Gak Susah! Begini Tahapan Download Sertifikat Vaksin Covid-19 – LAGIKEPO



LAGIKEPO |

Jakarta, CNBC Indonesia – Vaksinasi Covid-19 kini menjadi penting. Sertifikat ini bukan hanya bukti yang menunjukkan seseorang sudah divaksin tapi juga berguna untuk memudahkan aktivitas dan perjalanan warga.

Di Jakarta misalnya, mereka yang sudah divaksin bisa masuk ke pusat perbelanjaan. Ini tertuang Keputusan Gubernur (Kepgub) Nomor 966 Tahun 2021 tentang PPKM Level 4 Covid-19 mengatur hal di atas. Kepgub ditandatangani oleh Anies pada 3 Agustus 2021.

Sertifikat vaksin Covid-19 yang diberikan pemerintah diberikan dalam bentuk digital. Untuk mengeceknya bisa dilakukan melalui situs Pedulilindungi.id atau melalui aplikasi Pedulilindungi yang tersedia bagi smartphone Android dan iOS iPhone.

Bagi Anda yang sudah melakukan vaksinasi, bagaimana cara mengunggah sertifikat resminya?

Berikut cara mendownload sertifikat vaksin Covid-19 melalui situs Peduli Lindungi :

  • Buka situs pedulilindungi.id, akan tersedia Login/Register di bagian kanan atas layar.
  • Masyarakat yang belum memiliki akun harus membuatnya terlebih dulu. Namun bagi yang sudah bisa memilih menu Login Sekarang.
  • Masukkan nomor ponsel dan tekan Login Sekarang. Selanjutnya kan dibawa masuk ke akun yang terdaftar.
  • Klik nama akun, terdapat sejumlah pilihan menu dan pilih Sertifikat. Di sana bisa mengecek dan mendownload sertifikat pilih Sertifikat Vaksin.
  • Akan ada sertifikat sesuai dengan jumlah suntikan yang diterima.
  • Klik sertifikat yang diinginkan, pilih Unduh Sertifikat untuk download.

Sementara itu, cerikut cara mendownload sertifikat vaksin Covid-19 melalui aplikasi Peduli Lindungi :

  • Pastikan Anda sudah memiliki aplikasi Peduli Lindungi. Jika belum pasang dulu aplikasi yang ada di App Store dan Play Store.
  • Masuk ke dalam aplikasi. Bila telah ada akun klik Login dan jika belum pilih Register.
  • Akan diminta masukan informasi yaitu Nama Lengkap, NIK dan Nomor Ponsel. Masukkan One Time Password atau OTP yang masuk dalam SMS.
  • Pilih klik Paspor Digital. Pilih nama untuk memunculkan sertifikat vaksin dan klik Unduh agar dapat mendownload dan menyimpan Sertifikat Vaksin.
  • Sertifikat telah ter-download. Anda bisa juga logout dari akun Peduli Lindungi.

[Gambas:Video CNBC]

(cha/cha)



2021-08-15 03:00:00

Source link

Bolehkah Pamer Sertifikat Vaksin di Sosmed? Simak Nih! – LAGIKEPO



LAGIKEPO |

Jakarta, CNBC Indonesia – Dalam program vaksinasi Covid-19, masyarakat yang sudah divaksin akan mendapatkan Sertifikat. Beberapa dari mereka ada yang menguploadnya ke media sosial, bolehkah melakukannya?

Pengamat Keamanan Siber dan CEO Digital Forensic Indonesia, Ruby Alamsyah menjelaskan dalam sertifikat itu terdapat sejumlah data yang sensitif. Dimulai dari nama lengkap, tanggal lahir hingga NIK.

“Perlu dipastikan apakah kita memerlukan posting data pribadi di tempat publik yaitu di media sosial?” kata Ruby dalam program Profit CNBC Indonesia, Jumat (13/8/2021).

Dia mengatakan apabila akan mengunggah sertifikat vaksin di media sosialnya, tutup bagian data pribadi agar tidak terekspos secara penuh.

“Kalau kita mau membuktikan sudah vaksin, yang perlu dilakukan adalah posting sertifikat vaksin kita tapi sudah tutup nama lengkap, tanggal lahir, maupun NIK alias data pribadi tidak terekspos secara penuh,” jelas Ruby.

Saat ini juga ada fenomena penjualan jasa mencetak sertifikat vaksin berbentuk kartu. Ruby mengatakan ini membuat masyarakat harus menyerahkan data vaksin ke pihak ketiga atau tidak resmi.

Dia mempertanyakan apakah masyarakat bisa mempercayai pihak tersebut dapat menyimpan data dengan baik. Setelahnya bisa menghapus data dengan benar dan memastikan tidak ada kebocoran data.

Soal kepercayaan pada pihak yang mencetak kartu vaksin ini, Ruby mengatakan kembali lagi ke individu masing-masing. Namun tetap ada resiko saat menyerahkan data pribadi ke pihak lain.

Ruby mendorong untuk tidak mencetak sertifikat vaksin ini. Menurutnya tempat paling aman melakukan verifikasi masyarakat yang sudah divaksin adalah melalui aplikasi Peduli Lindungi.

“Sebaiknya sih menurut saya jangan sertifikat vaksin yang dicetak itu hanya lihat secara fisik. Sebenarnya jauh lebih efektif tempat aman yang memverifikasi menggunakan fully intergrated online melalui aplikasi Peduli Lindungi,” jelas Ruby.

[Gambas:Video CNBC]

(roy/roy)



2021-08-13 05:20:53

Source link