banner 728x250

Review The Rain, Serial Netflix Asal Denmark Perihal Hujan Yang Membawa Petaka

  • Share
banner 468x60
Apa hasilnya jikalau air hujan mampu menjinjing wabah virus?
Hiiii… amit-amit deh. Serem! Boro-boro berani kena air ujan. Lihat langit mendung aja bawaannya udah parno bukan main.
Nah, itu ia yang terjadi dalam serial orisinal Netflix asal Denmark pertama berjudul “The Rain”. Serial yang disutradarai oleh Kenneth Kainz dan Natasha Arty ini rilis secara perdana di Netflix pada 4 Mei 2018.
Apa jadinya kalau air hujan bisa membawa wabah virus Review The Rain, Serial Netflix asal Denmark tentang Hujan yang Membawa Petaka
Poster The Rain, Serial Orisinal Netflix asal Denmark pertama (dok. Netflix)
Kalau film Denmark sih aku udah pernah nonton. Tapi jika serial, The Rain yaitu serial Denmark pertama yang pernah saya saksikan.
The Rain yakni series yang mengusung gabungan dari beberapa genre film, yakni drama, sains fiksi, pasca apokaliptik hingga thriller psikologi. Sesuai judulnya, serial ini berpusat pada hujan selaku garis besar ceritanya.
Namun hujan di The Rain bukan hujan biasa. Hujan di The Rain ini berbahaya banget alasannya adalah tiap percikan airnya mengandung virus yang mampu mengakibatkan maut. Jangankan tetesan air hujan, kubangan air hujan juga enggak boleh kena kulit sebab mengandung virus berbahaya.
Efeknya pun enggak main-main. Siapapun yang terjangkit, dia bakal eksklusif kejang-kejang lalu pribadi meninggal dunia. Seperti film ihwal virus pada umumnya, virus di The Rain juga bisa menular dari satu orang ke orang lain. Tapi orang yang tertular bakalan langsung mati, enggak jadi jombi dahulu kayak film Train to Busan. Ngeri!

