Peranan Nilai Dalam Kehidupan Masyarakat

Diposting pada
Peranan Nilai dalam Kehidupan Masyarakat | Nilai memegang peranan penting dalam setiap kehidupan manusia, sebab nilai menjadi orientasi dalam setiap tindakan manusia. Nilai-nilai tersebut menjadi prinsip yang berlaku di suatu masyarakat wacana apa yang baik, benar dan berharga yang seharusnya dimiliki dan dicapai oleh masyarakat. Seorang anak wajib menghargai dan menghormati orang tuanya. Ketika berbicara dengan orang tuanya, anak harus memakai bersikap yang sopan dan tutur kata yang santun. Orang bau tanah juga wajib melindungi dan mencintai anak-anaknya. Pola interaksi orang bau tanah dan anak tersebut apabila dituntun dengan nilai maka akan membuat contoh interaksi yang baik dan serasi di keluarga. Fungsi nilai sosial secara luas yaitu memperlihatkan ketentraman kepada seluruh anggota masyarakat biar sanggup bertingkah laris sesuai dengan yang hukum yang diyakini oleh masyarakat guna mencapai tujuan bersama di masyarakat. Adapun fungsi nilai sosial secara keseluruhan yakni sebagai berikut:

Ilustrasi : iphincow.com
a Nilai sebagai aliran berprilaku
Nilai sebagai aliran berfungsi memperlihatkan isyarat kepada individu atau masyarakat untuk berprilaku sebagaimana yang diinginkan. Nilai menjadi landasan dan motivasi dalam setiap langkah dan perbuatan manusia.
b Nilai sebagai kontrol sosial
Nilai sebagai alat kontrol sosial yang berfungsi untuk memperlihatkan batasan-batasan kepada insan untuk bertingkah laku. Prilaku insan di luar nilai akan mengakibatkan jatuhnya hukuman atau perasaan bersalah.

c Nilai sebagai pelindung sosial
Nilai sebagai alat pelindung sosial memperlihatkan dukungan dan memperlihatkan rasa kondusif kepada manusia, dengan berprilaku sesuai dengan nilai, insan sanggup melaksanakan tindakan apapun tanpa harus merasa takut.
Apabila nilai-nilai itu lenyap maka kehidupan masyarakat akan tidak beraturan, masing-masing insan akan bertingkah laris menurut kehendak sendiri. Kehilangan nilai sosial di masyarakat sanggup mengakibatkan masyarakat kehilangan identitas dan kehancuran bagi masyarakat itu sendiri. Dalam skup pergaulan kecil antar individu, kehilangan nilai sosial dalam interaksi antar individu sanggup menimbulkan konflik antar individu, yang besar lengan berkuasa akan menindas yang lemah, yang besar akan memperkosa yang kecil.
Hancurnya nilai sosial juga akan mengakibatkan hancurnya sistem sosial di masyarakat. Akibat terjadi penyimpangan-penyimpangan sosial dan masalah-masalah sosial. Contohnya, proses penyesuaian nilai westernisasi yang tidak sesuai dengan nilai yang sebelumnya dianut oleh masyarakat Indonesia ibarat pergaulan bebas yang banyak menimbulkan perilaku-perilaku yang tidak sesuai dengan nilai sosial masyarakat Indonesia.

Sumber rujukan: Elisanti,Tintin Rostini. 2019. Sosiologi 1. Jakarta : Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional