Seragam Harian Pramuka Penggalang Putri

Diposting pada

Tutup Kepala : dibentuk dari anyaman bambu, berwarna coklat muda, berbentuk topi bulat, lebar pengecap topi       +3,5 cm.

Baju/blus pramuka : dibentuk dari materi berwarna coklat muda, berbentuk baju, buah baju di depan berwarna sama dengan baju/blus, ditambah lipatan selebar 2,5 cm melintang di dada, lengan pendek, kerah baju model shiller, menggunakan pengecap pundak selebar 2,5 cm, bab bawah baju dimasukkan kedalam rok-kulot/bawahan.

Rok/bawahan pramuka : dibentuk dari materi coklat tua, berbentuk rok-kulot dengan bab depan menggunakan dua lipatan (stolplooi) masing-masing 5 cm, bab belakang tanpa lipatan, hanya menggunakan kupnat, menggunakan retsleiting di bab belakang rok-kulot (berwarna coklat tua), dua saku didepan (saku timbul) di atas lipatan rok kulot, menggunakan tutup, dan menggunakan lipatan selebar 2 cm (ukuran saku diadaptasi dengan besar tubuh pemakai), rok kulot menggunakan ban dan diberi kolong untuk ikat pinggang, menggunakan ikat pinggang berwarna hitam, panjang rok kulot 5 cm di bawah lutut

Pita leher : dibentuk dari materi berwarna merah dan putih, lebar 3,5 cm – panjang 90 cm dan disimpulkan, panjang pita dari simpul  10-15 cm, alasannya itu panjang pita leher sanggup diadaptasi dengan besar tubuh pemakai, dikenakan melingkar di bawah kerah baju, diikat dengan simpul mati, warna merah disebelah kanan.

Kaos kaki : kaos kaki panjang (+ 5 cm di bawah lutut), warna hitam.

Sepatu : model tertutup, warna hitam, bertumit rendah.

Sumber :
Keputusan Kwarnas Gerakan Pramuka, No 226 tahun 2007
perihal Petunjuk Penyelenggaraan Pakaian Seragam Anggota Gerakan Pramuka

 buah baju di depan berwarna sama dengan baju Seragam Harian Pramuka Penggalang Putri Print this page