banner 728x250

Materi Mpls: Cara Belajar Efektif

  • Share
banner 468x60

Belajar yang efektif yaitu proses belajar mengajar yang sukses guna, dan proses pembelajaran itu bisa memperlihatkan pemahaman, kecerdasan, ketekunan, peluang dan mutu / mutu yang lebih baik serta mampu menunjukkan pergantian perilaku dan dapat diaplikasikan atau dipraktekkan dalam kehidupan sehari-hari sehingga hasil dari pembelajaran itu akan dapat menciptakan sumber daya manusia yang unggul.

Dan untuk mencapai mencar ilmu yang efektif pastinya dalam proses belajarnya mesti dikerjakan dengan baik dan benar. Berikut ini ialah tips-tips berguru yang baik dan benar :

banner 336x280

1. Belajar Kelompok

Belajar golongan mampu menjadi acara berguru menjadi lebih mengasyikkan karena ditemani oleh sobat dan berada di rumah sendiri sehingga dapat lebih kalem. Namun semestinya tetap didampingi oleh orang remaja seperti abang, paman, bibi atau orang bau tanah biar berguru tidak berkembang menjadi bermain. Belajar golongan ada baiknya mengajak sobat yang pintar dan bersungguh-sungguh mencar ilmu semoga yang tidak cerdik jadi ketularan berakal. Dalam mencar ilmu golongan kegiatannya ialah membicarakan pelajaran yang belum dipahami oleh semua atau sebagian kelompok belajar baik yang telah dijelaskan guru maupun belum dijelaskan guru.

2. Rajin Membuat Catatan Intisari Pelajaran

Bagian-bagian penting dari pelajaran seharusnya dibentuk catatan di kertas atau buku kecil yang mampu dibawa kemana-mana sehingga dapat dibaca di mana pun kita berada. Namun catatan tersebut jangan dijadikan media menjiplak sebab dapat merugikan kita sendiri.

3. Membuat Perencanaan Yang Baik

Untuk mencapai suatu tujuan lazimnya diiringi oleh rencana yang bagus. Oleh karena itu ada baiknya kita membuat planning berguru dan planning pencapaian nilai untuk mengenali apakah aktivitas mencar ilmu yang kita lakukan sudah maksimal atau perlu ditingkatkan. Sesuaikan target pencapaian dengan kesanggupan yang kita miliki. Buat planning belajar yang diprioritaskan pada mata pelajaran yang lemah. Buatlah jadwal belajar yang bagus.

4. Disiplin Dalam Belajar

Apabila kita telah membuat jadwal berguru maka harus dilaksanakan dengan baik. Contohnya seperti mencar ilmu sempurna waktu dan serius tidak sambil main-main dengan fokus penuh. Jika waktu makan, mandi, ibadah, dan sebagainya telah tiba maka jangan ditangguhkan -tunda lagi. Lanjutkan belajar sehabis melakukan aktivitas tersebut jika waktu mencar ilmu belum usai. Bermain dengan sahabat atau game dapat merusak konsentrasi berguru. Sebaiknya kegiatan bermain juga direncanakan dengan waktu yang cukup panjang namun tidak melelahkan bila dilakukan sebelum waktu belajar. Jika bermain video game sebaiknya pilih game yang mendidik dan tidak menimbulkan rasa penasaran yang tinggi ataupun rasa kekesalan yang tinggi jikalau kalah.

5. Menjadi Aktif Bertanya dan Ditanya

Jika ada hal yang belum terperinci, maka tanyakan kepada guru, sahabat atau orang bau tanah. Jika kita mengajukan pertanyaan umumnya kita akan ingat jawabannya. Jika bertanya, bertanyalah secukupnya dan jangan bersifat menguji orang yang kita tanya. Tawarkanlah pada teman untuk mengajukan pertanyaan terhadap kita hal-hal yang belum beliau ketahui. Semakin banyak ditanya maka kita mampu makin ingat dengan tanggapan dan apabila kita juga tidak tahu balasan yang benar, maka kita mampu membahasnya bersama-sama dengan sahabat.

