Permainan Penggalang : Seven Booms

Diposting pada

Konsep

Permainan “seven booms” sangat baik untuk melatih konsentrasi dan kemampuan berhitung para pramuka penggalang. Permainan ini sangat sederhana karana hanya membutuhkan kemampuan berhitung dan berkonsentrasi. Namun demikian terampil berhitung saja tanpa bisa berkonsentrasi bisa mengakibatkan gagal dalam bermain, sebaliknya meski sudah konsentrasi penuh namun kurang cermar berhitung juga akan mengalami kegagalan pula. Permainan ini menjadi menarik dan meriah, bila dikombinasikan dengan  tepuk tangan, nyanyi, menari dan banyak sekali atraksi lainnya. Permainan ini semakin usang akan semakin menegangkan bila pilihan angkanya makin tinggi dan makin sulit.

Alur pemainan

  • Pembina atau Pb Pembina mengatur pasukan penggalang kedalam sebuah bulat besar dan dalam posisi duduk, Kakak Pembina atau Pb Pembina berada di tengah lingkaran.
  • Sebelum bermain Pembina atau Pb Pembina bisa mengantarkan permainan ini dengan menjelaskan arti penting konsentrasi dan pentingnya kemampuan matematis dalam kehidupan sehari-hari.
  • Pembina menjelaskan perihal makna permainan “seven boom” yang pada dasarnya ialah berhitung secara bergiliran, lalu ketika datang pada angka yang ada unsur tujuh maka harus diganti dengan kata-kata “boom”
  • Sebelum permainan mulai Pembina atau Pb Pembina bisa mengajak para Penggalang untuk berlatih dahulu atau simulasi.
  • Permainan siap dimulai, Pembina atau Pb Pembina mengacak bulat lagi supaya berbeda dengan bulat yang dipakai ketika simulasi.

Spesifikasi

  • Format              ;  Permainan Pasukan
  • Waktu               :  Fleksibel  (disarankan tidak lebih dari 15 menit)
  • Tempat             :  Di dalam atau di luar ruangan

Manfaat

  • Melatih dan menguji  konsentrasi para penggalang
  • Melatih kecerdasan mathematical para penggalang
  • Melatih untuk berfikir cepat dan bekerja cepat dan tepat.
  • Melatih pentingnya kerjasama dan  memperhatikan orang disekeliling dirinta.

Prosedur Bermain

Tahap pemanasan dan penjelasan

  • Kakak Pembina bangun di tengah-tengah bulat menunjukkan salam pramuka, membuka program dengan nyanyi, tepuk tangan, dongeng lucu atau bahkan meminta 1 atau 2 orang Penggalang untuk maju untu bermain bersama dengan Kakak Pembina.
  • Kakak Pembina menjelaskan perihal permainan  “seven boms”, yaitu permainan  berhitung dari satu orang ke orang lainnya secara berurutan,  dengan ketentuan :
  • Jika hingga pada hitungan  kelipatan 7 (misal 7, 14, 21 dst) maka penerima tesebut harus menyebut kata “booms”.  
  • Kata “booms” juga tidak hanya angka kelipatan 7,  namun termasuk bila jatuh pada hitungan yang ada unsur angka 7 (misalnya 17, 27, 70 dan sejenisnya), maka penerima juga harus  menyebutkan kata  “Booms”.
  • Peserta yang berada disamping sobat yang menerima giliran menyebutkan kata “boom”, harus  melanjutkan hitungan ibarat biasa (misalnya penerima menyebutkan boom pada angka ke 7, maka penerima selanjutnya melanjutkan menyebutkan angka delapan dan seterusnya). 
  • Apabila penerima salah menyebutkan angka atau “booms”  maka penerima tersebut dianggap gugur dan harus dikeluarkan dari barisan. Lalu permainan diulang dengan menyebutkan angka satu dan seterusnya dimulai dari penerima sesudah penerima yang gugur.
  • Permainan dilanjutkan hingga semua penerima bersisa satu.
  • Pembina mengajak para penggalang untuk mensimulasikan permainan yang sudah dijelasakan. Hasil simulasi didiskusikan sebentar, sesudah semua penggalang memahami maka permainan dimulai. Pembina mengacak posisi bulat para penggalang semoga tidak sama dengan bulat ketika simulasi.

Tahap pelaksanaan permainan

  • Kakak Pembina menandakan 1 orang penggalang yang akan dijadikan sebagai  penghitung pertama.
  • Kakak Pembina memberi isyarat mulai. Para penggalang mulai menghitung berurutan  mulai dari penggalang pertama yang menyebut angka 1, dilanjukan penggalang kedua yang menyebut akngka 2, penggalang berikutnya 3,4,5,6, penggalang ketujug berteriak lantang “booms” penggalang disampingnya melanjutkan 8,9,10,11,12,13, penggalang ke 14 berteriak “booms”, penggalang disampingnya melanjutkan hitungan ke 15, 16, penggalang ke 17 berteriak “booms”, demikian seterusnya.
  • Penggalang yang salah baik ketika berkata “booms” maupun melanjutkan hitungan, dianggap masuk kotak dan dikumpulkan jadi satu.
  • Permainan dilanjutkan hingga dianggap cukup.

Tahap akhir

  • Kakak Pembina menayangkan kepada para penggalang apa pengalaman yang didapat.
  • Pengalaman para penggalang di catat point-pointnya untuk selanjutnya didiskusikan
  • Kakak Pembina menunjuk salah satu orang penggalang untuk memimpin diskusi dengan  arahan dan pinjaman dari Kakak Pembina.
  • Selesai diskusi Kakak Pembina menyimpulkan hasil-hasilnya dengan tidak lupa menanamkan nilai-nilai dan pengalaman gres bagi para Penggalang yang akan berkhasiat bagi kehidupannya.

Dikusi dan Kesimpulan

  • Berkonsentrasi dalam suasana yang riuh cenderung lebih sulit daripada dalam suasana yang tenang, oleh alasannya itu dalam suasana riuh konsentrasi membutuhkan fokus.
  • Memahami apa kiprah dan pekerjaa orang di kanan kiri kita berada akan sangat membantu untuk kesuksesan pekerjaan yang sedang kita laksanakan.
  • Kemampuan menghitung perlu terus dilatih alasannya kemampuan menghitung secara cepat sanggup menjadi alat yang baik untuk melatih konsentrasi, dsb.

Penutup

Permainan ini bisa dipakai untuk banyak sekali kelompok umur dengan modifikasi seperlunya, termasuk tidak harus angka 7, tidak harus jumlah, kelipatan tetapi bisa juga  banyak sekali “jenis operasi matematika” lainnya.

Selamat  Memandu, Salam Pramuka.

Sumber :
Ditulis dari banyak sekali sumber, disesuaikan seperlunya untuk keperluan “ensklopedi paramuka”  (-aiw)