banner 728x250

Pemeliharaan Perangkat Lunak (Kategori, Model Pemeliharaan Dan Proses Pemeliharaan)

  • Share
banner 468x60

Pengertian Pemeliharaan Perangkat Lunak

Maintenance software atau pemeliharaan perangkat lunak adalah proses memodifikasi tata cara perangkat lunak atau komponen-bagian perangkat lunaknya sehabis penggunaan oleh kosumen atau klien untuk memperbaiki kerusakan, memajukan kinerja, manfaat, atau mutu dan optimalitas untuk menyesuaikan metode perangkat lunak dengan lingkungan yang selalu berubah-ubah. Dari definisi di atas, hal ini menegaskan bahwa proses pemeliharaan perangkat lunak yaitu proses yang sidatnya post-delivery, artinya dijalankan sesudah sistem perangkat lunak dipakai oleh pelanggan ataupun klien.

Maintenance software atau pemeliharaan perangkat lunak adalah proses memodifikasi sistem p Pemeliharaan Perangkat Lunak (Kategori, Model Pemeliharaan dan Proses Pemeliharaan)
Source: www.lynda.com

Aktivitas pemeliharaan sistem ini dimulai sejak sistem perangkat lunak telah diserahkan ke pasaran dan digunakan oleh konsumen atau klien dan meliputi segala acara yang mempertahankan operasional sistem dan kesesuaian tata cara dengan kebutuhan pengguna.

banner 336x280

Menurut Pigoski berpendapat bahwa pemeliharaan perangkat lunak, yaitu suatu acara keseluruhan yang dilaksanakan dalam menyediakan tunjangan yang murah dan efektif kepada sistem perangkat lunak. Aktivitas dapa berbentukpre-delivery dan post-delivery. Aktivitas pre-delivery berbentukpenyusunan rencana untuk operasi post-delivery, supportabilitas dan penentuan logistik. Sedangkan aktivitas post-delivery berupa penyesuaian perangkat lunak, pembinaan dan mengoperasikan help desk.

Kategori Pemeliharaan Perangkat Lunak

Pemeliharaan perangkat lunak terbagi menjadi beberapa klasifikasi menurut Lientz dan Swanson, yaitu pemeliharaan adaptif, korektif dan perfektif. Berikut penjelasan dari ketiga komponen klasifikasi pemeliharaan perangkat lunak :

  1. Pemeliharaan Adaptif meliputi segala pergantian yang dibutuhkan sebagai konsekuensi dari perubahan lingkungan di mana tata cara beroperasi, mirip pergeseran sistem operasi, perangkat keras, DBMS, jaringan komputer ataupun lain sebagainya.
  2. Pemeliharaan Korektif mencakup segala perubahan yang dilaksanakan dalam menghilangkan kerusakan positif ataupun celah pada metode perangkat lunak.
  3. Pemeliharaan Perpektif meliputi segala pergeseran yang berawal dari undangan pengguna.

Kategori pemeliharaan perangkat lunak menurut IEEE terbagi ke dalam empat kategori, adalah selaku berikut :

  1. Pemeliharaan Korektif yakni pergeseran reaktif pada perangkat lunak yang dijalankan sehabis penggunaan perangkat lunak oleh pelanggan dalam memperbaiki kerusakan yang didapatkan.
  2. Pemeliharaan Adaptif adalah pergantian pada perangkat lunak yang dijalankan sesudah penggunaan perangkat lunak oleh klien atau pelanggan biar perangkat lunak tersebut dapat dipakai pada lingkungan yang berubah.
  3. Pemeliharaan perfektif adalah pergeseran pada perangkat lunak yang dijalankan sesudah penggunaan perangkat lunak oleh klien atau pelanggan guna meningkatkan kinerja dan optimalitas perangkat lunak.
  4. Pemeliharaan Emergensi adalah pemeliharaan korektif yang tidak dijadwalkan untuk menjaga operasional tata cara.
Baca juga:  Download Perangkat Pembelajaran K13 Informatika Smp Kelas 7

Permasalahan Pemeliharaan Perangkat Lunak

Pemeliharaan suatu sistem umumnya merupakan kegiatan yang menghasbiskan ongkos. Hal ini dikarenakan menambahkan fungsionalitas metode yang sedang beroperasi jauh lebih mahal dibandingkan dengan menyertakan fungsionalitas metode dikala tahap pengembangan.