Baca juga:  Dongeng Meme Si Kucing Kecil

6. Belajar Dengan Serius dan Tekun

Ketika belajar di kelas dengarkan dan catat apa yang guru jelaskan. Catat yang penting alasannya adalah bisa saja hal tersebut tidak ada di buku dan nanti akan keluar dikala ulangan atau cobaan. Ketika waktu luang baca kembali catatan yang sudah dibuat tadi dan hapalkan sambil diketahui. Jika kita telah merasa mantap dengan sebuah pelajaran maka ujilah diri sendiri dengan soal-soal. Setelah soal dikerjakan periksa jawaban dengan kunci jawaban. Pelajari kembali soal-soal yang salah dijawab.

7. Hindari Belajar Berlebihan

Jika waktu ujian atau ulangan telah dekat lazimnya kita akan panik kalau belum siap. Jalan pintas yang sering dilaksanakan oleh pelajar yang belum siap adalah dengan berguru hingga larut malam / begadang atau menciptakan contekan. Sebaiknya saat akan ujian tetap tidur tepat waktu sebab jikalau bergadang semalaman akan membawa dampak yang buruk bagi kesehatan, khususnya bagi bawah umur.

8. Jujur Dalam Mengerjakan Ulangan dan Ujian

Hindari menyontek ketika sedang menjalankan soal ulangan atau ujian. Mencontek dapat menciptakan sifat kita curang dan pembohong. Kebohongan bagaimanapun juga tidak dapat ditutup-tutupi terus-menerus dan condong untuk melakukan kebohongan selanjutnya untuk menutupi kebohongan berikutnya. Anggaplah dengan nyontek pasti akan ketahuan guru dan mempunyai masa depan sebagai penjahat jika kita melaksanakan kecurangan.

9. Jadilah Seorang Pemimpin. Latihlah rasa tanggung jawabmu.

Apabila guru meminta bantuanmu untuk melakukan sesuatu contohnya membersihkan kelas, jangan ragu untuk mendapatkannya. Ajak beberapa sobat kelas dan pimpin mereka untuk membersihkan kelas bantu-membantu.

10. Mendengarkan Penjelasan Guru Dengan Baik.

Jawablah setiap pertanyaan yang diajukan oleh guru kalau kamu mengetahui jawabannya. Jangan menunggu guru untuk memanggil kau untuk menjawab pertanyaan.

11. Jangan Malu Untuk Bertanya.

Selalu usikan pertanyaan kepada guru bila tidak mengetahui perihal sesuatu hal.

12. Kerjakan PR

Kerjakan PR dengan baik, jangan selalu mencari argumentasi untuk tidak mengerjakannya. Jangan malas melaksanakan PR dengan argumentasi lupa atau menangguhkan -nunda mengerjakannya. Enak kan bila kita cepat menjalankan PR, jadi masih punya banyak waktu untuk bermain dan nonton TV deh!

13. Selalu Mengulang Pelajaran yang Sudah diajarkan

Setiap pulang dari sekolah, selalu mengulang pelajaran yang tadi diajarkan. Nanti di saat ada ulangan jadi tidak banyak yang harus dipelajari! Asyik!

14. Cukup Istirahat, Makan Dan Bermain

Semuanya dilaksanakan secara berimbang. Setelah pulang sekolah, kita sering ingin cepat-cepat bermain dan melalaikan segala hal penting yang lain, misalnya makan dan istirahat. Padahal sesudah sepanjang hari di sekolah, tak terasa badan kita membutuhkan masukan energi komplemen yang mampu didapatkan dari istirahat dan kuliner yang kita makan. Oleh jadinya kita mesti dapat membagi waktu untuk makan, istirahat dan bermain. Kalau semuanya dikerjakan dengan baik, tubuh jadi segar setiap hari! Kaprikornus tidak sering mengantuk di kelas!

