banner 728x250

Luncurkan Kampanye Jalan Hijau, Bptj Ajak Masyarakat Untuk UmumBerjalan Kaki

  • Share
banner 468x60

Sudah jalan kaki berapa langkahkah hari ini?
Kalau masih sedikit, yuk perbanyak lagi! Kenapa? Soalnya jalan kaki itu mempunyai banyak sekali manfaat yang amat sayang untuk dilewatkan begitu saja.
Dengan berlangsung kaki, seseorang bisa terhindar aneka macam penyakit seperti varises dan diabetes. Dengan berjalan kaki pula, seseorang bisa menurunkan berat badannya sekaligus selaku fasilitas untuk memperlancar pencernaan.
Berjalan kaki, aktivitas murah semarak dengan segudang faedah (dok. Taumy)
Studi American Cancer Society bahkan menyebut bahwa perempuan yang berjalan kaki selama tujuh jam atau lebih dalam seminggu memiliki risiko kanker payudara 14 persen lebih rendah daripada wanita yang jarang melakukannya. Bagi yang ingin menurunkan berat badan, jalan kaki mampu pula menjadi solusinya.
Dari faktor psikologis, jalan kaki juga memperlihatkan keuntungannya tersendiri. Sebuah observasi di Journal of Experimental Psychology, Learning, Memory and Cognition  American Cancer Society menyatakan bahwa berjalan kaki mengakibatkan kreativitas seseorang. Jalan kaki selama 30 menit bahkan dapat menciptakan situasi hati seseorang jadi lebih rileks karena setara dengan makan 3 buah dark chocholate.
Efeknya enggak sampai di sini saja. Hebatnya lagi, dengan berjalan kaki, kita juga mampu berkontribusi dalam menyelamatkan bumi di tengah-tengah berlangsungnya pemanasan global!
Kok bisa? Tentu saja. Hal itu mampu terwujud kalau kita membiasakan diri untuk beralih dari kendaraan langsung ke angkutan umum serta berjalan kaki. Dengan begitu, jumlah BBM dan polusi yang keluar menjadi menyusut sehingga mampu meminimalkan imbas dari terjadinya pemanasan global.  Kalau satu atau dua orang yang melakukannya mungkin enggak begitu terasa. Tapi bisa bayangin enggak apa kesudahannya bila siapa pun terutama di Indonesia membiasakannya? Tentu dampak yang lebih besar akan kian dapat kita rasakan.
Jalan kaki turut berkontribusi dalam mempertahankan lingkungan sebab meminimalisir pemakaian BBM dan kadar polusi
Baca juga:  Jikalau Aksara Latin Yakni Insan

Berjalan kaki yaitu cara termudah dan paling murah yang bisa kita lakukan untuk memberikan manfaat untuk diri sendiri dan lingkungan. Namun saya merasa murung sebab ternyata masih banyak masyarakat yang belum sadar akan hal ini. Alih-alih menggunakan kendaraan umum dan berlangsung kaki untuk menjaga lingkungan, masih banyak di antara mereka yang menggunakan kendaraan langsung bahkan untuk meraih ke lokasi yang bersahabat sekali pun!

BPTJ Luncurkan Kampanye Jalan Hijau

Masih magernya penduduk untuk meminimalkan pemakaian kendaran eksklusif membuat info lingkungan ini menerima sorotan dari berbagai pihak pemerintah. Salah satunya yakni Badan Pengelola Transportasi Jakarta. 
Sebagai otoritas yang memegang peranan penting dalam rantai industri transportasi di Jakarta, BPTJ kemudian melakukan suatu terobosan dengan meluncurkan program Jalan Hijau. Jalan Hijau sendiri ialah suatu kampanye yang bermaksud untuk mendorong terjadinya sebanyak mungkin pergantian sikap penduduk untuk berpindah dari kendaraan (bermotor) langsung ke transportasi umum massal dan berlangsung kaki.
Suasana kampanye Jalan Hijau di Stasiun Juanda (21/8) (dokpri)
Taruna dari STTD menolong seorang pejalan kaki dalam mengisi survey di Kampanye Jalan Hijau di Stasiun Juanda (21/8) (dokpri)
Kampanye ini berjalan selama 4 hari yaitu dari 19-22 Agustus 2019 pada pagi hari di sejumlah titik di Jakarta, Depok dan Bekasi. Salah satunya yakni di Stasiun Juanda.

Menariknya, ternyata Kampanye Jalan Hijau tak cuma melibatkan BPTJ saja melainkan para taruna dan taruni dari Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD). Dalam kampanye tersebut mereka turun ke jalan memberikan pesan-pesan apresiasi lewat spanduk kepada masyarakat yanng sudah melaksanakan kegiatan berlangsung kaki dan memakai transportasi biasa ketika berpergian. Isi pesannya inovatif banget alasannya adalah menampilkan pesan ala generasi milenial. Misalnya mirip “Daripada jalan sama mantan lebih baik jalan sama kaki.”
Taruna dari STTD turut berpartisipasi dalam kampanye Jalan Hijau dengan menyebarkan pesan-pesan mempesona. (dokpri)
Asyiknya, di Kampanye Jalan Hijau kita juga mampu dapet hadiah lho! Caranya pun gampang. Cukup dengan mengisi survey secara online terkait evaluasi kita ihwal transportasi di Jakarta, maka kita pun telah bisa mendapatkan tumbler unch yang disediakan.
Tak ketinggalan, aku pun turut berpartisipasi. Kebetulan ketika aku pergi ke Stasiun Juanda pada 21 Agustus 2019, saya ikut melihat kampanye tersebut. Iseng-iseng isi survey, yeay akibatnya mampu hadiah! Lumayan buat di rumah.
Yeay! Dapat tumbler lucu sesudah isi survey di Kampanye Jalan Hijau! (dokpri)
Sebagai masyarakat, saya turut mendukung dari pelaksanaan Kampanye Jalan Hijau. Semoga kampanye semacam ini terus diadakan tiap tahu dan mampu menjadi pandangan baru bagi Badan Pengelola Transportasi di masing-masing kawasan untuk menyelenggarakan acara serupa.
banner 336x280
banner 120x600
  • Share