Skk & Tkk Penggalang : Bidang Sosial, Perikemanusiaan, Gotong Royong, Ketertiban Masyarakat, Perdamaian Dunia & Lingkungan Hidup (Bagian 1)

Diposting pada

Bagian 1 :

SKK Pemadam Kebakaran.

Untuk mencapai Tingkat Purwa, seorang Pramuka Penggalang harus:

  • telah mengetahui cara menolong kebakaran dengan alat dan materi yang ada,
  • dapat memberitahu dengan cepat kepada yang berwajib bila terjadi sesuatu kebakaran,
  • mengetahui jenis-jenis alat pemadam kebakaran,
  • mengetahui bahan-bahan untuk memadamkan api,
  • dapat mengambil tindakan untuk menolong orang lain yang menderita kecelakaan sebab api.

Untuk mencapai Tingkat Madya, seorang Pramuka Penggalang harus:

  • telah memenuhi SKK Pemadam Kebakaran Tingkat Purwa
  • dapat melaksanakan petunjuk-petunjuk dari petugas pemadam kebakaran untuk menyelamatkan orang-orang dan harta benda dari adanya kebakaran,
  • dapat memperkirakan lokasi tempat kebakaran,
  • dapat mengetahui cara-cara mempergunakan alat-alat pemadam kebakaran berikut perlengkapannya,
  • dapat menerapkan kecakapan PPPK untuk menolong orang lain sebab akhir dari kebakaran.

Untuk mencapai Tingkat Utama, seorang Pramuka Penggalang harus:

  • telah memenuhi SKK Pemadam Kebakaran Tingkat Madya,
  • dapat memadamkan kebakaran kompor, kebakaran listrik, kebakaran mesin mobil, dan lain-lain perabot yang sanggup menjadikan kebakaran,
  • mengetahui tempat dan alamat, nomor telepon (kalau ada), pos-pos Pemadam Kebakaran,
  • pernah mengikuti kursus/latihan pemadam kebakaran yang diadakan oleh Dinas Pemadam Kebakaran,
  • mengetahui organisasi wacana pemadam kebakaran dari sentra hingga jajaran (eselon) terendah hingga tertinggi

Gambar TKK Pemadam Kebakaran.



SKK Pengaman LaIu Lintas.
   
Untuk mencapai Tingkat Purwa, seorang Pramuka Penggalang harus:

  • dapat memberi klarifikasi kepada orang lain wacana peraturan kemudian lintas yang berlaku bagi pengemudi-pengemudi kendaraan bermotor, dan yang berlaku bagi penemudi-pengemudi kendaraan tidak bermotor,
  • menjelaskan azas-azas disiplin dan kesopanan kemudian lintas,
  • mengenal dan tahu wacana kegunaan SIM (Surat Ijin Mengemudi).

Untuk mencapai Tingkat Madya, seorang Pramuka Penggalang harus:

  • telah mencapai TKK Pengaman Lalu-lintas untuk tingkat Purwa,
  • dapat memberi pertolongan pertama pada waktu terjadi kecelakaan kemudian lintas,
  • dapat menyeberangkan sekelompok bawah umur atau barisan anak-anak,
  • bertindak pada waktu terjadinya suatu kecelakaan kemudian lintas dan tahu, kepada siapa harus melaporkan,

Untuk mencapai Tingkat Utama, seorang Pramuka Penggalang harus:

  • telah memenuhi SKK Pengaman Lalu Lintas Tingkat Purwa,
  • mengerti wacana pengetahuan pokok kemudian lintas dan angkutanjalan raya,
  • pernah membantu Polisi Lalu Lintas melaksanakan pengamanan serta investigasi tempat-tempat terjadinya suatu kecelakaan kemudian lintas,
  • mampu memakai walky talky,
  • memiliki SIM.

Gambar TKK Pengaman Lalu Lintas


SKK Pengaman Kampung/Desa.

Untuk mencapai Tingkat Purwa, seorang Pramuka Penggalang harus:

  • dapat menciptakan kentongan dan pertanda kepada masyarakat sekitarnya wacana pentingnya kentongan sebagai gejala bahaya, berikut tanda-tandanya,
  • membantu dan sedikitnya tiga kali melaksanakan ronda malam di kampungnya/desanya.

