Perbedaan Menelusuri Dan Menyusuri | Klarifikasi Arti Dan Penggunaannya

Diposting pada
pustamun.blogspot.com – Tulisan ini ihwal perbedaan kata menelusuri dan menyusuri ini aku buat dikala mendengar informasi di televisi.
Peserta jalan sehat menelusuri jalan di kota Semarang” narasi informasi tersebut.

Sebenarnya apa perbedaan kata menelusuri dan menyusuri? Manakah yang benar menelusuri ataukah menyusuri? Berikut ini yaitu klarifikasi arti dan perbedaan kata menelusuri dan menyusuri.

Penjelasan mengenai kata menelusuri dan menyusuri yang pertama dikaji dari sudut pandang morfologi.

Secara morfologi, keduanya berasal kata dasar yang berbeda:

Menelusuri berasal dari kata dasar telusur,

Menyusuri berasal dari kata dasar susur.

Keduanya (kata menelusuri dan kata  menyusuri) sama-sama mengandung imbuhan gabung (awalan dan akhiran atau konfiks) meN- -i ada juga andal bahasa yang menulis meng- -i. Karena berawal abjad /t/ dan /s/ maka abjad awal kedua tersebut luluh / lesap / hilang.

afiks / imbuhan meng- bertemu dengan kata dasar yang berawal abjad t (telusur) berubah menjaadi men-.

afiks / imbuhan meng- bertemu dengan kata dasar yang diawali abjad s (susur) berkembang menjadi meny-.

Penjelasan yang kedua, menurut perbedaan makna Sebenarnya tidak sempurna bila disebut dengan perbedaan makna, alasannya yaitu keduanya mempunyai kemiripan makna. Dilihat di dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, telusur tidak mempunyai makna atau arti dikala dalam bentuk dasasr. Bentuk yang mempunyai makna yaitu kata menelusuri artinya: berjalan sepanjang tepi (berkaitan dengan jalan dan sungai); menelaah atau menjajaki.

Kata susur tidak hanya satu. Dalam bahasa Indonesia ada tiga kata susur. Kata susur yang pertama bermakna tepi. Kata susur yang kedua berarti sugi. Kata  susur yang kedua ini berasal dari bahasa Jawa. Susur artinya tembakau. Kata susur yang ketiga merupakan kata arkais (alias sudah tidak diguanakan atau sangat jarang lagi dipakai oleh masyarakat). arti kata susur yang ketiga ini yaitu membayar utang dengan angsuran.

Dilihat dari makna kata, kata telusur berkaitan bersahabat maknanya dengan kata susur yang pertama, yang berarti tepi. Jadi, makna kata menelusuri jalan adalah berjalan di bab tepi jalan, tidak di tengah. Kegiatan jalan santai, tidak sempurna memakai kata menelusuri, mungkin yang lebih sempurna yaitu kata melalui. Begitu pula dengan kata menyusuri, tidak pas untuk dipakai dalam kalimat: jalan santai menyusuri jalanan kota. 

Selanjutnya, ditinjau dari akar maknanya telusur dan kata susur merupakan kata yang berhugungan. Hubungan keduanya sama dengan kekerabatan antara kata telunjuk dan tunjuk. Dalam kaidah bahasa Jawa ada istilah seselan, Imbuhan yang masuk sehabis suku kata pertama.

Mungkin (sekali lagi mungkin, aku tidak pernah membaca referensinya) kata susur dan telusur berasal dari bahasa Jawa yang diserap secara terpisah tetapi mempunyai makna yang sama.

Demikian klarifikasi singkat mengenai arti kata susur, telusur, menyusuri, dan menelusuri. Salam Pustamun! Terus berkata!