The Rain sendiri berkonsentrasi pada relasi sepasang kakak-beradik bernama Simone Andersen yang diperankan oleh Alba August dan Rasmus Andersen yang diperankan oleh Lucas Lynggaard Tønnesen. Rentang usia keduanya terbilang jauh. Simone udah jadi mahasiswi sedangkan Rasmus ini masih jadi bocil SD. Enggak diketahui usia Simone berapa, tetapi diperkirakan usianya 20 tahun. Sementara itu Rasmus masih berusia 10 tahun.
Apa jadinya kalau air hujan bisa membawa wabah virus Review The Rain, Serial Netflix asal Denmark tentang Hujan yang Membawa Petaka
The Rain berkonsentrasi pada relasi kakak-beradik yakni Simone Andersen dan Rasmus Andersen dalam bertahan hidup di tengah-tengah kekacauan negara akibat wabah virus dari hujan. (dok. Netflix)
Episode pertama dimulai dengan adegan di kampus. Suatu hari Simone datang ke kampus untuk melaksanakan penyajian bareng sahabat-temannya. Ia tiba dengan telat sampai-hingga sobat-temannya sudah menunggunya dari tadi di luar kelas.
Baru aja sampe di luar kelas dengan keadaan ngos-ngosan, tiba-tiba aja bapaknya Simone, Frederik Andersen datang dong. Tanpa basa-basi, beliau langsung menawan Simone dan menyuruhnya untuk ikut dengannya. Ia juga memperingatkan teman-sahabat Simone untuk segera pulang.
Simone yang enggak tahu apa-apa pun berupaya untuk menolak ajakan bapaknya. Ia lalu bertanya kenapa datang-tiba bapaknya ngajak untuk pergi padahal beliau sendiri lagi kuliah. Kalau diterjemahkan ke dalam Bahasa Betawi, mungkin kayak gini kali ya percakapannya:
“Babe, ade apaan sih tiba-datang dateng terus nyuruh pergi dari kampus? Aye kan lagi kuliah be. Jangan ngadi-ngadi deh be.”
“Udeh deh ikut babe aje sayangku cintaku manisku buah hatiku. Emak ama adek lo udah di dalem kendaraan beroda empat. Babe resah jelasinnye. Yang niscaya jadi anak nurut aje deh soalnya dalam waktu dekat ujan.”
Singkat dongeng, keluarga Andersen yang berisikan Frederik, Ellen (istri Frederik), Simone dan Rasmus pun menyelamatkan diri dengan pergi ke sebuah bunker yang terletak di tengah-tengah hutan. Mereka berhasil masuk ke dalamnya tepat beberapa detik sebelum hujannya turun. Untung mereka tergesa-gesa masuk, soalnya telat sebentar saja hujan bakal turun dan akan mengenai diri mereka.
Apa jadinya kalau air hujan bisa membawa wabah virus Review The Rain, Serial Netflix asal Denmark tentang Hujan yang Membawa Petaka
Bunker canggih bikinan Apollon (dok. Netflix)
Setibanya di dalam, Frederik menjelaskan bahwa bunker yang mereka masuki yaitu bunker yang dibuat oleh Apollon, daerah kerjanya untuk menghadapi peristiwa. Bunker tersebut adalah kawasan yang aman sehingga dapat dijadikan selaku tempat untuk berlindung dari wabah virus. Selain berteknologi mutakhir, bunker tersebut juga dilengkapi dengan fasilitas mencukupi dan persediaan makanan yang cukup. Di sana ada daerah tidur, ruang makan dan bahkan sampai kamar mandi.
Frederik lalu memberikan kepada Simone dan Rasmus bahwa ia akan pergi dan akan kembali dalam waktu yang tidak bisa ditentukan. Ia tidak menjelaskan secara spesifik apa yang mau beliau kerjakan. Namun yang pasti ia menyampaikan terhadap Simone bahwa ada virus berbahaya di dalam hujan dan beliau yaitu satu-satunya orang yang mampu menanggulangi problem ini. Sebagai anak pertama, Frederik pun berpesan kepada Simone biar terus menjaga adiknya.
Apa jadinya kalau air hujan bisa membawa wabah virus Review The Rain, Serial Netflix asal Denmark tentang Hujan yang Membawa Petaka
