banner 728x250

Tahun Depan Gaji Naik, Inilah Daftar Instansi Yang Perlindungan Gajinya Tinggi

  • Share
banner 468x60

Gaji PNS dan Pensiunan tahun depan (2019) dijadwalkan akan naik sebesar 5% (persen) seperti yang telah diberitakan pada postingan sebelumnya “Gaji PNS dan Pensiunan Tahun 2019 Naik 5 Persen“, selain gaji yang naik 5 persen, ternyata tiap instansi pemerintah memberikan derma berlainan-beda.

Nah, di bawah ini yakni instansi pemerintah yang menawarkan perlindungan tinggi sehingga total gaji yang diterimapun akan tambah banyak. Instansi mana saja? berikut ulasanya:

banner 336x280

1. Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan

Menjadi rahasia umum kalau Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan ialah instansi pemerintahan pemberi pinjaman kinerja paling tinggi. Berdasarkan Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 37 Tahun 2015 ihwal Tunjangan Kinerja Pegawai di Lingkungan Direktorat Jenderal Pajak, pinjaman pegawai pangkat terendah sebesar Rp 5,36 juta per bulan, sedangkan yang tertinggi sebesar Rp 117,37 juta per bulan. Belum ditambah dengan unsur penghasilan lainnya.  Pada instansi lain mungkin pengahasilan kurang dari Rp 5,36 per bulannya.

Bagaimana? Enak kan jadi pegawai pajak? makanya jika ada penerimaan PNS silahkan coba daftar jadi pegawai Pajak Kementerian Keuangan saja. ūüėĀ

2. Kementerian Keuangan

Ini di luar Direktorat Jenderal Pajak. Tiap pembukaan lowongan CPNS, bisa ditentukan Kementerian Keuangan selalu dibanjiri pelamar. Bagaimana tidak?

Kementerian yang dipimpin Sri Mulyani ini memberikan tunjangan senilai Rp 2,57 juta per bulan untuk pegawai pangkat paling rendah, sedangkan yang tertinggi senilai Rp 46,95 juta per bulan. Hal ini menurut Peraturan Presiden Nomor 156 Tahun 2014 tentang Tunjangan Kinerja Pegawai di  Lingkungan Kementerian Keuangan.

3. Badan Pemeriksa Keuangan

Sama dengan Kementerian Keuangan, karena ini mengawasi penggunaan uang negara, Badan Pemeriksa Keuangan juga prospektif perlindungan serta gaji cukup besar. Hal ini berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 188 Tahun 2014 ihwal Tunjangan Kinerja Pegawai di Lingkungan Badan Pemeriksa Keuangan.

Tunjangan yang diberikan untuk PNS berpangkat rendah senilai Rp 1,54 juta per bulan, sedangkan yang tertinggi sebesar Rp 41,55 juta per bulan.

Baca juga:  Download Aliran Simposium Tahun 2018

4. Pemprov DKI Jakarta

Berdasarkan Peraturan Gubernur DKI Nomor 193 Tahun 2015, PNS Pemprov dan Pemkot di DKI Jakarta pun menjadi PNS penerima dukungan tertinggi di Indonesia. Jika digabungkan dengan gaji dan perlindungan yang menempel pada gaji, maka take home pay yang diterima oleh PNS di DKI Jakarta di atas rata-rata. Tunjangan mereka paling tinggi sebesar Rp 127 juta.

5. Mahkamah Agung

Berdasarkan Keputusan Mahkamah Agung Nomor 117/KMA/SK/XII/2015 tentang Perubahan Keputusan Ketua MA Nompr 128/KMA/SK/VIII/2014 ihwal Tunjangan Kinerja Khusus Pegawai Negeri pada MA dan Badan Peradilan di Bawahnya pertanda dukungan kinerja pangkat terendah pada MA senilai Rp 1,71 juta sampai Rp 1,8 juta per bulan. Sedangkan paling tinggi senilai Rp 31,6 juta hingga Rp 32,6 juta per bulan. Hal ini juga menjadi salah satu argumentasi kenapa pendaftar CPNS pada Mahkamah Agung (MA) membludak.

6. Kementerian Hukum dan HAM

Tunjangan kinerja diberikan untuk PNS Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) berpangkat terendah Rp 2,21 juta, sedangkan untuk berpangkat tertinggi senilai Rp 27,57 juta per bulan.

Hal ini menurut Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nompr 5 Tahun 2015 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Nomor 22 Tahun 2014 perihal Pelaksanaan Pemberian Tunjangan Kinerja bagi Pegawai pada Lingkungan Kemenkumham.

7. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral

Berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 113 Tahun 2015 tentang Tunjangan Kinerja Pegawai di Lingkungan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral , pegawai dengan pangkat terendah berhak menerima derma kinerja senilai Rp 1,96 juta per bulan. Sementara tertinggi senilai Rp 26,32 juta per bulan.

8. Komisi Pemberantasan Korupsi

Pegawai kpk memang mesti digaji tinggi alasannya adalah pekerjaannya sungguh beresiko bagi keselamatan nyawa maupun godaan suap. Tunjangan kinerja pegawai KPK juga dibilang lumayan besar.