Faktor yang membedakan antara pengembangan dengan pemeliharaan yang berakibat pada mahalnya ongkos pemeliharaan yaitu :

  • Stabilitas Sistem, Setelah sistem dipasarkan, lazimnya tim pengembang dibubarkan dan setiap anggota melakukan pekerjaan pada proyek yang baru. Tim yang kemudian bertanggung jawab terhadap pemeliharaan tidak memiliki pemahaman yang menyeluruh perihal peragkat lunak yang bersangkutan sehingga butuh waktu dan perjuangan pemanis dalam mengerti perangkat lunak tersebut.
  • Tanggung Jawab Kontraktual, Kontrak untuk pemeliharaan perangkat lunak umumnya terpisah dari kesepakatan untuk pengembangan perangkat lunak.
  • Keahlian Staff, Staf pemeliharaan kadang kala kurang terlatih dan tidak terbiasa dengan domain aplikasi. Proses pemeliharaan perangkat lunak acap kali dianggap sebagai proses yang tidak memerlukan skill yang tinggi dibanding dengan pengembangan perangkat lunak yang memerlukan skill yang tinggi, hal ini mengakibatkan staff bab pemeliharaan seeringkali yakni staff dengan level ingusan.
  • Usia dan Struktur Program, seiring dengan usia program, struktur dari acara juga ikut berubah sehingga semakin sukar untuk dikenali dan diubah. Beberapa bagian perangkat lunak tidak dikembangkan dengan teknik RPL modern, sehingga tidak pernah diatur dengan baik dan kemungkinan dokumentasi sistem mampu saja hilang atau inkosisten sehingga sukar untuk diketahui.

Model Pemeliharaan Perangkat Lunak

Quick-Fix Model

Maintenance software atau pemeliharaan perangkat lunak adalah proses memodifikasi sistem p Pemeliharaan Perangkat Lunak (Kategori, Model Pemeliharaan dan Proses Pemeliharaan)

Pendekatan tipikal guna pemeliharaan perangkat lunak adalah dengan mengganti aba-aba atau skrip acara terlebih dahulu, lalu membuat pergeseran yang diharapkan pada dokumentasi program. Melalui pendekatan ini disebut pendekatan quick-fix versi. Idealnya sesudah skrip diubah, maka dokumentasi terkait perancangan, kebutuhan, analisis, pengujian dan hal-hal lain yang terkait dengan perangkat lunak tersebut mesti diubah juga dengan menyesuaikan dedngan pergeseran pada skrip program. Akan tetapi realitanya di lapangan menunjukkan bahwa perubahan pada skrip program kadang tidak didokumentasikan disebabkan oleh waktu dan biaya sehingga tim pemelihara tidak sempat untuk mengganti dokumentasi acara.

Baca juga:  Sekilas Ihwal Steganografi Dan Metodenya

Iterative-Enhacement Model

Maintenance software atau pemeliharaan perangkat lunak adalah proses memodifikasi sistem p Pemeliharaan Perangkat Lunak (Kategori, Model Pemeliharaan dan Proses Pemeliharaan)

Model siklus hidup evolutionary menawarkan pendekatan alternatif guna pemeliharaan perangkat lunak. Model ini menyaakan bahwa keperluan tata cara tidak dapat dikumpulkan dan dipahami pada tahap awal, sehingga tata cara dibangun dengan memperbaiki keperluan dari rancangan bangunan sistem sebelumnya menurut timbal balik dari pengguna. Kelebihan dari mode ini ialah dokumentasi dari metode senantiasa berubah seiring dengan pergantian pada skrip program.