Baca juga:  Source Code Aplikasi Android Spesifikasi Hp Dengan List View Onclick

15. Banyak Berlatih Pelajaran Yang Kurang Disukai

Apabila kamu tidak menyenangi sebuah mata pelajaran, misalnya matematika, maka banyak-banyaklah berlatih, mengikuti kursus atau mencar ilmu berkelompok dengan sahabat. Sehabis berguru mampu bermain dan memperbesar sobat gres di kawasan kursus. Selain itu, siapa tahu dari kurang menyukai matematika, kalian malahan menyukainya.

16. Ikutilah Kegiatan Ektrakurikuler Yang Kamu Senangi

Cari tahu aktivitas apa yang sesuai dan kau suka. Contohnya jika kalian suka pelajaran tae kwon do, cobalah untuk mengikuti kursus dari aktivitas tersebut, sehingga selain belajar pelajaran-pelajaran yang diajarkan di sekolah, kalian juga dapat menerima pelajaran suplemen di luar sekolah.

17. Cari Seorang Pembimbing Yang Baik

Orangtua ialah pembimbing yang terbaik selain guru. Apabila ada yang kurang jelas dari keterangan guru di sekolah, kalian mampu menanyakan hal tersebut kepada orang renta. Selain itu, kalian juga dapat belajar dari teman yang berprestasi.

18. Jangan Suka Mencontek Teman

Kalau menjiplak, kau mampu ndeso alasannya adalah tidak berpikir sendiri. Lagipula belum tentu, teman yang kau contek itu menjawab pertanyaan dengan benar. Belum lagi jikalau tertangkap tangan guru dan teman lain, aib kan? Kalau kamu bersungguh-sungguh mencar ilmu, niscaya bisa menjawab semua pertanyaan dengan benar sehingga ulangan mampu nilai baik.

19. Niat Dengan Sungguh-Sungguh

Kalau mencar ilmu tidak betul-betul ataupun tidak niat, yang ada malah asumsi kita melayang kemana-mana. Entah itu tentang masakan, games, lawan jenis, dll. Oleh sebab itu, belajar yang baik dimulai dengan niat yang benar-benar.

20. Lokasi dan Situasi Yang Kondusif

Jikalau kita belajar, tidak mungkin jika kita kerjakan di tengah jalan raya? Ataupun ketika kita sedang makan. Cara yang paling efektif untuk mencar ilmu adalah mencari kawasan yang nyaman dan tidak terlalu banyak gangguan agar kita bisa lebih konsentrasi.

21. Hindari Sikap Tidak Jujur

Sekarang ini banyak siswa menciptakan catatan untuk menjiplak dikala ada ulangan atau ujian. Dengan belajar dengan acara yang teratur seorang murid akan senantiasa siap kalau ada ulangan dadakan dan tidak perlu mencontoh.

22. Metode Imitasi

Proses belajar bisa berlangsung dengan tepat melalui tata cara palsu atau meniru. Metode ini di realisasikan dikala seorang menggandakan orang lain atau gurunya, metode ini sering di gunakan anak kecil untuk melafal kata bahasa dari orang tuanya, Begitu juga kalau beliau meniru banyak sekali sikap,budpekerti dan tradisi

23. Trial and Error

Manusia juga belajar dari eksperimen pribadi.beliau akan berupaya secara mandiri untuk memecahkan masalah yang di hadapi.kadang kala berulang kali beliau melaksanakan kesalahan dalam memecahkan persoalan, tetapi dia juga berulang kali mencoba untuk melakuakan kembali. Sampai pada balasannya beliau mampu untuk menyelesaikan persoalan dengan benar.