Baca juga:  Syarat Dan Ketentuan Mengikuti Simposium Guru Pendidikan Menengah Tingkat Nasional Tahun 2018

Besaran bantuan kinerja pegawai KPK, adalah yang menjabat kepala bagian atau tenaga fungsional manajemen senilai Rp 8 juta per bulan, pegawai non-jabatan Rp 4 juta per bulan, dan pegawai penunjang Rp 3 juta per bulan. (tribunnews)

Wow mantab bukan? bagaiman besaran dukungan untuk PNS dan Non PNS Guru?

Kalau kita menyaksikan daftar aneka pertolongan di aplikasi dapodik untuk Guru baik PNS maupun non PNS yang disalurkan oleh pihak Ditjen GTK dikdas maupun dikmen kemdikbud, ada 4 macam dukungan yaitu;  Tunjangan profesi ; Tunjangan Akademik, Tunjangan Fungsional dan Tunjangan Khusus.

1. Tunjangan Profesi Guru (TPG) disebut juga TPP

Tunjangan Profesi Guru (TPG) lebih familiar disebut pinjaman sertifikasi; dan bantuan ini hanya diberikan terhadap mereka yang telah mempunyai akta pendidik atau telah sertifikasi. berapa besaranya? untuk besaran TPG ini yakni 1x gaji pokok yang hendak dibayarkan tiap tri wulan sekali. Golongan terendah IA sekitar Rp. 1,4 Juta/ bulan dan Golongan tertinggi IV D abad kerja lebih dari 32 tahun mendapatkan Rp. 5,4 Juta/ bulan.

2. Tunjangan Fungsional

Tunjangan fungsional Guru dikala ini telah diubah namanya menjadi bantuan insentif non PNS khusus mereka yang menyanggupi syarat pastinya, yakni diantaranya harus mengajar sekurang-kurangnya24 jam/ minggu, memiliki NUPTK, dan berbagai syarat lain yang harus dipenuhi sebelum mendapatkan tunjangan non PNS ini.

Berapa besaran sumbangan  fungsional Guru?

Besaran Tunjangan Fungsional sebesar Rp. 300.000,- (tiga ratus ribu rupiah) per orang per bulan, dan dikenakan pajak penghasilan berdasarkan Pasal 21 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1983 Tentang Pajak Penghasilan sebagaimana telah diubah terakhir dengan Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2008 dan dibayarkan tiap setahun sekali.

Jika ada pergantian mohon diinfokan di kolom komentar ya?

3. Tunjangan Akademik/Kualifikasi Akademik S-1

Tunjangan akademik adalah pertolongan buat mereka guru yang sedang menempuh pendidikan Sarjana, dengan catatan dilaporkan lewat aplikasi dapodik dan dilarang dobel penerimaan bantuan, pembayaran dijalankan setahun sekali. Bantuan biaya kenaikan kualifikasi akademik ke S-1/D-IV bagi guru PNS dan bukan PNS untuk jenjang Sekolah Dasar/SDLB dan SMP/SMPLB dibayarkan melalui Direktorat P2TK Dikdas sebesar Rp 3.500.000,-/tahun. Bantuan ongkos peningkatan kualifikasi akademik tidak dikenakan pajak.

4. Tunjangan Khusus/ Daerah Khusus

Tunjangan tempat khusus derma yang diberikan kepada guru sebagai kompensasi atas kesulitan hidup yang dihadapi dalam melakukan tugas di tempat khusus. Daerah khusus ialah kawasan yang terpencil atau bodoh, daerah dengan keadaan masyarakat adab yang terpencil, kawasan perbatasan dengan negara lain, daerah yang mengalami musibah, tragedi sosial, atau tempat yang berada dalam kondisi darurat lain.

P2TK Dikdas dalam menentukan daerah khusus ini berdasar pada data dari Kementerian Desa,  Pembangunan Daerah Tertinggal, danTransmigrasi (KDPDTT) dan data dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Jumlah dana bantuan khusus bagi guru bukan PNS yang belum di inpassing yakni sebesarRp. 1.500.000,- (satu juta lima ratus ribu rupiah) per-orang perbulan, dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) sesuai ketentuan yang berlaku. Khusus derma daerah khusus ini mampu diterimakan oleh Guru yang sudah sertifikasi, alias mampu mampu dobel tunjangan.

Semoga tetap berkah ya…
Bagaimana dengan anda? sudahkah mendapat derma? apa komentar anda? silahkan tuliskan dikolom komentar.
Semoga yang telah menerima dukungan tetap bersyukur dan senantiasa diberi rizki yang berkah, sedangkan bagi yang belum mendapat santunan tetap bersabar dan berusaha alasannya adalah rizki tidak cuma berasal dari satu pintu, ada pintu-pintu rizki lain yang tidak mampu kita sangka-sangka kehadirannya selama kita tetap berzakat sholeh, menjalankan segala perintah-perintahNya dan menjauhi segala larangan-larangan-Nya.

‚ÄúBarangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar. Dan memberinya rezki dari arah yang tiada disangka-sangkanya.‚ÄĚ (QS. Ath Tholaq: 2-3).

banner 336x280
banner 120x600
  • Share