banner 728x250

Pencapaian Saya Selama 2020

  • Share
banner 468x60
Tahun 2020 yaitu tahun terberat yang kita hadapi. Munculnya dilema kesehatan dan pembatasan sosial yang memiliki pengaruh pada penurunan ekonomi akhir pandemi covid-19 menjadi beberapa penyebabnya. Bersyukurlah bagi yang masih mampu bertahan alasannya tak sedikit orang tumbang alasannya adalah goncangan yang terjadi.
 
Meski tahun 2020 dibenci oleh sebagian besar orang, tak bisa dipungkiri tahun 2020 juga menyimpan banyak cerita baik untuk dikenang. Entah itu akad nikah, dapat job, punya anak, sembuh dari penyakit atau bahkan mendapatkan prestasi tertentu. Setiap orang mungkin memiliki kisah berlainan. Tapi apapun bentuknya, setidaknya sama-sama merupakan suatu pencapaian yang menjadi titik kita dalam melangkah ke depannya.
 Munculnya masalah kesehatan dan pembatasan sosial yang berdampak pada penurunan ekonomi a Pencapaian Saya Selama 2020
Ilustrasi pencapaian (dok. inc. magazine)
Tahun 2021 telah ada di depan mata. Sebelum membuka lembaran gres, melalui goresan pena ini aku ingin menyebarkan perihal beberapa pencapaian yang saya alami sepanjang 2020. Mungkin bukan sesuatu yang besar. Bahkan, mampu jadi adalah hal yang umumbagi orang lain. Namun berkat pencapaian, aku jadi termotivasi untuk menjalani hidup dan berkarya lebih baik lagi pada 2021. Inilah beberapa di antaranya.

1. Berhasil Memasang Adsense di Blog

Berhasil memasang adsense di blog. Yap, itulah pencapaian pertama yang aku raih selama 2020. Sebenarnya sih pada tahun 2019 aku sudah pernah mencoba memasang adsense sebanyak 3 kali (Juni dan Agustus 2019). Namun akibatnya senantiasa ditolak.

Untung saya tak menyerah. Pada 4 Juli 2020 saya kembali menjajal untuk memasang adsense. Sayangnya, lagi-lagi saya menerima penolakan. 

banner 336x280
Berdasarkan catatan di email, saya gres sukses memasang adsense di blog sebulan lalu adalah pada 28 Juli 2020 berkat menerapkan kiat-tips yang aku peroleh di internet. Alhasil, aku pun  sukses memonetisasi blog sehingga mampu memunculkan iklan. Yeay!
 Munculnya masalah kesehatan dan pembatasan sosial yang berdampak pada penurunan ekonomi a Pencapaian Saya Selama 2020
Pesan masuk saat blog aku sukses memasang adsense (dokpri)
Sejak pertama kali adsense saya disetujui, tak terasa sekarang sudah 5 bulan blog saya dipasangkan iklan. Sejak itu saya mulai mencar ilmu perihal seluk-beluk adsense, khususnya perihal bagaimana memaksimalkan iklan.
 
Untuk menjangkau pembaca lebih banyak, saya juga bersungguh-sungguh membagikan pranala blog ke media sosial langsung dan grup blogger. Selain itu aku juga mulai memperbanyak untuk menulis goresan pena-goresan pena organik. 
 
Dari sisi pendapatan, jujur uang yang masuk aku masih sedikit. Namun mendapatkan kesepakatan adsense untuk blog dari google saja sudah ialah pencapaian tersendiri sepanjang 2020. 

2. Makara Peserta Proyek Saraswati Wikipedia

Setelah sekian lama tidak ikut proyek wikipedia, pada tahun 2020 risikonya aku ikut serta kembali. Kali ini aku terlibat dalam suatu proyek berjulukan Proyek Saraswati. Proyek ini merupakan proyek kolaborasi antara Wikimedia Foundation, Google dan Wikimedia Indonesia yang bertujuan untuk memajukan konten di wikipedia, baik dari segi kualitas ataupun kuantitas.
 Munculnya masalah kesehatan dan pembatasan sosial yang berdampak pada penurunan ekonomi a Pencapaian Saya Selama 2020
Proyek Saraswati Wikipedia Indonesia (dok. wikimedia.org)

Tantangan menulis dalam Proyek Saraswati berlangsung selama 4 bulan dari Maret hingga Juni 2020. Setiap peserta dapat memilih hadiah bulanan berbentukpulsa maksimal sebesar Rp200.000, tas ransel bodypack edisi khusus atau bahkan keduanya. Berhubung ini bukan persaingan, maka tidak ada klasifikasi pemenang. Siapapun yang berhasil menyelesaikan tantangannya maka berhak menerima kado.