Untuk mencapai Tingkat Madya, seorang Pramuka Penggalang harus:

  • telah menempuh SKK Pengaman Kampung/Desa Tingkat Purwa,
  • telah menciptakan laporan atau melaporkan suatu insiden tindak pidana yang terjadi di kampung/desanya kepada yang berwajib,
  • pernah membantu kiprah keamanan dalam upacara, keramaian, pesta, atau di mesjid yang berada di kampungnya/desa,
  • mengamankan tempat atau lokasi insiden untuk barang-barang bukti.

Untuk mencapai Tingkat Utama, seorang Pramuka Penggalang harus:

  • telah memenuhi SKK Keamanan Kampung/Desa Tingkat Madya,
  • pernah menjalankan latihan olahraga bela diri,
  • mengenal pokok-pokok wacana menjalankan penyelidikan dengan sidik jari,
  • mengetahui perbedaan kiprah pokok polisi, jaksa dan hakim,
  • pernah menciptakan sket wacana suatu kejadian/peristiwa tindak pidana.

Gambar TKK Pengaman Kampung/Desa.

SKK Penunjuk Jalan.

Untuk mencapai Tingkat Purwa, seorang Pramuka Penggalang harus:

  • dapat menggambar denah tempat kecamatan/kabupaten (tergantung kepadatan penduduknya), serta jalan-jalan menuju ke ibukota kecamatan, kabupaten-kabupaten lain yang berdekatan,
  • tahu dan sanggup menjelaskan jalan ke : (1)    rumah RT/RW/Lurah, (2)    Pos Polisi, Hansip, Keamanan Kampung, (3)    Pos Pemadam Kebakaran, (4)    Pos PPPK, rumah sakit, dokter, apotik, PMI, (5)    tempat ibadat, pasar, toko-toko, (6)    stasiun bis, kereta api, taxi, oplet dan route/jamnya, (7)    hotel/losmen, restoran, warung-warung;
  • dapat mengantar orang lain kesalah satu tempat tersebut di atas pada jarak maksimum 5 km untuk tempat yang padat penduduknya, dan 10 km untuk tempat berpenduduk jarang,
  • dapat memperlihatkan jalan-jalan (dan bila ada nama gres dan Iama jalan tersebut) sedikitnya di daerah/wilayah kelurahannya.

Untuk mencapai TKK Petunjuk Jalan Tingkat Madya, seorang Pramuka Penggalang harus:

  • telah mencapai TKK Penunjuk Jalan Tingkat Purwa,
  • dapat menggambar denah tempat propinsinya, dengan jalan-jalan kereta api, jalan-jalan raya, tempat-tempat bersejarah, dan lain-lain,
  • tahu dan sanggup menjelaskan jalan-jalan ke: (1)    kantor kecamatan/kabupaten, (2)    perusahaan – perusahaan besar, (3)    kantor instansi pemerintah (sipil/militer) tingkat kabupaten, (4)    tem- pat -tempat bersejarah, (5)    bengkel-bengkel sepeda, motor, mobil, dan sanggup mengantar orang lain ke tempat-tempat penting, dengan jarak maksimal 20 km,
  • mempunyai catatan wacana alamat dan nomor telpon dari tempat-tempat penting di daerahnya, atau di tempat mencari dalam buku daftar nomor telpon,
  • mengetahui sedikit-sedikitnya wacana sejarah dan peninggalan sejarah di daerahnya.

Untuk mencapai Tingkat Utama, seorang Pramuka Penggalang harus:

  • telah mencapai TKK Penunjuk Jalan Tingkat Madya,
  • dapat memperlihatkan gedung-gedung penting, lapangan oIahraga, kolam renang, peristirahatan, tempat-tempat rekeasi, rumah-rumah pejabat, dan sebagainya,
  • mempunyai catatan singkat wacana keadaan daerahnya, perkembangan penduduk, kemajuan produksi pertanian, peternakan, kepariwisataan, keadaan sungai, pantai, gunung, sejarahnya dan sebagainya,
  • dapat mengantarkan orang lain ke tempat-tempat penting di wilayahnya dalam jarak maksimal 30 km dari tempat tinggalnya.

Gambar TKK Penunjuk Jalan.

SKK Juru Bahasa.

Untuk mencapai Tingkat Purwa, seorang Pramuka Penggalang harus:

  • telah memenuhi SKK Juru Bahasa untuk golongan Siaga,
  • dapat menyusun suatu karangan dalam bahasa Inggris, Jerman, Perancis, Spanyol, Italia, Jepang, Cina, atau Arab,
  • dapat menceritakan suatu insiden yang dilihat, didengar atau dirasakannya, dengan memakai bahasa Inggris, Jerman, Perancis, Spanyol, Italia, Jepang, Cina, atau Arab,
  • dapat menterjemahkan dari buku, majalah, atau surat kabar dari bahasa Inggris, Jerman, Perancis, Spanyol, Italia, Cina, Jepang atau Arab ke bahasa Indonesia, dengan diperkenankan memakai kamus.

