Skk & Tkk Penggalang : Bidang Ketrampilan & Teknik Pembangunan (Bagian 5)

Diposting pada

Bagian 5 (Habis)  :

SKK Pramuka Penggalang Bidang Ketrampilan dan Teknik Pembangunan :  Berkemah. Penjelajah/Pencari Jejak. Pengembara Evakuasi Medis Dirgantara. Pengenal Pesawat Udara.    Petani Padi. Juru Peta. Navigasi Laut.  Isyarat Bendera. Pelaut. Isyarat Listrik. Isyarat OPtik.  Perencana Kapal.  Perahu Motor.

SKK Berkemah.

Untuk mencapai Tingkat Purwa, seseorang Pramuka Penggalang harus:

  • sedikitnya sudah tiga kali mengikuti perkemahan sehari semalam (misalnya Perkemahan Sabtu Minggu = Persami), dan satu kali perkemahan yang lebih dari dua malam,
  • dapat memperlihatkan cara menyusun isi kantong punggung (rugzak-ransel) dengan baik dan rapi,
  • mengetahui dan sanggup mendirikan tenda regu (untuk 6-10orang), dengan rapi dan benar, termasuk pemakaian simpul dan pembuatan paritnya,
  • mengetahui dan sanggup mengatur perkemahan regu/sangganya (mengatur barang-barang dalam tenda, isi tenda dapur barang-barang di rak piring, rak sepatu, dan lain-lain),
  • mengetahui dan sanggup menjaga kebersihan perkemahan regu/sangganya, termasuk pembuatan tempat sampah berair dan sampah kering, serta membawa pulang ke rumah alat-alat dapur dan barang lainnya dalam keadaan bersih.

Untuk mencapai Tingkat Madya, seorang Pramuka Penggalang harus:

  • telah memenuhi Syarat Kecakapan Khusus Berkemah Tingkat Purwa,
  • tahu keperluan perlengkapan berkemah untuk perorangan dan regu/sangganya,
  • mengetahui dan sanggup mengatur perkemahan regu/sangganya, adalah : (1)    dapat menempatkan letak tenda tidur, tenda dapur, tiang jemuran, rak piring, rak sepatu, tempat sampah dan sebagainya, sesuai dengan keadaan empat, arah angin dan arah sinar matahari, (2)    dapat mengatur anutan air hujan.
  • dapat mendirikan aneka macam macam tenda, contohnya tenda tidur, tenda dapur, tenda makan, tenda beratap ganda (double dek), melipat, serta memelihara tenda regu,
  • dapat menciptakan pagar, tiang jemuran, rak piring, rak sepatu dan lain-lain secara sederhana.

Untuk mencapai Tingkat Utama, seorang Pramuka Penggalang harus:

  • telah mencapai Syarat Kecakapan Khusus Berkemah Tingkat Madya,
  • tahu keperluan perlengkapan berkemah untuk pasukan, dan peraturan serta syarat-syarat perkemahan yang baik,
  • dapat mengatur letak perkemahan regu/sangga dalam pasukan/ambalannya, termasuk menentukan letak lapangan upacara dan tempat berlatih,
  • tahu cara penentuan tempat sanitasi tempat mandi, basuh dan kakus),
  • dapat mendirikan tenda besar dari kain terpal, atau menciptakan tenda darurat dari materi yang ada di sekitarnya,
  • tahu syarat-syarat perkemahan yang baik, dan : (1)    dapat mencari tempat berkemah yang memenuhi syarat perkemahan, (2)    dapat mengusahakan air minum yang sehat di perkemahan,  (3)    mengetahui perjuangan untuk menerima izin orang tua, kwartir, pemerintah setempat dan pemilik tanah serta tempat-tempat lainnya.

Gambar TKK Berkemah

SKK Penjelajah/Pencari Jejak.