Frederik Andersen ketika menerangkan kepada Simone bahwa cuma dia orang satu-satunya yang dapat menghentikan penyebaran virus lewat hujan. (dok. Netflix)
Baca juga:  Penting! Aplikasi Eraport Semester Ganjil 2018/2019 Gunakan Model 1.2
Akhirnya Frederik memutuskan untuk pergi. Ia meninggalkan keluarganya di dalam bunker dan keluar dengan mengenakan baju pelindung khusus berwarna kuning.
Tak usang setelah Frederik keluar, datang-tiba seseorang mengetuk pintu bunker berkali-kali. Ellen memperingatkan kepada Simone dan Rasmus untuk mengabaikannya. Ellen berkata bahwa bila yang tiba adalah Frederik, ia telah niscaya bisa membukanya sendiri. Namun Simone dan Rasmus malah ngeyel. Mereka membuka pintu alasannya adalah menerka bahwa Frederik kembali ke bunker.
Begitu dibuka, jeng.. Jeng… Bener apa yang dikatakan oleh Ellen. Ternyata yang tiba bukan Frederik dong, melainkan orang aneh! Ia terlihat kejang-kejang karena terkena percikan air hujan. Orang gila tersebut berusaha masuk ke dalam bunker dengan cara mempesona baju Rasmus. Sadar bahwa kedua anaknya dalam ancaman, Ellen bergegas ke luar dan menyelamatkan Rasmus dari orang abnormal yang sudah terjangkit virus akhir percikan air hujan.
Naasnya, upaya ini berujung pada akhir hayat. Ellen terkominasi air hujan sehingga menimbulkan beliau mengalami gelaja yang serupa dengan orang abnormal yang dihadangnya. Ellen pun menyuruh Simone dan Rasmus untuk menyelamatkan diri dengan masuk ke dalam bunker dan menutup pintu. Hiks. Sedih banget ini 🙁
Detik-detik ketika Ellen Andersen tercemar virus dari hujan sehabis dia berusaha menyelamatkan anaknya, Rasmus dari orang asing (dok. Netflix)
Seketika Simone dan Rasmus shock. Mereka enggak menduga betapa dahsyatnya efek yang ditimbulkan dari percikan air hujan. Ternyata apa yang dibilang oleh ayahnya memang benar. Air hujan sebaiknya disingkirkan alasannya jikalau kena, efeknya berbahaya.
Semula mereka dikaluti kesedihan. Namun alasannya hidup jalan terus, lambat laun mereka pun move on. Dengan banyak sekali persediaan kuliner yang ada, mereka berdua memilih bertahan hidup di dalam bunker sembari menunggu kedatangan sang ayah.
Hingga 6 tahun lamanya, mereka kemudian memutuskan keluar dari bunker. Selain karena ayahnya tak kunjung kembali, persediaan makanan juga sudah habis. Alhasil, mereka tak mampu terus-susukan hidup di dalam bunker dan mau enggak mau, mesti keluar juga untuk mencari makanan. 
Tak disangka, ternyata, di luar keadaannya lebih parah. Gegara hujan, keadaan Denmark jadi porak poranda. Kota tempat mereka tinggal bagaikan kota mati. Mereka tak memperoleh gejala kehidupan sama sekali.
Sebenarnya sih mereka takut. Namun demi bertahan hidup, mereka berusaha untuk tak gentar. Simone pun berupaya untuk pasang badan dalam menjaga keamanan adiknya, Rasmus dari musibah yang dapat mengancam nyawanya sembari bertanya-tanya atas apa yang terjadi. Apa yang ayahnya lakukan dan kenapa beliau tidak kembali selama 6 tahun? Kenapa virus mampu menyebar lewat hujan? Apa itu Apollon? Apakah ada relevansinya dengan penyebaran virus via hujan?
Apa jadinya kalau air hujan bisa membawa wabah virus Review The Rain, Serial Netflix asal Denmark tentang Hujan yang Membawa Petaka
Keadaan Denmark yang porak poranda akibat hujan (dok. Netflix)
Di tengah-tengah penelusuran tanggapan tersebut, relasi abang-beradik antara Simone dan Rasmus pun diuji. Mampukah mereka melewatinya?