Untuk mencapai Tingkat Madya, seorang Pramuka Penggalang harus:

  • telah memenuhi SKK Juru Bahasa Tingkat Purwa,
  • dapat mengarang surat biasa, surat undangan, surat terimakasih, surat bela sungkawa, surat ucapan selamat, dalam bahasa Inggris, Jerman, Perancis, Spanyol, Italia, Jepang, Cina, atau Arab,
  • dapat membacakan dan menterjemahkan tanpa memakai buku kamus, suatu teks pidato tertulis dalam bahasa Inggris, Jerman, Perancis, Spanyol, Italia, Jepang, Cina, atau Arab ke bahasa Indonesia, dan sebaliknya dari bahasa Indonesia ke bahasa abnormal tersebut.

Untuk mencapai Tingkat Utama, seorang Pramuka Penggalang harus:

  • telah mencapai TKK Juru Bahasa Tingkat Madya,
  • dapat memberi ceramah dalam bahasa Inggris, Jerman, Perancis, Spanyol, Italia, Jepang, Cina, atau Arab termasuk memberi tanggapan atau pertanyaan-pertanyaan pendengar ceramah,
  • mempelajari sebuah buku berbahasa Inggris, Jerman, Perancis, Spanyol, Italia, Jepang, Cina, atau Arab, dan membicarakan isi buku itu dengan Penguji dalam bahasa abnormal itu,
  • pernah menjadi juru bahasa menterjemahkan pembicaraan seorang dalam bahasa Inggris, Jerman, Spanyol, Italia, Jepang, Cina, atau Arab ke bahasa Indonesia, dan sebaliknya dari bahasa Indonesia ke bahasa abnormal itu.

Gambar TKK Juru Bahasa.

SKK Perawat Anak.

Untuk mencapai Tingkat Purwa, seorang Pramuka Penggalang harus:

  • dapat menyiapkan tempat dan alat-alat untuk memandikan anak/bayi, contohnya ganjal perlak, handuk, lap air (waslap), sabun, bedak talk, pakaian bersih, dan tahu cara/mengetahui hangatnya air,
  • dapat menciptakan dan menyiapkan minuman/makanan untuk anak/bayi, menyuapinya, serta tahu cara dan waktu pemberiannya,
  • dapat menjaga, menghibur, merawat, mengganti pakaian, menidurkan anak/bayi.

Untuk mencapai Tingkat Madya, seorang Pramuka Penggalang harus:

  • telah mencapai SKK Perawatan Anak Tingkat Purwa,
  • tahu cara dan sanggup memegang dan memandikan anak/bayi, membersihkan dubur/alat kelamin, serta memelihara kuku, dan kulit bayi,
  • tahu syarat-syarat gizi dan memelihrara makanan/minuman anak/bayi,
  • tahu cara dan sanggup memelihara kesehatan anak/bayi, misalnya: mencegah jangan hingga masuk angin, panas, tergeliat, terkilir, stuip/kejang, cacingan, dan sebagainya.

Untuk mencapai Tingkat Utama, seorang Pramuka Penggalang harus:

  • telah mencapai TKK Perawatan Anak Tingkat Madya,
  • tahu cara dan sanggup mencegah dan menolong anak yangmengalami kesulitan buang air besar, yang mengalami kejang, stuip, demam dan merawat luka-luka kecil,
  • dapat melatih anak kebersihan, kerapian, sopan santun, suka kerja dan disiplin diri sendiri,
  • tahu dan sanggup mencarikan permainan alat-alat bermain, yang cocok dengan langsung dan tabiat anak, dan berkhasiat bagi perkembangan jasmani dan rokhani anaknya.

Gambar TKK Perawatan Anak.



SKK Perawatan Keluarga (Home Nursing).

Untuk mencapai Tingkat Purwa, seorang Pramuka Penggalang harus:

  • mengerti dan telah melaksanakan peraturan kesehatan di rumahnya, misalnya: kebersihan rumah, dan halaman, tempat sampah, kekerabatan air, kamar mandi, kakus, sumur dan sebagainya,
  • mengerti dan sanggup melakukan: (1)    pengukuran suhu tubuh (dengan thermometer), (2)    meraba dan menghitung denyut nadi dan pernafasan, (3)    penggunaan steekpan, pispot, botol air kencing,  (4)    penyediaan ruang dan tempat untuk orang sakit, contohnya tempat tidur, meja, bel, dan lain-lain.
  • mengetahui cara perawatan penderita sebelum/sesudah investigasi dokter, dan tahu hal-hal yang perlu dicatat/diperhatikan/dilaporkan kepada dokter.