 
Bagi akseptor yang ingin menerima hadiah berbentukpulsa optimal sebesar Rp200.000, mampu mengklaimnya dengan cara menuliskan 3 buah postingan kelas awal bertopik bebas. Adapun patokan pada artikel kelas awal adalah artikel tersebut harus mempunyai subjudul sekurang-kurangnya1 buah (selain acuan), ditulis minimal 5.000 bita serta minimal mempunyai 3 referensi.
 
Sementara itu, bagi penerima yang ingin menerima hadiah berupa tas bodypack dapat mengklaimnya dengan cara menuliskan 2 postingan kelas C bertopik bebas. Adapun patokan yang mesti dipenuhi dalam menulis postingan kelas C adalah artikel tersebut mempunyai subjudul minimal sebanyak 3 buah (selain tumpuan), memuat sekurang-kurangnya10.000 bita serta mempunyai sekurang-kurangnya5 referensi. 
Tas ransel bodypack, salah satu kado yang diperebutkan di Proyek Saraswati (dok. wikimedia.org)
Baca juga:  Detail Tugas Komplemen Lain Guru Dan Ekuivalensinya Menurut Permendikbud No 15 Tahun 2018

Hadiah pulsa mampu didapatkan lebih dari sekali sementara kado tas bodypack hanya bisa ditemukan sekali, terbatas bagi terhadap 21 akseptor tercepat yang sukses menyelesaikan tantangan pada bulan tersebut. Makara, jika ada seorang akseptor telah menerima kado berbentuktas bodypack pada bulan Maret, maka ia tidak bisa menerimanya lagi pada bulan April.

 
Dari 4 bulan penyelenggaraan, saya sendiri hanya ikut serta pada bulan terakhir yakni pada Juni 2020. Kebetulan aku juga baru tahu infonya di bulan Juni sehingga aku tidak berpartisipasi pada bulan-bulan sebelumnya. 
 
Dari dua kado yang ditawarkan, aku mengincar keduanya. Maka dari itu, aku menyetorkan 5 buah postingan yang berisikan 3 artikel kelas permulaan dan 2 postingan kelas C. Hampir semua postingan yang saya tulis berhubungan dengan budaya.

Untuk mendapatkan kado pulsa, aku menulis artikel perihal gnawa, suku Subanen dan Ameneh Bahrami. Gnawa adalah serangkaian acara musik dari Maroko, Suku Subanen yaitu suku asli dari Pulau Mindanao, Filipina sedangkan Ameneh Bahrami adalah seorang penyintas korban siraman air keras yang berjuang dalam menemukan keadilan asal Iran.

 Munculnya masalah kesehatan dan pembatasan sosial yang berdampak pada penurunan ekonomi a Pencapaian Saya Selama 2020
Gnawa, salah satu topik yang saya diskusikan di Proyek Saraswati (dok. Innov Gnawa)

Sementara untuk menerima kado tas, aku menuliskan artikel wacana buklog dan nuad thai. Buklog ialah tradisi ucapan syukur dari Filipina. Adapun nuad thai yaitu pijat tradisional khas Thailand. 

Alhamdulillah, sehabis menyetor pranala kelima tulisan tersebut via email dan melaksanakan revisi sesuai yang diminta, aku pun mendapatkan kado yang dijanjikan berbentukpulsa sebesar Rp200.000 dan tas ransel bodypack. 

Mungkin ada yang beranggapan bahwa hadiah yang saya peroleh dari proyek saraswati bukan sesuatu yang istimewa sebab hanya berbentuktas dan pulsa saja.

Meski begitu, saya merasa puas. Saya pun menganggapnya sebagai salah satu pencapaian sebab saya dapat berkontribusi dalam membebaskan pengetahuan sehingga orang Indonesia dapat lebih mudah dalam mengakses gosip dan mendapatkan apresiasi dari wikimedia Indonesia.

