banner 728x250

Sambut Hari Kanker Sedunia, Yuk Cegah Semenjak Dini Dan Berikan Dukunganmu Untuk Mereka!

  • Share
banner 468x60
Tak terasa bulan Februari tiba. Memasuki bulan ini, ternyata enggak hanya tanggal 14 Februari saja loh yang Istimewa. Bagi para pegiat kesehatan dan penyintas kanker, tanggal 4 Februari menjadi tanggal yang istimewa karena diperingati sebagai Hari Kanker Sedunia (World Cancer Day).
Hari Kanker Sedunia diinisiasi oleh Union for International Cancer Control (UICC). Hari tersebut pertama kali diadakan pada 2006 berdasarkan Piagam Paris pada 4 Februari 2000. Sejak itulah aneka macam negara di dunia memperingatinya.
Peringatan Hari Kanker Sedunia yang diadakan oleh Kementerian Kesehatan RI pada 4 Februari 2020 (dokpri)

Momen ini diperingati alasannya kanker ialah penyebab maut kedua terbesar di dunia. Tercatat ada lebih dari 18 juta orang terdiagnosis kanker dan 9,6 juta orang di dunia meninggal dunia akhir kanker setiap tahunnya.

Itu artinya, setiap 2 detik ada 1 orang yang gres terdiagnosis kanker dan setiap 3 detik ada 1 orang yang meninggal dunia. Jumlahnya bahkan diprediksikan meningkat menjadi 29,5 juta orang pada 2040.

banner 336x280

Di Indonesia sendiri, prevalensinya cukup tinggi. Menurut Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) yang dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan, prevalensinya meningkat dari 1,4 per 1000 penduduk pada 2013 menjadi 1,8 per 1000 penduduk pada 2018.

Sementara berdasarkan data WHO (Globocan 2018), ada sekitar 348.809 kasus gres kanker dengan angka ajal akibat kanker meraih 207.210 di Indonesia. Sebuah fakta yang mengejutkan, bukan?

Tak Perlu Khawatir sebab Kanker Bisa Dicegah!

Melihat fakta bahwa kanker ialah penyakit mematikan tentu membuat kita bergidik ngeri. Sebab kanker bisa menyerang siapa saja dan kapan saja.
Meski angker, kita enggak perlu cemas. Kabar baiknya, ternyata kanker itu bisa dicegah semenjak dini lho! Hal itu seperti disampaikan oleh Direktur P2PTM (Direktorat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular) dr. Cut Putri Arianie, MHKes dalam acara diskusi dalam rangka Hari Kanker Sedunia pada 4 Februari 2020 silam.
Secara garis besar, pencegahan kanker dapat dilaksanakan dengan 2 cara, yakni pencegahan faktor risiko dan deteksi dini.

Pencegahan faktor risiko dapat dijalankan dengan mengganti pola hidup yang jelek dan gaya hidup yang sedentary. 
 

Salah satu caranya adalah dengan menyingkir dari kebiasaan merokok. Hal itu dikarenakan rokok mengandung ratusan zat karsinogen mirip acetaldheyde dan aromatic amine berbahaya yang mampu mengubah sel yang tadinya ramah menjadi mengalami mutasi gen.
Ilustrasi merokok (dok. searhc.org)
Jika badan insan terpapar, maka kesehatan pun menjadi ancamannya.  Tak tanggung-tanggung, rokok bahkan dilaporkan bisa menjadikan 15 jenis kanker, khususnya kanker paru-paru! Hiiii!  Ngeri kan?
Kaprikornus kalau kau perokok, seharusnya buruan buang jauh-jauh deh kebiasaan kayak gitu. Soalnya merokok berpotensi mengembangkan risiko seseorang terkena kanker. Enggak hanya buat diri sendiri namun juga bagi orang di sekitarnya.
Kalau emang sulit ninggalin alasannya adalah kecanduan, cobalah untuk meminimalisirnya. Misalnya, sebelumnya merokok sehari 3 batang. Nah, kini minimalisir jadi sehari 2 batang. Meski belum 100% terbebas dari rokok, seenggaknya telah berproses. Perlahan-lahan namun pasti. Tapi bila mampu dilaksanakan lebih total, itu jauh lebih baik.
Selain merokok, gaya hidup yang lain yang mesti diubah ialah kebiasaan minum alkohol dan kurang makan masakan bergizi. Jadi kalau kita memiliki kebiasaan mirip itu, telah saatnya kita mengubahnya.
Jangan lagi menerapkan gaya hidup sedentary alias mager alasannya mager juga dapat mengakibatkan kanker. Oleh alasannya adalah itu penting bagi kita untuk melakukan acara fisik dan membiasakan berolahraga sekurang-kurangnya15 menit sehari. Enggak usah sukar-sukar deh. Minimal rutin berlangsung kaki aja, kita pun sudah berupaya dalam melakukan pencegahan kanker.
Lakukan kegiatan fisik, salah satu cara dalam menangkal kanker (dok. Roelly)
Setelah mengubah pola hidup menjadi lebih sehat, kita juga dapat melaksanakan pencegahan dengan melakukan deteksi dini, baik dilaksanakan oleh diri sendiri ataupun dengan melaksanakan pemeriksaan kesehatan di dokter.
Misalnya, bagi wanita bisa memeriksakan payudaranya sendiri untuk mendeteksi apakah ada benjolan, pergantian pada puting atau payudara. Dengan melakukan deteksi ini, seorang perempuan dapat mengetahui apakah beliau memiliki potensi mengalami kanker payudara atau tidak.
Bagi perempuan juga bisa melaksanakan pemeriksaan serviksnya lewat pap smear dan tes HPV. Dengan melakukan cara ini, seorang wanita juga bisa mengetahui apakah beliau memiliki potensi mengalami kanker serviks atau tidak.

“I am And I Will”, Ayo Buktikan Dukunganmu Pada Para Penyintas Kanker!

Dalam melawan kanker, pencegahan dan pengobatan saja tidak cukup. Adanya dukungan dari orang-orang sekitar, termasuk oleh orang yang sehat juga enggak kalah pentingnya. Tak bisa disangkal, sumbangan mampu memperlihatkan kekuatan bagi orang-orang yang mengalaminya untuk mampu berdiri dan sembuh dari kanker.
Oleh sebab itu, khusus tahun 2019-2021, tema yang diangkat dalam Hari Kanker Sedunia secara global ialah “I am and I Will” (Saya yakni dan aku akan). Tema ini dipilih alasannya adalah Badan Kesehatan Dunia (WHO) ini yakin bahwa setiap orang mampu berpartisipasi dalam memerangi kanker, sekecil apapun itu tindakannya.
Bagi yang ingin memperlihatkan santunan, caranya mudah kok. Kita mampu mendatangi laman Hari Kanker Sedunia di www.harikankersedunia.com. Kemudian unggah foto terbaik yang kita miliki dan tuliskan pesan yang ingin kita sampaikan di sana.  Jangan lupa juga untuk unggah foto tersebut di media umum

Aksi ini terbilang sederhana. Kendati demikian, saya yakin bahwa sekecil-kecilnya sumbangan yang kita berikan niscaya amat bermakna bagi mereka yang mengalami kanker.

Baca juga:  Fitur Tabel Di Blogger Terbaru Hilang

Di Hari Kanker Sedunia, cita-cita saya tak muluk-mulu. Saya berharap biar kita senantiasa diberikan kesehatan dan para penyintas kanker diberikan kekuatan dan kesembuhan.

banner 336x280
banner 120x600
  • Share