Untuk mencapai Tingkat Purwa, seorang Pramuka harus:

  • mengetahui sedikitnya 8 macam tanda jejak yang biasa digunakan dalam kepramukaan dari aneka macam macam materi yang ada, contohnya tanda dengan kapur, batu, kayu, rumput dan sebagainya,
  • dapat mengikuti jejak yang dibentuk pengujinya, dengan tanda jejak yang diketahuinya, sejauh sedikitnya 3 km, tanpa tersesat, dan dilakukan sedikitnya dua kali, serta sanggup memperlihatkan catatan gejala yang ditemukannya, dengan 80% benar,
  • dapat membaca surat sandi yang ditemukannya dalam perjalanan, dengan kesalahan maksimum 25%,
  • dapat menceritakan keadaan yang terjadi di sekitar jalan yang dilaluinya, termasuk menyebut tempat-tempat penting, seperti: Puskesmas, dokter, kantor polisi, sekolah, bengkel, pasar, stasiur/terminal, kantor pos dan telegrap, kantor telepon dan sebagainya,
  • dapat mengenal beberapa macam jejak binatang yang ada di sekitar tempat tinggalnya,

Untuk mencapai Tingkat Madya, seorang Pramuka Penggalang harus:

  • telah memenuhi Syarat-syarat Kecakapan Khusus Penjelajah Tingkat Purwa,
  • mengetahui aneka macam macam tanda jejak yang digunakan dalam kegiatan kepramukaan, yang dibentuk dari aneka macam macam bahan, contohnya kapur, batu, kayu, rumput, pohon, dan sebagainya,
  • dapat mengikuti jejak yang dibentuk oleh pengujinya, sejauh sedikitnya 5 km, dan melalui aneka macam macam medan atau rintangan fisik, contohnya tanah lapang, tanah datar, jalan di kampung, jalan di tengah sawah, menyeberang parit, dan sebagainya; kegiatan ini dilakukan sedikitnya dua kali, dan sanggup memperlihatkan catatan gejala yang ditemukannya, dengan 80% benar,
  • dapat mengenal jejak insan dengan aneka macam keadaan, contohnya insan berjalan dengan bersepatu, bertongkat, lari, pincang, dan sebagainya; atau jejak kuda berjalan, lari, berpacu, dan sebagainya,

Untuk mencapai Tingkat Utama, seorang Pramuka Penggalang harus:

  • telah memenuhi Syarat Kecakapan Khusus Penjelajah Tingkat Madya,
  • dapat membaca surat sandi dan bahasa sandi,
  • dapat mengikuti jejak yang dibentuk oleh pengujinya, dengan melalui rintangan yang memerlukan pemecahan dengan nalar (gladi tangguh), yang diselesaikannya secara perorangan atau beregu; kegiatan ini dilakukannya sedikitnya dua kali, dan sanggup memperlihatkan catatan gejala atau terjemahan surat-surat sandi yang ditemukan/diberikan kepadanya dalam perjalanannya,
  • dapat mengenal jejak kendaraan, dan sanggup menyebut arah perjalanan kendaraan dan sebagainya,
  • dapat menciptakan cetakan jejak binatang, atau insan dengan memakai kerikil tahu (gips), sedikitnya dua buah.

Gambar TKK Penjelajah/Pencari Jejak

SKK Pengembara.

Untuk mencapai Tingkat Purwa, seorang Pramuka Penggalang harus:

  • dapat memperlihatkan perlengkapan kebutuhan pengembaraan secukupnya, mengemasnya dengan baik dalam tas punggungnya,
  • bersama seorang Pramuka lain yang sejenis, telah melaksanakan sedikitnya dua kali pengembaraan dengan berkemah sehari semalam (24 jam), dengan perjalanan berjalan kaki sejauh -/+ 10 km, atau bersepeda atau ber-perahu sejauh lebih kurang 15 km dari tempat tinggalnya, dan dengan memasak sendiri, serta perencanaan dan persiapan yang sebaik-baiknya,
  • telah mempelajari sejarah atau dongeng rakyat (legenda) ihwal riwayat desa atau daerahnya, dengan menanyakan kepada tokoh-tokoh masyarakat setempat, mengunjungi museum, perpustakaan atau sumber data lainnya,
  • telah melaksanakan salah satu di antara kegiatan di bawahseperti : (1)    mempelajari sejarah benda-benda purbakala, tempat-tempat bersejarah, pahlawan-pahlawan di desa atau daerahnya; (2)    mempelajari tumbuhan atau binatang yang hidup di desa atau daerahnya; (3)    mempelajari tempa-tempat yang memungkinkan untuk kegiatan wisata atau kegiatan kepramukaan, menyerupai perkemahan, karya bakti, dan sebagainya; 
  • dapat menciptakan laporan singkat ihwal kegiatan yang dilakukannya menyerupai tersebut nomor di atas.