Karakter-aksara di The Rain

The Rain dibintangi oleh sejumlah bintang papan atas Denmark. Saya sesungguhnya sih enggak update sama pertumbuhan pemain film dan aktris Denmark. Tapi bila dilihat dari profil para pemainnya, mutu akting para pemainnya ini telah teruji. Beberapa dari mereka udah usang menggeluti di dunia seni tugas. Beberapa di antaranya bahkan sudah meraih penghargaan.
Siapa sajakah mereka? Nah, berikut yaitu abjad-aksara di The Rain beserta profil singkat para pemainnya.

Simone Andersen

Simone Andersen ialah tokoh utama dalam serial ini. Ia diperankan oleh Alba August (lahirnya pasti bulan Agustus nih), aktris Denmark-Swedia kelahiran 1993 yang udah main film semenjak 2001.
Sebelum The Rain, Alba juga pernah memerankan huruf selaku penulis Swedia populer adalah Astrid Ericsson (sehabis menikah jadi Astrid Lindgren) dalam film Unga Astrid. Latar belakangnya yang terlahir dari pasangan suami istri Swedia-Denmark membuat dia bisa berbicara dalam dua bahasa ialah Bahasa Denmark dan Swedia.

Baca juga:  Fitur Tabel Di Blogger Terbaru Hilang
Apa jadinya kalau air hujan bisa membawa wabah virus Review The Rain, Serial Netflix asal Denmark tentang Hujan yang Membawa Petaka
Simone Andersen diperankan oleh Alba August (dok. Netflix)
Simone yakni anak pertama dari pasangan Frederik Andersen dan Ellen Andersen. Ia cuma punya seorang adik ialah Rasmus Andersen. Sebagai abang satu-satunya, Simone tampak keras kepala. Namun bahu-membahu ia mempunyai aksara yang bertanggung jawab dan penyayang. Ia rela melaksanakan apapun demi menyelamatkan adiknya meskipun hal tersebut mengancam nyawanya.

Rasmus Andersen

Rasmus Andersen ialah adik dari Simone Andersen. Ketika berusia 10 tahun dia diperankan oleh Bertil De Lorenzi. Namun dikala Rasmus berusia 16 tahun, ia diperankan oleh Lucas Lynggaard Tønnesen. Belum tahu sih Bertil ini kelahiran tahun berapa tetapi jika Lucas ialah pemain drama Denmark kelahiran tahun 2000. Masih muda banget ya ternyata.
Saya gak tahu sih apakah kedua pemeran ini punya kekerabatan darah atau enggak. Tapi berdasarkan aku Rasmus model kecil dan versi cukup umur ini mirip banget! Saking miripnya, saya merasa bahwa kedua bintang film ini kayak beneran abang adik atau Rasmus diperankan oleh satu orang yang serupa loh!
Apa jadinya kalau air hujan bisa membawa wabah virus Review The Rain, Serial Netflix asal Denmark tentang Hujan yang Membawa Petaka
Rasmus Andersen (10 tahun), diperankan oleh Bertil De Lorenzi (dok. Netflix)
Apa jadinya kalau air hujan bisa membawa wabah virus Review The Rain, Serial Netflix asal Denmark tentang Hujan yang Membawa Petaka
Rasmus Andersen (16 tahun) diperankan oleh Lucas Lynggaard Tønnesen (dok. Netflix)
Apa jadinya kalau air hujan bisa membawa wabah virus Review The Rain, Serial Netflix asal Denmark tentang Hujan yang Membawa Petaka
Pemain Rasmus Andersen (10 tahun) dan pemain Rasmus Andersen (16 tahun) berfoto bareng (dok. Netflix)
Mirip gak sih? Menurut saya sih mirip banget antara Rasmus kecil dan Rasmus cukup umur wkwk
Sebagai anak terakhir dan rentang usianya jauh juga, Rasmus ini digambarkan selaku anak yang sukar dibilangin. Mungkin alasannya masih dewasa juga, emosinya juga belum stabil. Dalam beberapa peluang dia bahkan pernah beradu usulan dengan Simone padahal apa yang dikerjakan Simone untuk kebaikan dirinya sendiri.
Sebenarnya Rasmus ini anak yang elok. Hanya saja beliau tampak rapuh sehingga membuat beliau sukar dilepas untuk menjalani kehidupan sendiri begitu saja dan mesti selalu didampingi oleh orang yang lebih cukup umur.

Frederik Andersen

Karakter berikutnya ada Frederik Andersen.  Ia yakni ayah Simone dan Rasmus yang diperankan oleh aktor senior kelahiran 1963 ialah Lars Simonsen. Mungkin jikalau di Indonesia, pengalamannya kayak Tio Pakusadewo kali ya.
Frederik merupakan seorang ilmuwan di Apollon. Saya kurang tahu sih Apollon ini apa, cuman kayaknya institusi penelitian gitu. Frederik memang menyimpan diam-diam yang tidak ia ceritakan secara jelas terhadap kedua anaknya. Namun di balik belakang layar yang beliau sembunyikan antara apa yang dia kerjakan di Apollon dan kaitannya dengan fenomena penyebaran wabah virus lewat hujan, beliau merupakan ayah penyayang. Ia rela berkorban demi menyelamatkan keluarga, utamanya kedua anaknya.