3. Memegang Proyek Brand dengan Jumlah Peserta Sebanyak 350 orang

Selama terjun di dunia bloger, aku telah menangani beberapa proyek kampanye sebuah jenama (merk) di media sosial. Pertama kali terjadi pada Februari 2018. Saat itu aku dipercaya untuk menjadi koordinator dari kampanye Hafiz Doll, sebuah mainan edukasi anak.
Dari segi pekerjaan, mengelola sebuah kampanye merk di sosial media bukanlah hal baru. Namun dari sisi jumlah peserta, sejauh ini gres pada tahun 2020 saya diberi peluang untuk menangani proyek merk dengan jumlah peserta terbanyak. Tak lagi puluhan sebagaimana lazimnya , melainkan mencapai ratusan. Setidaknya ada 350 orang yang saya libatkan.
Awal mula proyek ini berjalan yaitu saat seorang senior di kampus saya mengenali bahwa aku berkecimpung di dunia media sosial. Berhubung kantornya sedang melakukan sebuah proyek dan sedang membutuhkan vendor, ia pun menghubungi aku untuk mengajak kolaborasi dalam mengumpulkan peserta.
 
Saat diberi tahu bahwa jumlah akseptor yang diperlukan meraih 400 orang, semula aku ragu. Saya tak eksklusif menjawabnya sebab belum pernah menangani jumlah akseptor sebanyak itu. Namun alasannya adalah aku yakin bahwa aku bisa dan aku menganggapnya sebagai sebuah tantangan, balasannya aku mendapatkan usulan kerja sama tersebut. Terlebih, jumlah nilai transaksi kerja samanya terbilang menggiurkan.
 
Singkat kisah, akad pun terjadi. Dari 400 akseptor yang dibutuhkan, risikonya aku cuma mengorganisir 350 orang saja. 50 orang yang lain diurus oleh orang lain alasannya adalah senior aku ini kadung menelepon orang lain dikala saya belum memperlihatkan tanggapan.
 
Untuk membuat lebih mudah pekerjaan dan sekaligus ‘bagi-bagi rejeki’, saya pun mengajak beberapa sobat saya untuk menjadi koordinatornya. Seorang sahabat jadi koordinator utama mirip saya sedangkan tiga lainnya jadi koordinator penunjang.
 
Proyek sosial media ini berjalan selama Ramadan. Saya enggak mau menyebutkan merknya secara rincian, namun yang pasti produk yang dimaksud yaitu produk yang dapat digunakan dalam menciptakan kuliner. 
 
Setelah berlangsung selama beberapa hari, alhamdulillah, proyeknya berlangsung lancar. Saya pun turut merasa bahagia alasannya salah satu dari 350 orang yang aku dan sobat-sobat saya urus terpilih sebagai salah satu pemenangnya (total ada 5 pemenang). Sebagai pemenang, dia pun berhak mendapatkan uang sebesar Rp1 juta dan berkesempatan untuk zoom bersamaBaim dan Paula. Yeay!
 
Berhasil mengurus proyek dengan jumlah akseptor sebanyak 350 orang memang bukan sebuah akreditasi sebagaimana kita memenangkan suatu persaingan atau menerima penghargaan. Jumlahnya pun mungkin masih kalah banyak dibandingkan orang lain yang lebih terlatih dalam mengorganisir proyek-proyek besar. 
 
Namun adanya kesempatan bagi aku untuk belajar menciptakan kesepakatan, berguru menanggulangi ratusan orang, berguru ‘buka usaha’ hingga peluang menjadi perantara rezeki bagi orang lain membuat aku menyebabkan pengalaman ini sebagai pencapaian tak terlupakan selama 2020. Saya berharap gampang-mudahan tahun 2021 lebih erat sehingga lebih banyak lagi proyek sosial media yang aku tangani.

4. Masuk 10 Besar Wikisosial

Proyek Saraswati bukan satu-satunya proyek wikipedia yang saya ikuti selama 2020. Pada tahun yang sama, saya juga mengikuti Wikisosial yang berlangsung pada 6-30 Juli 2020. Program ini merupakan suatu tantangan menulis biografi perempuan yang terselenggara berkat kolaborasi antara Wikimedia Indonesia dan Perkumpulan Lintas Feminis Jakarta. 
 