Untuk mencapai Tingkat Madya, seorang Pramuka Penggalang harus:

  • telah memenuhi Syarat Kecakapan Khusus PengembaraanTingkat Purwa,
  • telah melaksanakan 4 kali pengembaraan bersama seorang Pramuka lain yang sejenis, dengan berkemah sejauh 40 km dari tempat tinggalnya, dan perencanaan serta persiapan yang sebaik-baiknya,
  • telah melaksanakan salah satu kegiatan di bawah ini : (1)    telah mempelajari kehidupan masyarakat di tempat yang dituju, di salah satu bidang kehidupannya, contohnya kebudayaannya, agamanya, mata pencahariannya, dansebagainya,  (2)    kehidupan binatang atau tumbuhan yang ada di tempat yang dituju itu,
  • dapat menciptakan laporan singkat ihwal hasil karyanya menyerupai tersebut dalam nomor c) di atas, disertai dengan saran atau pendapatnya,

Untuk mencapai Tingkat Purwa, seorang Pramuka Penggalang harus:

  • telah memenuhi Syarat Kecakapan Khusus Pengembara Tingkat Madya,
  • telah melaksanakan 8 kali pengembaraan bersama seorang teman Pramuka yang sejenis, dengan berkemah sejauh 60 km dari tempat tinggalnya, dan dengan perencanaan dan persiapan yang sebaik-baiknya,
  • telah melaksanakan kegiatan penelitian menyerupai yang tersebut untuk Syarat Kecakapan Khusus Pengembara Tingkat Madya, dengan laporan yang dilengkapi aneka macam macam data nyata, contohnya gambar atau foto, angka statistik, dan sebagainya serta pendapatdan saran untuk perbaikan atau penyempurnaan duduk kasus yang ditelitinya,
  • dapat melengkapi laporan pengembaraannya dengan peta pita, peta daerah, dan peta pemandangan,
  • dapat menciptakan tenda darurat dengan materi yang ada disekitarnya.

Gambar TKK Pengembara

SKK Evakuasi Medis Dirgantara

Untuk mencapai Tingkat Purwa, seorang Pramuka Penggalang harus:

  • tahu ketentuan-ketentuan kondisi tubuh bagaimana yang boleh dan dihentikan naik pesawat terbang,
  • tahu cara mengatur orang sakit di darat yang akan diangkut dengan pesawat terbang,
  • dapat membedakan pesawat-pesawat yang memakai pressurevise dan tidak pressurevise,
  • dapat mengangkut (naik dan turun) orang sakit ke dalam dan keluar pesawat.

Untuk mencapai Tingkat Madya, seorang Pramuka Penggalang harus:

  • telah memenuhi SKK Evakuasi Medis Tingkat Purwa,
  • dapat menyiapkan alat medis yang diharapkan untuk penyelamatan medis,
  • tahu syarat-syarat pesawat terbang yang baik untuk dipergunakan dalam penyelamatan medis,
  • tahu siapa-siapa yang harus menerima pengawasan khusus dalam penyelamatan medis,
  • dapat membagi perioritas terhadap penderita yang memerlukan penyelamatan medis.

Untuk mencapai Tingkat Utama, seorang Pramuka Penggalang harus:

  • telah mencapai TKK Evakuasi Medis Tingkat Madya,
  • dapat bertindak cepat apabila ada keadaan darurat di dalam/ketika melaksanakan penyelamatan medis,
  • tahu apa yang boleh dan apa yang dihentikan dilaksanakan/diberikan dalam penyelamatan medis,
  • dapat mengambarkan bahaya-bahaya penerbangan terhadap human factor (faal tubuh manusia),
  • mempunyai ijazah P3K dari PMl/badan yang sah atau keterangan yang semacam itu dari seorang flight surgeon.

Gambar TKK Evakuasi Medis Dirgantara.

SKK Pengenal Pesawat Terbang.