Untuk mencapai Tingkat Madya, seorang Pramuka Penggalang harus:

  • telah mencapai Tanda Kecakapan Khusus Perawatan Keluarga Tingkat Purwa,
  • mengerti dan sanggup melaksanakan perawatan bagi orang sakit, yaitu:  (1)    membaringkan, mendudukkan, membalikkan tubuh penderita, (2)    menyiapkan dan menyuapi masakan minuman pada penderita, (4)    sanggup mengganti ganjal tempat tidur (sprei), perlak dan selimut yang sedang digunakan oleh penderita, (5)    memakai kompres panas/dingin secara basah/kering secara sempurna dan baik;
  • mengerti cara pencegahan dan penularan beberapa jenis penyakit.

Untuk mencapai Tingkat Utama, seorang Pramuka Penggalang harus:

  • telah mencapai TKK Tingkat Madya,
  • mengerti dan sanggup melaksanakan perawatan bayi, misalnya: menyiapkan alat dan tempat memandikan, mengganti pakaian, cara memegang/mendukung, membungkus dengan selimut dan sebagainya.
  • mengerti dan sanggup melaksanakan perawatan penderita (atas nasehat/petunjuk dokter), (1)    me- nyeka/memandikan penderita, (2)    menawarkan obat-obat tertentu, (3)    menawarkan uap panas, (4)    memindahkan, menurunkan penderita dari tempat tidur dan mendudukkan di kursi, (5)    membantu penderita berjalan;
  • mengerti dan sanggup memakai pesediaan obat-obatan dan alat-alat perawatan keluarga di rumah.

Gambar TKK Perawatan Keluarga (Home Nursing).



SKK Penerima Tamu.

Untuk mencapai Tingkat Purwa, seorang Pramuka Penggalang harus:

  • dapat menulis surat undangan, menjawab dapat/tidak sanggup mendapatkan permintaan dan menulis surat ucapan terima kasih,
  • tahu cara menerima, duduk, berbicara, memperkenalkan, dan mengantar tamu,
  • dapat mengatur tempat dan meja tamu, memilih, menyusun dan mengatur masakan dan minuman untuk tamu, serta menciptakan program “Jamuan minum teh” (bertandang/berkunjung).

Untuk mencapai Tingkat Madya, seorang Pramuka Penggalang harus:

  • telah mencapai TKK Penerima Tamu Tingkat Purwa,
  • tahu dan sanggup melaksanakan kewajiban sebagai tuan/nyonya rumah mempersiapkan dan mendapatkan tamu yang bermalam atau lebih,
  • tahu dan sanggup bertindak sebagai tamu yang baik di mana-mana,
  • tahu waktu-waktu untuk berkunjung/bertandang, dan dikala harus mengakhiri kunjungannya ke rumah orang lain, dan mengakhiri kunjungan orang lain di rumahnya,
  • dapat mengatur meja makan, menyusun menu, menentukan masakan dan mengajak makan bersama tamunya.

Untuk mencapai Tingkat Utama, seorang Pramuka Penggalang harus:

  • telah mencapai TKK Penerima Tamu Tingkat Madya,
  • tahu cara dan sanggup mengatur segala sesuatu untuk program selamatan bayi lahir, ulang tahun, perkawinan, kematian, dan lain-lain sesuai dengan adat-istiadat setempat di daerahnya,
  • tahu cara dan sanggup menyebarkan program untuk tamu yang bermalam beberapa hari di rumahnya, semoga si tamu tidak bosan dan merasa harmonis (krasan),
  • dapat menghibur tamu selama 15 menit dengan beberapa macam program (percakapan, nyanyian, permainan, sandiwara, lelucon, dan lain-lain).

Gambar TKK Penerima Tamu.

Bersambung ke Bagian 2

Lihat  entri/topik terkait :
Tanda Kecakapan Pramuka Penggalang (Umum, Khusus, Garuda),
Cara Menguji Tanda Kecakapan Pramuka

Sumber 
Petunjuk Pelaksanaan Syarat-syarat & Gambar Tanka Kecakapak Khusus, Kwarnas Gerakan Pramuka, Jakarta 2001