Martin

Selain Andersen bersaudara, di The Rain kita juga akan diajak berkenalan dengan Martin yang diperankan oleh Mikkel Boe Følsgaard. Mikkel sendiri merupakan aktor Denmark yang telah eksis di layar TV sejak 1996. Atas performanya selaku Christian VII dalam film “A Royal Affair” pada 2012, dia bahkan menjangkau penghargaan Silver Bear kategori pemeran terbaik.
Apa jadinya kalau air hujan bisa membawa wabah virus Review The Rain, Serial Netflix asal Denmark tentang Hujan yang Membawa Petaka
Martin diperankan oleh Mikkel Boe Følsgaard (dok. Netflix)
Martin adalah salah satu penyintas dari wabah virus di Denmark. Ia merupakan mantan serdadu yang jago dalam menembak. Berkat latar belakang tersebut, dia kemudian menjadi ketua dari suatu golongan penyintas yang bermula dari orang-orang yang saling tidak kenal beranggotakan Patrick, Lea, Jean dan Beatrice.
Ia tampakgalak dan tegas dalam mengambil keputusan. Kendati demikian, beliau bekerjsama eksklusif yang setia mitra. Ia rela melakukan apapun demi melindungi satu sama lain tetapi amat benci dengan kebohongan. Selain itu ia juga pencemburu.
Di lalu hari, Simone dan Rasmus bergabung dengan golongan penyintas yang diketuai olehnya. Namun dalam beberapa kesempatan mereka saling bersitegang.

Patrick

Patrick yaitu salah satu penyintas yang tergabung dalam golongan yang dipimpin oleh Martin. Ia diperankan oleh Lukas Løkken, aktor Denmark kelahiran 1992 yang gres bermain di 1 film dan 1 serial (The Rain).
Apa jadinya kalau air hujan bisa membawa wabah virus Review The Rain, Serial Netflix asal Denmark tentang Hujan yang Membawa Petaka
Patrick diperankan oleh Lukas Løkken (dok. Netflix)
Patrick suka menggunakan topi dengan posisi topi menghadap ke belakang. Ia digambarkan sebagai orang yang condong memprioritaskan emosinya dibandingkan dengan pikirannya terlebih dahulu. Menurut saya sih abjad Patrick ini ngeselin soalnya ia suka tersulut dan ngompor-ngomporin orang lain. Selain itu, sering kali beliau juga suka mementingkan dirinya sendiri.
Namun jika kita mengenalnya lebih akrab, Patrick bantu-membantu yaitu orang yang kesepian. Ia sering merasa rendah diri dan merasa tidak ada orang lain yang mengharapkan kehadirannya. Oleh alasannya itu, ia bahagia begitu mampu berjumpa dengan Martin. Sampai-sampai dia pun beranggapan bahwa Martin yaitu sahabatnya.

Lea

Lea ialah anggota kalangan penyintas yang dipimpin oleh Martin selanjutnya. Ia diperankan oleh Jessica Dinnage, aktris Denmark kelahiran 1993 yang mengawali karier filmnya sejak 2017. Saya pernah nonton film “The Guilty” yang ditayangkan di Europe on Screen 2019. Namun aku gres sadar bahwa Jessica turut bermain di film tersebut walaupun cuma lewat bunyi.
Apa jadinya kalau air hujan bisa membawa wabah virus Review The Rain, Serial Netflix asal Denmark tentang Hujan yang Membawa Petaka
Lea diperankan oleh Jessica Dinnage (dok. Netflix)
Sebagai penganut Kristen (atau Nasrani?), Lea terbilang relijius. Ia selalu memakai kalung salib dan berdoa kepada Tuhan dalam berbagai kesempatan. Ia berhati lembut dan sebagaimana anggota kalangan yang lain, ia loyal terhadap orang-orang di sekitarnya. Ia mempunyai ketertarikan dengan Jean tetapi terkesan aib-malu untuk mengakuinya.
Kepergian ibunya balasan virus menjadi salah satu penyesalan paling besar yang pernah ia alami. Terlebih, pada hari terakhir sebelum insiden hujan turun, Lea pernah membantah ibunya untuk tidak pergi ke pesta padahal apa yang ibunya perintahkan yakni demi kebaikannya.