Untuk mencapai Tingkat Purwa seorang Pramuka Penggalang harus:

  • mempunyai catatan ihwal pesawat yang pernah dilihatnya lengkap dengan tanggal dan di mana serta ciri-ciri khusus dari sedikitnya 5 (lima) pesawat,
  • dapat menyebutkan paling sedikit 5 (lima) perusahaan penerbangan dalam/luar negeri salah satu pesawat yang digunakan transport paling sedikit 5 (lima) pesawat,
  • dapat menyebutkan paling sedikit 10 (sepuluh ) pesawat yang bersayap sweep back.
  • Khusus untuk Penegak dan Pandega ditambah dengan:
  • dapat menyebutkan tipe pesawat yang diperlihatkan gambar-gambanya selama 30 detik, paling sedikit 8 (delapan) pesawat,
  • dapat menjelaskan huruf pengenal di pesawat paling sedikit 10 (sepuluh) negara,

Untuk mencapai Tingkat Madya, seorang Pramuka Penggalang harus:

  • telah memenuhi SKK Pengenal Pesawat Tingkat Purwa,
  • dapat menyebutkan dan menggambarkan bagian-bagian pokok pesawat terbang,
  • dapat menyebutkan roda-roda pendarat yang sanggup dilipat dan tidak sanggup dilipat paling sedikit 5 (lima) pesawat,
  • dapat menyebutkan pesawat yang memakai type nosewheel dan tail wheel paling sedikit 5 (lima) pesawat,
  • dapat menyebutkan paling sedikit 5 (lima) pesawat yang bersayap delta.

Untuk mencapai Tingkat Utama, seorang Pramuka Penggalang harus:

  • telah memenuhi SKK Pengenal Pesawat Terbang Tingkat Madya,
  • dapat menyebutkan 5 (lima) pabrik pesawat terbang dan pesawat yang dihasilkannya,
  • dapat menyebutkan roda-roda pendarat utama (main wheel ) yang dipasang di sayap dan di tubuh paling sedikir 5 (lima) pesawat,
  • dapat menyebutkan sayap di atas (high wing) sayap di tengah (midle wing) dan sayap di bawah (low wing).

Gambar TKK Pengenal Pesawat Terbang

SKK Petani Padi.

Untuk mencapai Tingkat Purwa, seorang Pramuka Penggalang harus:

  • telah memenuhi SKK Petani Padi untuk Pramuka golongan Siaga,
  • tahu dan sanggup : (1)    memilih/memisahkan benih padi yang baik untuk ditanam, (2)    menentukan bibit padi yang baik dan sehat di persemaian, (3)    menanam padi dengan teratur (tandur jajar), (4)    menyiangi padi (dengan tangan atau alat), (5)    melaksanakan penanaman padi dengan baik;
  • tahu dan sanggup mencampur obat (dosis) dan memakai sedikitnya satu macam obat/alat pemberantas hama/penyakit padi.

Untuk mencapai Tingkat Madya, seorang Pramuka Penggalang harus:

  • telah memenuhi SKK Petani Padi Tingkat Purwa,
  • tahu dan mengerti ihwal : (1)    fase-fase pertumbuhan padi, (2)    waktu dan cara penggunaan pupuk (buatan/alam) dan cara penyimpanan pupuk itu, (3)    waktu dan cara pengaturan air untuk persemaian dan untuk sawah, (4)    waktu dan cara penyiangan padi, (5)    waktu cara panenan padi;
  • tahu dan mengerti cara penggunaan obat pemberantas hama/penyakit dan cara penyimpanan obat itu.

Untuk mencapai Tingkat Utama, seorang Pramuka Penggalang harus:

  • telah memenuhi SKK Petani Padi Tingkat Madya,
  • tahu dan mengerti ihwal : (1)    waktu dan cara pengolahan tanah, (2)    waktu dan cara pembuatan pesemaian, (3)    penggunaan alat pengolah tanah dan pemeliharaan alat itu, (4)    penggunaan alat pemberantasan hama/serta pemeliharaan alat itu, (5)    cara pembuatan garis tandur jajar;
  • tahu dan mengerti duduk kasus penyimpanan, pengangkatan, dan pemasaran hasil panenan,

Gambar TKK Petani Padi.

SKK Juru Peta.

