Sisdiklat Gerakan Pramuka (4) : Kewenangan

Diposting pada
 
Bagi anggota muda kewenangan penyelenggaraan pendidikan, yang berupa latihan rutin, latihan adonan bagi penerima bimbing yakni gugus depan, dalam bentuk satuansatuan.Pembina menyusun kegiatan kegiatan dengan sangat memperhatikan kebutuhan dan impian penerima didik. Dalam hal peminatan yang sangat bervariasi antara lain kedirgantaraan, ketarunabumian, kelautan, ketertiban masyarakat, kesehatan, kependudukan, kehutanan, dan survival, serta minat lainnya yang nantinya akan muncul sesuai dengan kebutuhan penerima bimbing maka kewenangan pendidikan tersebut diserahkan kepada Pamong Saka yang bekerja sama dengan Instruktur Saka.
Penyelenggara pendidikan tertentu yang belum termaktub dalam kegiatan yang diselenggarakan oleh gugusdepan bagi anggota muda contohnya kegiatan bazaar, lomba, jambore, raimuna, latihan kepemimpinan, latihan bagi dewan kerja, perkemahan wirakarya, dan kegiatan lainnya) diselenggarakan oleh Kwartir Gerakan Pramuka. Kegiatan tertentu yang mengarah kepada pendidikan nilai-nilai dan keterampilan (pendidikan karakter) yang diselenggarakan oleh forum lain di luar Gerakan Pramuka sanggup diikuti oleh anggota Gerakan Pramuka.

Penyelenggara pembinaan dan pertemuan bagi anggota dewasa.
Penyelenggara pembinaan dan pertemuan yakni Kwarnas, Kwarda dan Kwarcab. Kewenangan tersebut diatur sebagai berikut:

  1. Kwartir Nasional Gerakan Pramuka berwenang menyelenggarakan semua kursus dan pertemuan;
  2. Kwartir Daerah Gerakan Pramuka berwenang menyelenggarakan semua kursus dan pertemuan, kecuali KPL yang harus mendapat rekomendasi dari Kwarnas.
  3. Kwartir Cabang Gerakan Pramuka berwenang menyelenggarakan semua kursus dan pertemuan kecuali KPD dan KPL.

Pelaksana Kursus dan Pertemuan
Pelaksana pendidikan dan pembinaan bagi anggota sampaumur serta Pramuka Penegak dan Pandega yakni Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Gerakan Pramuka. Pusdiklat sebagai tubuh pelaksana kwartir, mempunyai wewenang sebagai berikut:

Pusat Pendidikan dan Pelatihan Gerakan Pramuka Tingkat Nasional (Pusdiklatnas)
mempunyai kewenangan:

  1. merumuskan dan menyiapkan materi pendidikan dan pembinaan (diklat) dalam bentuk perangkat lunak: (a) merancang kurikulum kursus dan pertemuan; (b) menyiapkan materi kursus dan modul; (c) mengadakan ujicoba materi kursus dan pertemuan;
  2. menentukan standarisasi mutu dan kualifikasi pelatih;
  3. menentukan mutu pembinaan di tingkat nasional;
  4. mengembangkan kemampuan sumber daya yang berkaitan dengan pendidikan dan pelatihan;
  5. menyiapkan instruktur berkualifikasi nasional;
  6. memantau dan menilai kader-kader yang sudah dilatih;

Pusat Pendidikan dan Pelatihan Gerakan Pramuka Tingkat Daerah (Pusdiklatda)
mempunyai kewenangan :

  1. melaksanakan kursus-kursus dan pertemuan yang menjadi wewenangnya sesuai dengan kemampuan, kecuali yang sudah didelegasikan;
  2. menggunakan materi kursus dan pertemuan yang sudah digariskan oleh Kwartir Nasional;
  3. menentukan mutu instruktur di tingkat kawasan masing-masing;
  4. menyiapkan instruktur berkualifikasi daerah;
  5. memantau dan menilai kader-kader yang sudah dilatih;
  6. merumuskan dan menyiapkan materi tambahan;

Pusat Pendidikan dan Pelatihan Gerakan Pramuka Tingkat Cabang (Pusdiklatcab)
mempunyai kewenangan :

  1. melaksanakan kursus-kursus dan pertemuan yang menjadi wewenangnya sesuai dengan kemampuan, kecuali yang sudah didelegasikan;
  2. menggunakan materi kursus dan pertemuan yang sudah ditetapkan oleh Kwarnas dengan berpedoman pada ketentuan Kwarda sesuai dengan kondisi dan kebutuhan kawasan masing-masing;
  3. menyelenggarakan pengendalian mutu instruktur dan menggerakkan instruktur konsultan;
  4. menyiapkan Pelatih Pembina Pramuka berkualifikasi cabang dan Pembina Pramuka berkualifikasi Mahir;
  5. memantau dan menilai kader-kader yang sudah dilatih;

Pemberi materi kursus dan pertemuan.

  1. Pemberi materi kursus dan pertemuan yakni Tim Pelatih yang dibuat oleh Pusat Pendidikan dan Pelatihan Gerakan Pramuka (Pusdiklat).
  2. Tim Pelatih berunsurkan: (a) Pelatih Pembina Pramuka. (b) Instruktur dari dalam dan luar Gerakan Pramuka.

 
Lihat entri/topik terkait :

Sumber :

  • Keputusan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Nomor 201 Tahun 2019 perihal Sistem Pendidikan dan Pelatihan Gerakan Pramuka,