Berbeda dengan proyek saraswati yang murni bagi-bagi hadiah bagi penerima yang menyelesaikan tantangan menulis, wikisosial bersifat sosial. Bagi aku ini menawan sebab setiap peserta tak sebatas menambah konten di wikipedia sekaligus mengembangkan ilmu pengetahuan lebih luas kepada masyarakat, namun juga turut berkontribusi dalam kegiatan amal.
 Munculnya masalah kesehatan dan pembatasan sosial yang berdampak pada penurunan ekonomi a Pencapaian Saya Selama 2020
Wikisosial (dok. wikimedia.org)
Baca juga:  5 Mal Di Jakarta Yang Sarat Kenangan Dalam Hidup Gue

Kaprikornus, setiap goresan pena yang disetor akan dikonversikan menjadi donasi sebesar Rp50 ribu. Namun, hal itu berlaku dengan syarat artikel tersebut ditulis sekurang-kurangnya5.000 bita atau 300 kata dan berhasil lolos peninjauan oleh juri. 

 
Itu artinya, jika seorang akseptor menulis 5 postingan dan seluruhnya disetujui, maka dia sama saja dengan berdonasi sebesar Rp250 ribu. Donasi yang terkumpul dari semua peserta nantinya disalurkan kepada Perkumpulan Lintas Feminis Jakarta untuk lalu diberikan terhadap golongan rentan wanita yang terdampak selama pandemi covid-19.

 

Secara keseluruhan, tercatat ada 284 postingan biografi perempuan yang berhasil ditulis selama kala wikisosial. Dari jumlah tersebut, total donasi yang terkumpul meraih Rp14.200.000.

 

Selama mengikuti wikisosial, aku sendiri menulis beragam tokoh dari banyak sekali latar belakang, mulai dari klasifikasi tokoh pencetus, olah raga sampai klasifikasi hiburan. Beberapa di antaranya yakni pencetus antirokok Lisda Sundari, jago farmasi perempuan pertama Inggris adalah Alice Vickery, atlet renang asal Suriah yakni Yusra Mardini bahkan bintang film “Money Heist” Itziar Ituño.
 Munculnya masalah kesehatan dan pembatasan sosial yang berdampak pada penurunan ekonomi a Pencapaian Saya Selama 2020
Itziar Ituno, salah satu biografi perempuan yang aku tulis selama mengikuti Wikisosial (dok. wikipedia)

Total ada 24 buah postingan yang sudah aku tulis. Sayangnya, dari jumlah tersebut cuma 23 saja yang disetujui oleh panitia. Satu postingan yang berjudul “Nara Rakhmatia” ditolak oleh panitia dengan argumentasi tokoh belum patut diulas alasannya kontribusinya belum luas. Dari keseluruhan postingan yang disetujui, aku sama saja dengan berdonasi sebesar Rp1.150.000. 

 
Bagi sebagian orang, jumlah tersebut mungkin sedikit. Namun bagi aku jumlah tersebut ialah sebuah pencapaian yang aku peroleh selama 2020 alasannya adalah saya belum pernah berdonasi sebanyak itu. 
 
Melalui wikisosial, saya menyadari bahwa ternyata kita enggak mesti membayar secara pribadi untuk berdonasi. Lewat sebuah goresan pena, kita juga bisa berbagi kepada mereka yang membutuhkan sembari tetap mengembangkan ilmu pengetahuan lebih luas kepada masyarakat.

 

Baca juga:  Download Acuan Banner Makanan Format Psd Gratis

Usaha saya lalu berbuah kesenangan karena wikimedia Indonesia turut menawarkan apresiasi bagi penerima terpilih. Bagi 10 kontributor dengan jumlah artikel terbanyak selama wikisosial berhak mendapatkan hadiah berupa suatu kaos wikipedia. Alhamdulillah, aku salah satu di antaranya dan tercatat berada di urutan ketiga dengan jumlah postingan terbanyak selama penyelenggaraan wikisosial.