Untuk mencapai Tingkat Purwa, seorang Pramuka Penggalang harus dapat:

  • menggunakan kompas atau alat lain untuk mencari arah kiblat,
  • membuat skema bangunan tempat tinggalnya atau bangunan lain (satu tingkat), termasuk halamannya, dengan skala tertentu,
  • mengerti beberapa macam gejala di peta, contohnya gunung, sungai, kota, batas wilayah, dan sebagainya,
  • membuat sketsa peta wilayah sekitar tempat tinggalnya dengan jari-jari sedikitnya 1 km dan memperlihatkan letak tempat tempat penting, contohnya pasar, mesjid/gereja, sekolah, lapangan olahraga, puskesmas dan sebagainya.

Untuk mencapai Tingkat Madya, seorang Pramuka Penggalang harus:

  • telah memenuhi SKK Juru Peta Tingkat Purwa,
  • dapat memakai kompas bidik (vizier compass),
  • dapat menciptakan peta lapangan dengan skala tertentu, dengan memasukkan segala sesuatu yang ada dalam lapangan itu,misalnya, pohon, tenda, bangunan, dll,
  • dapat menciptakan peta pita dari perjalanannya sejauh 3 km dengan mencatat semua tempat penting yang ada di kiri kanan jalan yang dilaluinya,
  • dapat menaksir jarak/jauh dengan beberapa cara.

Untuk mencapai Tingkat Utama, seorang Pramuka Penggalang harus:

  • telah memenuhi SKK Juru Peta Tingkat Madya,
  • dapat menciptakan peta lapangan secara triangulasi (dengan segitiga-segitiga) dengan memakai kompas prisma atau kompas bidik,
  • dapat mengubah peta pita menjadi peta tempat dengan skala tertentu, dan memakai gejala peta yang umum digunakan di peta topografi,
  • dapat memakai peta topografi untuk jalan menuju suatu tempat dengan koordinat yang ditentukan oleh penguji dengan menentukan sendiri jalan yang akan ditempuhnya berdasar gejala dalam peta itu,

Gambar TKK Juru Peta.

SKK. Navigasi Laut

Untuk mencapai Tingkat Purwa, seorang Pramuka Penggalang harus:

  • mempunyai/telah mencapai TKK Pelaut Tingkat Purwa,
  • mengerti huruf Morse dan sanggup mendapatkan dengan alat optik, dalam kecepatan 25 huruf tiap rnenit,
  • mengerti perbedaan kompas magnit dan kompas giro dan mengerti apa yang disebut Utara Sejati dan Utara Magnit,
  • mengetahui 3 buah alat navigasi dan mengerti gunanya.

Untuk mencapai Tingkat Madya, seorang Pramuka Penggalang harus:

  • telah mencapai TKK Navigasi Pelaut Tingkat Purwa dan TKK Pelaut Tingkat Madya,
  • dapat menghitung arah suatu benda di laut/di lapangan dengan mempergunakan kompas,
  • dapat memperlihatkan 3 buah deretan bintang di langit, dan tahu saat-saat terbitnya, misalnya: bintang Waluku (Orion), bintang Salib Selatan (Zuiderkruis, Gubug Penceng), bintang Biduk/Perahu (Grote Beer),
  • mengerti dan sanggup menghitung perbedean Utara Magnetis dan Utara Sejati serta vonasi dan deviasi.

Untuk mencapai Tingkat Utama, seorang Pramuka Penggalang harus:

  • telah mencapai TKK Navigasi Laut Tingkat Madya,
  • mengetahui bentuk dan warna-warna rambu di wilayahnya serta tahu maksudnya,
  • mengerti peraturan dan pelanggaran laut,
  • dapat membaca peta maritim daerahnya, dan sanggup memperlihatkan di peta itu gunung-gunung rambu, teluk-teluk di daerahnya,
  • dapat menentukan di peta wilayahnya posisi sebuah benda dengan memakai alat pembaring.

Gambar TKK Navigasi Laut.

SKK Juru Isyarat Bendera.

