Tali Temali : Simpul Erat, Simpul Kembar, Simpul Kursi, Simpul Pangkal & Simpul Tiang

Diposting pada

Simpul Erat
Gunanya untuk memendekkan tali.

Cara mebuat : pertama tekuklah tali dengan dua lengkungan (A dan B), dan perhatikan kedua ujung tali  (a dan b)


Kedua, ujung tali (a)  lingkarkanlah pada lengkungan (B) lalu buatlah simpul dengan arah tali ibarat pada gambar. Demikian pula  ujung tali (b) lingkarkan pada lengkungan (A) dengan simpul yang sama.

Perhatikanlah gambar di atas  agar  gampang membuatnya dan baik hasilnya, seringlah berlatih alasannya ialah semakin sering berlatih akan semakin terampil.

Simpul Kembar

Gunanya untuk menyambung 2 utas tali yang sama besar dan basah.

Caranya : tali pertama (A dan B) buatlah dengan ujung tali simpul yang melilit tali kedua  (a dan b).

Kemudian tali kedua (a dan b)  belitkan  dengan simpul pada tali (A dan B), tariklah ujung a dan b semoga sambungan ikatannya menjadi berpengaruh dan rapi.

Simpul Kursi
Gunanya untuk mengangkat orang yang pingsan dari bawah ke atas atau  sebaliknya.

Caranya : pertama buatlah dua buah sosok (A dan B) dengan arah tali satu di atas satu di bawah (a dan b).

Kedua,  sosok A dan B  saling dimasukan lalu tarik sampai membentuk ibarat gambar 2 di samping ini.

 Ketiga, sesudah ditarik ibarat gambar dua maka dengan ujung tali (a) buatlah simpul yang membelit bulat tali A dan B, demikian juga diujung sebelahnya (b) lakukan dengan cara yang sama sehingga tampak ibarat gambar di samping ini.

 

Contoh kegunaan simpul dingklik untuk mengangkat orang dari bawah atau menurunkan orang dari ketinggian alasannya ialah menderita kecelakaan, sesegera mungkin. Perhatikan gambar, khususnya posisi ujung tali (a dan b).

Simpul Pangkal

Gunanya untuk mengikatkan tali kepada tiang.

Pertama,  belitkan tali itu pada tian, lalu buatlah simpul, lihat posisi ujung tali a kecil  dan ujung tali A besar.

 Kemudian ujung a kecil belitkan pada tiang sehingga membentuk belitan gres ibarat B. Belitan B  dipegang dulu semoga gampang memasukan ujung tali a kecil.

 

 
Setelah unung tali a kecil masuk ke B, maka tariklah ujung tali A besar dan a kecil berlawanan arah kuat-kuat, maka balasannya akan ibarat gambar di samping ini.

Simpul Tiang
Gunanya untuk mengikat leher hewan supaya tidak terjerat.

Pertama, buatlah sebuah sosok pada tali yang akan dipakai untuk mengikat binatang, perhataikan posisi tali pada sosok yang dibentuk di ujung tali A besar.

Kedua :  Masukkan ujung tali  a kecil  ke dalam sosok  di akrab ujung tali A besar. Kemudian belitkan sesuai dengan arah panah ibarat gambar di samping ini.

Ketiga : perhatikan arah belitan ujung tali a kecil, sesudah yakin benar tariklah dengan berpengaruh dan leher hewan tetap akan kondusif alasannya ialah tidak terjerat.

Yang harus diperhatikan kalau pembuatan sosok dan belitan salah memasukkan maka simpul itu tidak akan jadi atau salah dan tidak dapat digunakan.

Selamat berlatih. Salam Pramuka

Sumber :
Buku,  Pedoman Kepramukaan, Kedai Kwarnas Gerakan Pramuka, Jakarta,  1983
Buku, Tali Temali Seri Teknik Kepramukaan, Ki Samsu, Saltu Raya, Bandung, 1994