 Munculnya masalah kesehatan dan pembatasan sosial yang berdampak pada penurunan ekonomi a Pencapaian Saya Selama 2020
10 besar wikisosial (dok. wikimedia.org)

5. Menang Lomba Video Europe on Screen 2020 dan Dapat Hadiah dari Kedubes Swiss

Pencapaian selanjutnya yang aku dapatkan selama 2020 yaitu dikala saya terpilih sebagai pemenang kontes video tentang Swiss yang diadakan oleh Europe on Screen (EoS) berkolaborasi dengan Kedutaan Besar Swiss pada bulan November 2020. Atas raihan tersebut, aku menerima kado berupa jam Swatch dan merchandise asli dari Kedutaan Besar Swiss.
 Munculnya masalah kesehatan dan pembatasan sosial yang berdampak pada penurunan ekonomi a Pencapaian Saya Selama 2020
Pengumuman pemenang kontes video perihal Swiss oleh Europe on Screen (dok. @europeonscreen)

Semula aku menerka hadiahnya diantarvia ekspedisi. Namun ternyata tidak. Ternyata hadiahnya dibawakan pribadi oleh pihak Kedutaan Besar Swiss. Suatu kehormatan bagi aku alasannya adalah salah seorang staff kedubes Swiss berkunjung ke rumah aku untuk memberikan hadiahnya secara pribadi.

 
Ulasan “Say Hello to Yellow”, Saat Gadis Kuning dari Kota Pindah ke Desa
 
Iseng-iseng ikutan, alhamdulillah karya saya terpilih. Saya pun bahagia bukan main dikala melihat pengumuman di akun pusbang film yang menyatakan bahwa aku terpilih sebagai salah satu pemenangnya. Lumayan bisa jajan chatime wkwk Pengumuman lebih lengkapnya bisa dilihat Mengulas Makna Puisi “Efata” dalam Film “Sebelum Berangkat”. Saya mencoba lagi karena siapa tahu saya menjadi pemenang lagi.
 
Tak disangka, mungkin karena udah rejekinya juga, alhamdulillah saya terpilih kembali selaku salah satu pemenangnya. Atas raihan ini, aku menjadi pemenang ulasan film Kemdikbud sebanyak dua kali.  
 
Sayangnya, pengumuman cuma diposting via situs web. Poster pengumumannya pun bahkan tidak ada sehingga saya tidak mempunyai dokumentasi lebih lanjut. Info selengkapnya tentang pengumuman mampu dilihat di sini.
 
Soal kado, aku kira jumlah hadiahnya sama dengan sebelumnya. Ternyata malah lebih besar. Saya pun merasa bersyukur karena mampu terpilih di percobaan pertama tanpa mengalami kegagalan sama sekali. Sementara itu, beberapa teman lainnya mesti mencoba berkali-kali apalagi dulu sebelum karenanya mampu terpilih selaku pemenang. Alhamdulillah.
 
Atas capaian tersebut, saya tak menyangka bahwa aku mendapatkan kado dari diri sendiri di selesai tahun. Tanggal 31 Desember pun menjadi penutup tahun yang tepat bagi saya pada 2020.
 Munculnya masalah kesehatan dan pembatasan sosial yang berdampak pada penurunan ekonomi a Pencapaian Saya Selama 2020
Pesan masuk dari admin Pusbang Film di twitter (dokpri)

Sekian tulisan saya di akhir tahun ihwal beberapa pencapaian yang saya dapatkan selama 2020. Saya menuliskan di blog semata untuk menitipkan ingatan semoga saya tidak lupa di lalu hari. Juga, agar aku lebih giat lagi dalam berkarya.

 
Pada akhirnya, pencapaian yaitu sesuatu yang bersifat subjektif. Setiap orang berhak mendefinisikan pencapaiannya masing-masing. 
 
Bagi saya mungkin sebuah pencapaian, namun bagi orang lain tidak. Sebaliknya, bagi orang lain hal tertentu ialah sebuah pencapaian. Namun bagi saya mungkin tidak. 
 
Tak masalah bila definisi wacana pencapaian berlawanan. Yang penting saling mendukung dan tidak memaksakan orang lain untuk mendapatkan pengertian bahwa pencapaian itu terbatas pada model diri sendiri.
 
Apapun definisinya, aku beranggapan bahwa tidak semua pencapaian harus diukur dengan angka. Bagi saya, dikala kita merasa puas dalam melakukan sesuatu dan merasa bahwa kegiatan tersebut memberikan imbas faktual bagi orang lain, terlepas apakah kita menerima sebuah bahan atau tidak, itu juga bisa disebut sebagai pencapaian.

banner 336x280
banner 120x600
  • Share