banner 728x250

Surat Edaran No 5901/D/Kr/2019 Wacana Kesiapan Penerapan Mapel Informatika

  • Share
banner 468x60

Surat Edaran No 5901/D/KR/2019 Tentang Kesiapan Penerapan Mata Pelajaran Informatika pada Tahun pelajaran 2019/2020, isi surat edaranya yaitu selaku berikut:

Dalam rangka memetakan kesiapan SMP (Sekolah Menengah Pertama) dan Sekolah Menengah Atas (Sekolah Menengan Atas) untuk menerapkan mata pelajaran informatika dalam aktivitas berguru-mengajar pada tahun pelajaran 2019/ 2020, pemerintah daerah sesuai kewenangannya perlu mengamati hal-hal
sebagai berikut:

banner 336x280
  1. Sekolah Menengah Pertama dan SMA yang dapat melakukan informatika selaku mata pelajaran pada tahun pelajaran 2019/2020 memenuhi tolok ukur berikut:
    a. Sekolah memiliki guru dengan kompetensi dan kualifikasi sesuai dengan ketentuan dalam Lampiran I Surat Edaran ini.
    b. Sekolah mempunyai fasilitas dan prasarana sesuai ketentuan dalam Lampiran II Surat Edaran ini.
  2. Tahapan penetapan dan pelaksanaan informatika sebagai mata pelajaran pada tahun pelajaran 2019/2020 adalah:
    a. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melaksanakan identifikasi terhadap data guru serta sarana dan prasarana sekolah yang memenuhi syarat pada angka 1 menurut Data Pokok Pendidikan (Dapodik).
    b. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menyampaikan hasil kenali pada angka 2 abjad a kepada dinas pendidikan terkait.
    c. Dinas pendidikan provinsi dan kabupaten/kota sesuai kewenangannya melakukan verifikasi kesiapan sekolah sesuai daftar sekolah pada Lampiran III Surat Edaran ini.
    d. Dinas pendidikan provinsi dan kabupaten/kota sesuai kewenangannya menyampaikan hasil verifikasi berbentukdaftar sekolah yang sudah memenuhi persyaratan pada angka 1 dengan menggunakan format sesuai Lampiran III Surat Edaran ini, kepada Direktorat Pembinaan SMP dan Direktorat Pembinaan Sekolah Menengan Atas, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
    e. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan memutuskan sekolah pelaksana mata pelajaran informatika berdasarkan data hasil verifikasi oleh dinas pendidikan.
    f. Guru dan sekolah yang ditetapkan mengikuti pembinaan yang diselenggarakan atau dikoordinasikan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

LAMPIRAN I: KUALIFIKASI DAN KOMPETENSI GURU

Ketentuan guru mata pelajaran Informatika ditandai dengan kepemilikan akta pendidik guru informatika dengan kualifikasi akademik selaku berikut:

  1. Lulusan Program Sarjana Kependidikan terkait komputasi; atau
  2. Lulusan Program Sarjana Nonkependidikan terkait komputasi yang memenuhi persyaratan selaku guru.
Baca juga:  Cara Memperbaiki Dan Mengatasi Handphone Asus Zenfone Max Yang Hang Atau Tidak Jalan

Program studi rumpun komputasi terdiri atas ilmu komputer, tata cara isu, informatika, teknik komputer, teknologi info, dan administrasi informatika, atau yang ditetapkan oleh pemerintah.

Guru yang telah mempunyai sertifikat pendidik Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), Keterampilan Komputer dan Pengelolaan Informasi (KKPI), Teknik Komputer Jaringan (TKJ), atau Multimedia (MM), dan yang selama ini mengampu Bimbingan TIK mampu mengampu informatika dengan syarat mempunyai kualikasi akademik sebagaimana disebut di atas. Guru tersebut wajib memajukan kompetensi sebagai guru informatika.

LAMPIRAN II: SARANA DAN PRASARANA SEKOLAH

Sarana dan prasarana yang wajib ditawarkan oleh sekolah untuk mengadakan mata pelajarari Informatika selaku berikut:

  1. Komputer (PC, laptop, tablet atau piranti yang lebih sederhana);
  2. jaringan lokal; 
  3. aplikasi perkantoran; dan
  4. aplikasi pendukung sesuai dengan kebutuhan, contohnya aplikasi untuk belajar pemrograman.

Selain ketersediaan fasilitas dan prasarana tersebut di atas, sekolah dianjurkan melengkapi dengan:

  1. laboratorium komputer;
  2. jaringan internet;
  3. Learning Management System (LMS);
  4. kit pendukung praktikum informatika; dan
  5. dokurnen tata kelola dan planning strategis tata cara teknologi dan berita sekolah.

Sarana dan prasarana untuk pembelajaran informatika yang dipakai oleh sekolah, guru, maupun penerima asuh harus memakai perangkat lunak yang legal (freeware atau berlisensi).

Berikut pola sekolah di daerah Kabupaten Semarang yang dijadikan contoh pelaksanaan mata pelajaran Informatika pada tahun 2019/2020 yang ada pada Lampiran III surat edaran ini:

  1. Sekolah Menengah Pertama N 1 Ungaran
  2. Sekolah Menengah Pertama N 2 Ungaran
  3. SMP N 3 Ungaran
  4. SMP N 2 Ambarawa
  5. SMP N 3 Suruh
  6. Sekolah Menengah Pertama N 1 Jambu
  7. Sekolah Menengah Pertama N 1 Susukan
  8. SMP N 2 Tengaran
  9. Sekolah Menengah Pertama N 3 Tengaran
  10. Sekolah Menengah Pertama Islam Plus Assalamah Ungaran
  11. Sekolah Menengah Pertama Islam Sudirman Ambarawa
  12. SMP Katolik Lentera Ambarawa
Baca juga:  Source Code Php Metode Bagi Dua

Bagi sekolah yang belum ditetapkan selaku sekolah pelaksana mata pelajaran informatika pada tahun pelajaran 2019/2020 mampu menyiapkan diri dengan melaksanakan banyak sekali acara terkait muatan informatika.
Atau dipersilahkan untuk membuat surat ke Dirjen Dikdasmen, tembusan Dirjen GTK dan Kabalitbang, yang isinya:

  1. Mengajukan untuk melakukan mapel informatika tahun pelajaran 2019/2020.
  2. Alasan pengajuan karena:
    (a) terdapat beberapa guru dengan latar belakang prodi S1 informatika dan
    (b) tersedianya sarpras informatika (jumlah lab komputer, jumlah perangkat komputer, server, jaringan  dll) yg diperiukan.
  3. Lampirkan nama-nama guru pada 2 (a) dan daftar sarpras pada 2(b)
  4. Cek juga entry dapodik untuk guru dan sarpras sesuai poin 2.

Bagi guru yang TIK yang telah bersertifikat pendidik, S1 bukan dari sarjana informatika, mereka akan mengikuti penguatan bahan informatika yang nanti dikoordinasikan oleh Ditjen GTK.

Untuk sekolah-sekolah lain diseluruh Indonesia mampu anda download isu lengkapnya di tautan berikut:

banner 336x280
banner 120x600
  • Share