Puisi Dengan Majas Ironi | Pengertian Dan Contoh

Diposting pada
Contoh Puisi dengan Majas Ironi
Puisi yaitu karaya sastra dengan pilihan kata yang singkat, jelas, padat, dan penuh makna. 
Majas yaitu gaya bahasa yang dipakai dalam kalimat dan puisi. Digunakan untuk memperindah puisi. Memperdalam makna puisi, dan mengatakan sebuah ciri khas puisi.
Majas Ironi  dalam pengertian sastra yaitu majas atau gaya bahasa yang menyatakan makna yang bertentangan dengan makna sesungguhnya. Misalnya dengan mengemukakan makna yang berlawanan dengan makna yang sesungguhnya dan ketidaksesuaian antara suasana yang diketengahkan dan kenyataan yang mendasarinya. 
Intinya majas ironi yaitu majas yang memakai kata yang sesungguhnya yang dimaksud yaitu lawan katanya.
Contoh Majas Ironi:
Pagi benar kamu datang. Sudah pukul delapan gres masuk sekolah.

Penggunaan kata pagi benar merupakan sebuah ironi. Yang dimaksud dengan pagi  benar sebenarnya sangat siang. Hal ini diketahui dari sudah pukul delapan. Ukuran masuk sekolah kalau pukul 8 berarti terlalu siang. Biasanya masuknya pukul tujuh pagi.
Dengan mengetahui makna majas ironi, pola puisi yang mengandung majas Ironi berikut ini dapat dipahami dnegan mudah.
Contoh Puisi dengan Majas Ironi

Dalam gemerlap cahaya kota
Kami dapat tertawa
dalam setiap dengkuran anak yang kelaparan
Kami dapat tersenyum
memandangi bakul dan piring yang tak kunjung terisi
Kami juga besar hati melihat
gugusan gigi putih para pejabat yang menebar janji
ilusi
Kami tertawa
terbahak bahkan
Menyaksikan bawah umur kecil membaca slogan
“Du… kung.. kami. Untuk ke.. sejah te ra an.”
Awalnya kami tak mengerti, sebelum bawah umur kami
membaca dengan tertatih
dengan cedalnya
dengan polosnya
dengan bangganya
mengatakan bahwa mereka cerdas
Kecerdasan sederhana
dari kami yang hanya dapat tersenyum dan tertawa
Meski perut masih sering perih
besama saki hati dijanji
Pembahasan

Puisi di atas menggambarkan perihal keadaan tempat yang penduduknya dapat tersenyum saat kelaparan. Yang jelas, maksud dari tersenyum adalah menangis. 
Maka itu yaitu sebuah pola dari majas ironi.

Silahkan dibagikan kalau warta ini layak untuk diketahui orang lain. Silahkan juga diunduh atau di-download kalau memang dibutuhkan. Selamat men-download, selamat berpuisi, selamat bersastra. Baca Juga Contoh Puisi yang lain atau langusung unduh