kognitif ini, siswa yang mempunyai konsentrasi mencar ilmu sanggup ditengarai dengan:
a) Kesiapan pengetahuan yang sanggup segera muncul jika diperlukan,
b) Komprehensif dalam penafsiran informasi,
c) Mengaplikasikan pengetahuan yang diperoleh,
d) Mampu mengadakan analisis dan sintesis pengetahuan yang diperoleh.
2) Perilaku afektif, yaitu sikap yang berupa sikap dan apersepsi. Pada sikap ini, siswa yang mempunyai konsentrasi mencar ilmu sanggup ditengarai:
a) Adanya penerimaan, yaitu tingkat perhatian tertentu,
b) Respon, yaitu harapan untuk mereaksi materi yang diajarkan,
c) Mengemukakan suatu pandangan atau keputusan sebagai integrasi dari suatu keyakinan, pandangan gres dan sikap seseorang.
3) Perilaku psikomotor. Pada sikap ini, siswa yang mempunyai konsentrasi mencar ilmu sanggup ditengarai:
a) Adanya gerakan anggota tubuh yang sempurna atau sesuai dengan petunjuk guru,
b) Komunikasi non lisan menyerupai ekspresi muka dan gerakan-gerakan yang penuh arti.
4) Perilaku berbahasa. Pada sikap ini, siswa yang mempunyai konsentrasi mencar ilmu sanggup ditengarai adanya kegiatan berbahasa yang terkoordinasi dengan baik dan benar.
e. Indikator konsentrasi belajar. Berdasarkan uraian di atas, sanggup disimpulkan bahwa indikator konsentrasi mencar ilmu ialah sebagai berikut:
1) Perilaku kognitif, ditengarahi dengan:
a) Kesiapan pengetahuan yang sanggup segera muncul jika diperlukan.
b) Komprehensif dalam penafsiran informasi.
c) Mengaplikasikan pengetahuan yang diperoleh.
d) Mampu mengadakan analisis dan sintesis pengetahuan yang diperoleh.
2) Perilaku afektif, ditengarahi dengan:
a) Perhatian pada materi pelajaran.
b) Merespon materi yang diajarkan.
c) Mengemukakan suatu ide.
3) Perilaku psikomotor, ditengarahi dengan:
a) Adanya gerakan anggota tubuh yang sempurna atau sesuai dengan petunjuk guru.
b) Komunikasi non lisan menyerupai ekspresi muka dan gerakan-gerakan yang penuh arti.
4) Adanya kegiatan berbahasa yang terkoordinasi dengan baik dan benar.
Sumber Pustaka sanggup dilihat di Sumber Rujukan