24. Conditioning

Manusia mampu mencar ilmu dengan pengkondisian. Seseorang di katakan belajar dengan pengkondisian jikalau ada stimulun dari indrawi yang merangsangnya. Ketika itulah seseorang menyikapi stimulus tersebut. Tanggapan yang ia berikan adalah suatu tanggapanyang juga di barengkan dengan stimulus netral. Kemudian respon menyertai stimulus netral itu akan di ulang berulang kali.

Baca juga:  Perintah Dasar Terminal Linux

Setelah di lakukan pengulangan berulang kali, kita akan menjumpai bahwa stimulus netrsl mampu memberikan respon dengan sendirinya sekalipun stimulus indrawi sudah tidak ada lagi.contoh klasi yang dikerjakan psikolog Rusia Ivan pavlov dalam experimennya yang cukup masyur. Dia membunyikan lonceng (stimulus netral) pada waktu dia menaruh sedikit kuliner di mulut anjing (indrawi).lazimnya , jikalau masakan itu di letakkan di deapn lisan anjing maka anjing tersebut akan meneteskan air liur (respon).dengan demikian air liur serempak dengan suara lonceng.

Ketika hal ini di ulangi beberapa kali, maka peneliti mencoba untuk membunyikan lonceng tanpa meletakkan masakan pada mulut anjing tersebut. Maka balasannya anjing tersebut tetap meneteskan air liur ketika dia mendengar bunyi lonceng, sebuah respon baru yang belum pernah dialami oleh anjing. Sekarang anjing tersebut menanggapi bunyi lonceng dengan meneteskan air liurnya.padahal sebelum di lakukan eksperimen anjing tersebut tidak meneteskan air liur kalau hanya mendengar bunyi lonceng.

25. Metode Berpikir

Proses belajar juga bisa berlangsung tepat dengan melalui tata cara berpikir, dengan sistem ini seseorang kerap kali bisa menuntaskan problem hidupnya, dia akan memilki kesamaan dan apa saja yang tidak memiliki kemiripan. Dengan demikian dia akan mampu menawan kesimpulan, dengan pilihan tersebut. Maka pada kuncinya berilah bawah umur kita pertanyaan yang berdasarkan dia mudah, dengan demikian anak tersebut akan selalu berguru dan berpikir.

26. Mulailah Dari yang “Kecil”

Mulailah mencar ilmu dari topik yang paling anda kuasai / gampang. Setelah itu barulah dilanjutkan dengan topik yang lebih “menantang”. Hal ini dimaksudkan biar kita tidak pribadi down dan putus asa kalau menjalankan soal-soal sukar terlebih dahulu.

27. Sering-seringlah “Practice”

Latihan dan latihan itulah kunci untuk mahir dalam suatu mata pelajaran. Semakin banyak anda melaksanakan dan mengerti soal makin sudah biasa pula anda dalam mengerjakannya.

28. Fokus

Ketika belajar, kita dituntut untuk serius. Jangan setengah hati. Karena fikiran kita tidak dapat melakukan / memikirkan beberapa acara / hal dalam satu waktu.

29. Mohon Bimbingan-NYA

Jangan lupa banyak-banyak berdoa. Karena selain dari nilai religi-nya, hal tersebut dapat membuat kita lebih fokus dikala mencar ilmu dan dapat menciptakan pikiran kita lebih hening.

30. Menggunakan Media dan Sumber-Sumber Yang Relevan

Jika kita cuma menggunakan 1 buku selaku bahan persyaratan untuk belajar. Apapun hasil yang kita mampu belum pasti maksimal. Untuk itulah, cobalah untuk mencari-cari hal yang terkait kita pelajari dengan memakai Sumber dan Media yang telah ada. Kita bisa mencarinya dengan menggunakan Internet, Koran, Buku lain, Majalah, dan lain-lain. Tentu kita juga tak inginilmu yang kita mampu cuma segitu saja sebab cuma memiliki 1 buku atau sumber yang tidak lengkap. Untuk itulah, Sumber dan Media hanyalah sebagai aksesori dalam berguru yang baik dan benar.

banner 336x280
banner 120x600
  • Share