Jean

Jean adalah kawanan dari kalangan yang diketuai oleh Martin selain Lea, Patrick dan Beatrice. Ia diperankan oleh Sonny Lindberg, bintang film Denmark kelahiran 1993 yang mengawali debutnya melalui film The Pack (2013).
Apa jadinya kalau air hujan bisa membawa wabah virus Review The Rain, Serial Netflix asal Denmark tentang Hujan yang Membawa Petaka
Jean diperankan oleh Sonny Lindberg (dok. Netflix)
Dengan penampilan mengenakan kacamata dan rambut keriting, Jean tampak seperti seorang nerd. Ia terlihat cuek dan tak peduli namun bekerjsama setia kawan.
Jean kegemaran makan. Setiap kali bertemu masakan, dia eksklusif menghabisinya. Di samping itu, dia mempunyai ketertarikan dengan Lea.

Beatrice

Anggota terakhir di kalangan penyintas adalah Beatrice. Karakter tersebut dimainkan oleh Angela Bundalovic, aktris kelahiran 1995 yang bermain film sejak usianya 10 tahun.
Apa jadinya kalau air hujan bisa membawa wabah virus Review The Rain, Serial Netflix asal Denmark tentang Hujan yang Membawa Petaka
Beatrice diperankan oleh Angela Bundalovic (dok. Netflix)
Beatrice berbadan mungil. Di antara anggota kelompok penyintas lainnya, ia tergolong orang yang paling mudah kasihan dengan orang lain dan termasuk yang jarang berbicara. Ia menjalin korelasi dengan Martin. Namun alih-alih merasakan adanya kemistri, ia malah tidak merasakan ikatan emosional sama sekali.
Dari banyak sekali huruf dalam serial The Rain, aku paling suka dengan tokoh Simone Rasmusen. Di tengah-tengah kesulitan yang dihadapi, saya salut sebab ia amat bertanggung jawab sebagai seorang abang dan rela melakukan apapun untuk mempertahankan adik semata wayangnya. Seketika aku juga teringat dengan almh. abang aku sendiri alasannya rentang usia kami berlainan 10 tahun.
Saya akui, dari sisi popularitas The Rain emang enggak sepopuler Money Heist, Dark, Stranger Things dan bahkan It’s Okay not to be Okay yang lagi hits dewasa ini.
Namun dengan premis dongeng yang mempesona, The Rain ini rekomen banget buat ditonton. Setiap episode memiliki ketegangannya sendiri yang kemudian membuat kita ingin tau, “Habis ini, terlebih?” Makin menyedihkan alasannya seiring bertambahnya episode yang kita tonton, ada saja tokoh-tokoh yang meninggal dunia.
Dengan asal usul bikinan dari Denmark, menurut saya The Rain jadi punya poin plus tersendiri. Sebab kita enggak cuman mampu memperluas pengetahuan kita perihal buatan serial dari negara Nordik yang terbilang langka untuk diakses saja, namun kita juga mampu menikmati keromantisan Bahasa Denmark yang diucapkan oleh para pemainnya.
Bagi yang pengen memulai untuk menontonnya, ini waktu yang sempurna untuk merasakan kengerian hujan pembawa bencana alam di Denmark. Musim pertama dan isu terkini kedua sudah tayang di Netflix. Sementara musim ketiga (akhir) dari serial ini baru tayang di Netflix pada 6 Agustus 2020. 

Skor: 8.5/10
banner 336x280
banner 120x600
  • Share