Untuk mencapai Tingkat Purwa, seorang Pramuka Penggalang harus:

  • memahami huruf Semaphore dan Morse,
  • dapat menciptakan menara arahan sederhana,
  • memahami arahan peluit pelaut,
  • dapat mendapatkan arahan dengan bendera,

Untuk mencapai Tingkat Madya, seorang Pramuka Penggalang harus:

  • telah mencapai TKK Juru Isyarat Bendera Tingkat Purwa,
  • dapat mengirim dan mendapatkan isyarat-isyarat/tanda-tanda dengan bendera,
  • dapat menciptakan peralatan arahan bendera.

Untuk mencapai Tingkat Utama, seorang Pramuka Penggalang harus:

  • telah mencapai TKK Juru Isyarat Bendera Tingkat Madya,
  • mengetahui hubungap komunikasi nasional/internasional,
  • memahami arahan bendera internasional.

Gambar TKK Juru Isyarat Bendera.

SKK Pelaut.

Untuk mencapai Tingkat Purwa, seorang Pramuka Penggalang harus:

  • memahami bagian-bagian kapal dan mempunyai koleksi cap/tanda tangan nakhoda,
  • memahami bahtera layar rakyat, dan sanggup mengendalikan/mengemudikan dengan baik,
  • mengetahui dan sanggup memakai alat-alat keselamatan,
  • memahami gejala peluit, misalnya: tanda panggilan/appel, tanda penghormatan dan lain-lain,
  • memahami tali-menali dan kualitas dari kapal-kapal untuk mempelajari peralatan dan perbaikan ringan sehabis latihan/penggunaan.

Untuk mencapai tingkat Madya, seorang Pramuka Penggalang harus:

  • telah mencapai TKK Pelaut Tingkat Purwa,
  • aktif dalam pelayarannya masing-masing dalam latihan maupun mengikuti pelayaran rakyat (dengan sepengetahuan pembina/coachnya), dan mempunyai catatan kunjungan-kunjungan/buku pelaut,
  • memahami peta/membaca peta, terutama wilayahnya sendiri dan gejala bahaya/rambu yang dipasang syahbandar, dengan aksesori navigasi sedang, penggunaan kompas, stopwatch danIain-lain,
  • memahami lalu-lintas pelayaran dalam pelabuhan (kesyahbandaran).

Untuk mencapai Tingkat Utama, seorang Pramuka Penggalang harus:

  • telah mencapai TKK Pelaut Tingkat Madya,
  • memahami bentuk-bentuk bahtera layar olahraga yang ada di lndonesia dan peraturan-peraturan pertandingan olahraga layar dan dayung dari Peropi,
  • mendalami perawatan dan perbaikan sebuah perahu/kapal untuk kepelautan/dok, termasuk perawatan layar,
  • memahami arus lalu-lintas pelayaran niaga yang menuju wilayahnya masing-masing, pelayaran rakyat maupun nasional/internasional.

Gambar TKK Pelaut

SKK Juru Isyarat Listrik.

Untuk mencapai Tingkat Purwa, seorang Pramuka Penggalang harus:

  • faham huruf Morse,
  • faham etiket penyiaran radio komunikasi,
  • mengerti isyarat-isyarat peluit pelaut,
  • dapat mendapatkan isyarat-isyarat listrik.

Untuk mencapai Tingkat Madya, seorang Pramuka Penggalang harus:

  • telah mencapai TKK Juru Isyarat Listrik Tingkat Purwa,
  • dapat mengirim dan mendapatkan arahan listrik,
  • faham service dari pesawat pemancar/penerima,
  • dapat menciptakan alat pemancar/penerima secara sederhana.

Untuk mencapai Tingkat Utama, seorang Pramuka Penggalang harus:

  • telah mencapai TKK Juru Isyarat Listrik Tingkat Madya,
  • mengetahui perawatan pemancar/penerima, baik kepunyaan sendiri atau kepunyaan orang lain/instansi,
  • memahami planning komunikasi yang sudah dilakukan dan yang akan datang,
  • dapat membimbing seorang Pramuka sehingga dapat. Membuat pesawat pemancar/penerima secara sederhana, untuk arahan listrik,
  • memahami isyarat-isyarat internasional.

Gambar TKK Juru Isyarat Listrik

SKK Juru Isyarat Optik.

Untuk mencapai Tingkat Purwa, seorang Pramuka Penggalang harus:

  • memahami huruf Morse,
  • memahami arahan peluit pelaut,
  • dapat mendapatkan isyarat-isyarat dengan optik.

