banner 728x250

Perbandingan Ssd Dan Hardisk (Hdd) Selaku Media Penyimpanan

  • Share
banner 468x60
Membandingkan Media Penyimpanan SSD dan Hardisk (HDD) yaitu ilmu yang perlu sahabat pahami. Karena dengan ilmu ini teman akan dapat citra kelebihan dan kekurangan dari masing-masing perangkat tersebut.
SSD ialah abreviasi dari Solid State Drive atau Solid State Disk, merupakan media penyimpanan perangkat elektronik yang berisikan rangkaian IC sebagai memory, bisa digunakan untuk menyimpan data atau berita. SSD mampu dipakai sebagai Media internal untuk Sistem Operasi, Data, Programming, Entertaiment dan lain-lain baik itu dipasang pada Laptop, Notebook atau PC (Personal Computer).

Sehubungan dengan harga yang relatif lebih mahal dibandingkan dengan Hardisk, maka penggunaan SSD masih terbatas pada perangkat-perangkat dengan harga menengah keatas. Saat artikel ini dibuat kisaran harga SSD baru mulai dari kapasitas 120 giga sampai dengan 500 giga diantara 1,3 jt hingga dengan 2 jt an. 
Tentu saja kualitas sesuai dengan harga, berikut perbandingan yang akan membuat sobat tercengang :

1. Waktu Akses (Access Times)

SSD memperlihatkan secara virtual hampir tidak memiliki waktu jalan masuk karena saking cepatnya, dimana SSD hanya memerlukan waktu 0,1 ms (milliseconds) sedangkan Hardisk (HDD) 5.5 sampai dengan 8.0 ms.

2. Perfomansi I/O Acak (Random I/O Performance)

SSD paling sedikit melaksanakan 6000 io/s sedangkan Hardisk cuma meraih 400 io/s. Dengan demikian SSD setidaknya lebih singkat 15 kali dari Hardisk. Saat tekno-g melaksanakan ujicoba memakai SSD dijumpai Laptop yang menggunakan SSD bisa melakukan booting (proses membangkitkan) cuma memerlukan waktu 5 sampai dengan 10 detik sebaliknya jika menggunakan hardisk membutuhkan setidaknya 15 hingga dengan 20 detik.

3. Kehandalan dan Daya Tahan (Reliability)

SSD mempunyai ratio kegagalan kurang dari 0.5% sedangkan Hardisk ratio kegagalannya berfluktuasi antara 2 – 5%.  Dari segi desain SSD sungguh kompak tidak ada unsur yang bergerak sehingga bila terkena getaran, jatuh atau terkena panas akan sungguh tahan, ketimbang HDD yang justru sungguh rentan dengan getaran terlebih jatuh.
SSD diperkirakan mampu tahan menyimpan data hingga dengan 200 tahun sedangkan hardisk

4. Penghematan Energi (Energy Savings)

SSD cuma memerlukan 2 hingga dengan 5 watt energi listrik sedangkan Hardisk memerlukan 6 hingga dengan 15 watt, bayangkan kalau dipakai pada komputer server yang berisi beberapa hardisk maka akan lebih irit pemakaian listriknya.

5. Harga

SSD relatif lebih mahal harganya, cenderung stabil pada pasar SSD bekas, ini alasannya adalah mutu yang sangat anggun dari SSD. Sedangkan hardisk harganya mampu jatuh meraih seperempat dari harga barunya.

Kesimpulan

Dari perbandingan diatas dapat ditarik kesimpulan bahwa media SSD jauh lebih baik ketimbang Hardisk, namun dari sisi harga masih relatif mahal.
Kaprikornus bila memang membutuhkan spesifikasi yang tinggi untuk mengolah data yang berat contohnya me render file multimedia dan lainnya, maka silahkan gunakan SSD. Namun jika cuma memakai laptop atau komputer hanya untuk kebutuhan tolok ukur mirip office dan kirim email maka gunakan saja Hardisk (HDD)
banner 336x280
Baca juga:  Cara Mencetak Konten Frame Tertentu Di Situs Web Dengan Javascript
banner 120x600
  • Share