Penulisan Balik | Perbedaan ‘Di Balik’ Dan ‘Dibalik’

Diposting pada
Berikut ini merupakan klarifikasi mengenai: Penulisan Balik | Perbedaan ‘di balik’ dan ‘dibalik’
Bagaimanakah penulisan yang benar? ‘dibalik’ atau ‘di balik’. Dengan spasi antara kata ‘di’ dan ‘balik’ ataukah digabung ‘dibalik’. Keduanya dapat sama benarnya dapat sama salahnya. Bergantung pada konteks penulisan dalam kalimat dan bentuk /di/ yang melekat. Jika /di/ yang menempel pada kata ‘balik’ ialah kata depan, maka harus dipisah. Jika /di/ yang menempel ialah imbuhan, maka harus digabung.
Kata ‘balik’ dalam Kamus bermakna: 1. sisi belakang dari sisi yang terlihat. dan 2. kembali atau pulang.
Untuk lebih jelasnya, berikut ini pola penggunaan kata ‘balik’ yang  dilekati /di/ sebagai imbuhan (di-) dan /di/ sebagai kata depan.

Contoh kalimat:
Dia meletakkan sapu di balik pintu. (a)
Menggoreng tempe harus dibalik semoga tidak gosong. (b)
Dalam kalimat pertama, kata balik merupakan kata kawasan dan di sebagai kata depan. Maka penulisannya harus dipisah. Kedudukan di balik sama dengan di samping. Contoh kalimat: Dia meletakkan sapu di samping pintu. Jadi, penulisan di pada kata tersebut harus dipisah. Tidak boleh digabung.
Dalam kalimat kedua, kata dibalik merupakan kata kerja bukan kata tempat. Bentuk /di/ yang menempel pada kata tersebut merupakan imbuhan yang bermakna: membuat menjadi berbalik. Sehingga harus digabung dibalik.
Contoh kesalahan penulisan kata dibalik banyak dijumpai dalam siaran-siaran televisi. Misalnya salah atu stasiun televisi punya program DIBALIK LAYAR. Kata di pada kalimat tersebut seharusnya merupakan kata depan alasannya balik layar merupakan kata tempat. Seharusnya penulisan yang benar ialah DI BALIK LAYAR.
Memang persoalan penulisan ialah persoalan yang ‘sederhana’ tetapi jikalau kita gembira sebagai bangsa Indonesia juga seharusnya gembira berbahasa Indonesia dengan baik dan benar. Kemudian, jikalau ditelaah lebih lanjut penulisan dapat mengubah makna.
Contoh kalimat:
Kamera dibalik layar.
Kalimat di atas jikalau ditulis gabung ibarat itu, berarti layar membalik kamera alasannya searti dengan kamera dibalik oleh layar. Menjadi kalimat yang tidak masuk nalar bukan?
Begitu pula dikala penulisan di balik yang seharusnya ditulis gabung dibalik. Contoh kalimat: Tolong kasur itu di balik. Sebenarnya yang dimaksud oleh kalimat itu ialah perintah untuk membalik kasur. Sisi yang semula di atas ditukar sehingga bermetamorfosis sisi yang ada di bawah. Tetapi alasannya penulisannya ibarat itu (dipisah) maka muncul pertanyaan: di balik apa?
Demikian klarifikasi perihal kata dibalik dan di balik dari kata dasar balik. Semoga memperlihatkan manfaat.
Pembaca yang budiman, jangan lupa bagikan (share) dan memperlihatkan jawaban melalui komentar ya.

Salam PUSTAMUN!