Untuk mencapai tingkat Madya, seorang Pramuka Penggalang harus:

  • telah mencapai TKK Juru Isyarat Optik Tingkat Purwa,
  • dapat mengirim dan mendapatkan tanda-tanda/isyarat-isyarat optik,
  • dapat menciptakan alat optik sederhana untuk memperlihatkan isyarat-isyarat.

Untuk mencapai Tingkat Utama, seorang Pramuka Penggalang harus:

  • telah mencapai TKK Juru Isyarat Optik Tingkat Madya,
  • memahami jalur hubungan komunikasi,
  • memahami tulisan-tulisan mengenai komunikasi,
  • memahami peralatan komunikasi dan tahu cara penggunaannya,
  • memahami arahan internasional.

Gambar TKK Juru Isyarat Optik.

SKK Perencana Kapal.
 

Untuk mencapai Trngkat Purwa, seorang Pramuka Penggalang harus:

  • memahami setiap gambar dari perahu, kapal niaga, dan kapal perang Indonesia/asing,
  • dapat menciptakan maket dari beberapa jenis bahtera layar khas Indonesia,
  • memahami setiap bab dari kapal/perahu dan penggunaannya,
  • memahami jenis-jenis kapal yang ada di Indonesia mengenai tenaga dorongnya, contohnya kapal uap, mesin/motor, layar dan lain-lain.

Untuk mencapai Tingkat Madya, seorang Pramuka Penggalang harus:

  • telah mencapai TKK Perencana Kapal Tingkat Purwa,
  • memahami peralatan sederhana maupun modern untuk bekerja,
  • memahami gambar-gambar tulang pembuatan kapal dengan perhitungan ilmu niscaya dan ilmu gaya,
  • menyebarluaskan hasil penelitian perhitungan-perhitungan pembuatan kapal modern dalam media tertentu.

Untuk mencapai Tingkat Utama, seorang Pramuka Penggalang harus:

  • telah mencapai TKK Perencana Kapal Tingkat Madya,
  • telah menghasilkan sedikitnya sebuah bahtera yang direncanakan dan dibuatnya sendiri, dan telah dicoba untuk dipakainya sendiri,
  • dapat memperlihatkan latihan dan klarifikasi mengenai salah satu pokok/nomor dan Syarat-syarat Kecakapan Khusus Perencana Kapal Tingkat Purwa, kepada sekelompok Pramuka,
  • prestasi yang dihasilkan mempunyai taraf nilai nasional.

Gambar TKK Perencana Kapal.

SKK Perahu Motor.

Untuk mencapai Tingkat Purwa, seorang Pramuka Penggalang harus:

  • mengenal tipe-tipe out boat,
  • mengenal perlengkapan dari out boat, dan tahu cara penggunaannya,
  • mempunyai keberanian untuk ikut berlayar.

Untuk mencapai Tingkat Madya, seorang Pramuka Penggalang harus:

  • telah memenuhi Syarat-syarat Kecakapan Khusus Perahu Motor Tingkat Purwa,
  • dapat mendayung atau mengemudikan perahu/motor boat,
  • dapat mengolah gerak bahtera untuk merapat,
  • mengenal waktu-waktu pasang surut, dan keadaan cuaca.

Untuk mencapai Tingkat Utama, seorang Pramuka Penggalang harus:

  • telah mencapai Kecakapan Khusus Perahu Motor Tingkat Madya,
  • dapat mengerjakan pemeliharaan bahtera motor,
  • dapat mengerjakan perbaikan-perbaikan ringan pada mesin/motornya,
  • mengenal peraturan/pelanggaran maritim (misalnya: garis pelayaran yang ditentukan syahbandar),
  • dapat membantu bahtera motor berlayar dengan pedoman yang ada pada out boat.

Gambar TKK Perahu Motor Boating

Selamat Berlatih. Salam Pramuka.

Lihat  entri/topik terkait :
Tanda Kecakapan Pramuka Penggalang (Umum, Khusus, Garuda),
Cara Menguji Tanda Kecakapan Pramuka

Sumber 
Petunjuk Pelaksanaan Syarat-syarat & Gambar Tanda Kecakapan Khusus, Kwarnas Gerakan Pramuka, Jakarta 2001