Sketsa Panorama (Scouting Skill)

Diposting pada

Sketsa Panorama

Dalam melaksanakan perjalanan di alam terbuka seringkali dijumpai pemandangan yang menarik untuk diabadikan, memang dengan teknologi kamera yang canggih mirip ketika ini (kamera pocket, kamera yang menyatu dengan handphone, dll) serasa sangat gampang untuk mengabadikan pemandangan tersebut. Namun demikian mengabadikan pemandangan dalam acara kepramukaan dengan menciptakan skema panorama tetap menarik sebab banyak hal yang sanggup dijadikan sebagai proses berguru dan berlatih. Biasanya skema panorama dilampirkan dalam pembuatan laporan perjalanan bersama dengan peta pita.

Peralatan yang diperlukan

  1. Kertas gambar (dapat pula kertas HVS atau yang sejenis atau kertas grafik);
  2. Pensil, karet penghapus, penggaris panjang atau segitiga;
  3. Pembidik (dibuat dari kertas karton/plastik atau bekas kotak korek api, yang diberi benang bersilang pada kolom pandang) dan kompas penunjuk arah;
  4. Alas dari tripleks atau plastik.

Bentuk/Model Sketsa Panorama
Ada beberapa macam bentuk/model skema panorama.

Cara menciptakan Sketsa Panorama

  • Kolom-kolom dibentuk sesuai dengan keperluan (lihat pola di atas); 
  • Pemandangan yang akan digambar dilihat melalui pembidik dengan arah pandang tertentu (misal jikalau lebar pembidik 10 Cm dan jarak pembidik dari mata 5 Cm, maka sudut pandangnya sebesar 900); 
  • Bagian kertas yang akan digunakan untuk menciptakan skema (kolom gambar) juga dibentuk mirip pembidik, yaitu dibagi dengan garis tipis menjadi4 serpihan sama besar; 
  • Melalui pembidik digambar pemandangan yang tampak, seluas bidang yang tampak pada pembidik. Pada ketika menciptakan skema pembidik dihentikan dipindahkan ke arah lain, semoga pemandangan yang digambar tidak berubah/berbeda; 
  • Yang digambarkan pada kertas gambar yaitu garis-garis batas luardari benda yang terlihat melalui pembidik; 
  •  Setelah tamat digambar garis batas luar kemudian di arsir. Pekerjaan mengarsir di mulai dari yang akrab kemudian berturut-turut hingga yang terjauh; 
  • Untuk benda yang paling akrab dibentuk garis arsiran tebal dan hamper berimpit, makin jauh makin tipis dan makin jarang, tiap-tiap benda di arsir dengan garis yang berbeda-beda (tegak, miring, atau mendatar): 
  •  Keterangan untuk masing-masing benda ditulis di luar kolom gambar.
Keterangan Garis Arsir
Beberapa hal yang perlu diperhatikan
  • Membuat skema panorama bukan melukis. Yang digambarkan yaitu wujud yang ibarat bentuk aslinya, dalam hal ini hanya menggambarkan garis batas luar dari benda yang akan digambar, Meskipun demikian kesudahannya diharapkan menunjukkan keindahan dari pemandangan yang digambar;
  • Benda-benda yang gampang bergerak atau cepat berubah bentuk (missal : mobil, orang, awan, binatang) tidak digambarkan dalam skema panorama;
  • Arsiran sanggup digantidengan pensilberwarna, benda-benda yang akrab digambar dengan warna tua, makin jauh warnanya makin muda, tetapi tetap bukan melukis;
  • Pembuatan skema panorama merupakan serpihan darisuatu perjalanan, maka waktu yang dipergunakan harus singkat, kurang dari sepuluh menit.  

Contoh hasil gambar skema panorama 



 Selamat Berlatih. Salam Pramuka

Sumber :

Buku Panduan Kepramukaan, Agus Widodo, Klaten tahun 2019

Dan banyak sekali sumber lain yang relevan