Full-Reuse Model 

Maintenance software atau pemeliharaan perangkat lunak adalah proses memodifikasi sistem p Pemeliharaan Perangkat Lunak (Kategori, Model Pemeliharaan dan Proses Pemeliharaan)

Model ini memandang pemeliharaan selaku sebuah masalah dari pengembangan perangkat lunak berorientasi guna ulang atau daur ulang. Full-reuse diawali dengan analisis keperluan, desain, arahan dan pengujian dari sisem versi sebelumnya yang telah ada. Model ini mendukung evolusi tata cara untuk mempermudah penyesuaian kedepannya. Model Full-reuse cocok untuk dipakai pada pengembangan tata cara-tata cara yang berkaitan. Model ini mengumpulkan unsur-unsur yag reusable pada level abstraksi yang berbeda-beda dan menyebabkan pengembangan metode ke depannya menjadi lebih ekonomis.

Proses Pemeliharaan Perangkat Lunak

Ada beberapa model proses pemeliharaan perangkat lunak. Model-versi ini mengorganisasikan pemeliharaan perangkat lunak menjadi serangkaian aktivitas terkait dan memilih urutan dari masing-masing acara. 

Proses Pemeliharaan Versi IEEE-12 19

Standar IEE mengorganisasikan proses pemeliharaan menjadi tujuh tahap Pada tiap tahap, tolok ukur IEE memutuskan input dan output pada tiap tahap, mengelompokan dan mengkaitkan kegiatan-acara, mendukung proses-proses , kontrol dan sekumpulan metrik.

  1. Identifikasi, klasifikasi dan penentuan prioritas modifikasi. Pada tahap ini, seruan  pergantian yang diajukan oleh konsumen, pengguna, programmer atau manajer ditetapkan sebagai kategori pemeliharaan dan memutuskan prioritas. Tahap ini juga mencakup acara dalam memilih apakah undangan tersebut disetujui atau tidak dan menetapkan ke dalam jadwal pengimplimentasiannya.
  2. Analisis. Pada tahap ini mencakup penyusunan rencana awal untuk perancangan, implimentasi, pengujian dan pemasaran. Tahap ini berisikan dua level, analisis feasibilitas yang menentukan solusi alternatif beserta efek dan biaya penyelesaian tersebut dan juga analisis rincian yang menentukan keperluan untuk memodifikasi, strategi pengujian dan membangun rencana pengimplimentasian.
  3. Perancangan. Modifikasi metode dirancang pada tahap ini. Kegiatan ini memakai keseluruhan dokumentasi tata cara dan proyek, basidata dan perangkat lunak yang ada, dan output dari tajap analisis. Kegiatan ini meliputi identifikasi modul yang terpengaruh, modifikasi dokumentasi modul perangkat lunak, pembangunan kasus uji untuk desain yang gres dan identifikasi pengujian regresi.
  4. Implementasi. Tahap ini mencakup kegiatan coding dan unit testing, integrasi modul yang sudah dimodifikasi, integration dan regression testing, analisis resiko, dan kajian. Tahap ini juga meliputi kajian kesiapan pengujian untuk memutuskan kesiapan untuk pengujian tata cara dan regresi
  5. Regression/system testing. Pada tahap ini keseluruhan tata cara diuji untuk memutuskan kesesuaian dengan kebutuhan permulaan dan juga modifikasi kebutuhan tersebut. Selain pengujian fungsional dan antarmuka, tahap ini juga mencakup pengujian regresi untuk memvalidasi tidak ada kerusakan gres yang timbul
  6. Acceptance testing. Pengujian ini fokus pada metode yang telahterintegrasi sepenuhnya dan melibatkan pengguna, pelanggan, atau pihak ketiga yang dirancang oleh konsumen. Pengujian ini meliputi pengujian fungsional, interoperabilitas, dan regresi
  7. Delivery. Pada tahap ini, metode dirilis untuk diinstal dan dioperasikan. Aktivitas ini meliputi pemberitahuan terhadap pengguna, melaksanakan instalasi dan training, serta menyiapkan backup dari perangkat lunak versi sebelumnya
banner 336x280
banner 120x600
  • Share