banner 728x250

Klarifikasi Lima Pengalaman Berguru Pokok, Memperhatikan, Menanya, Menghimpun Berita, Mengasosiasi, Dan Mengkomunikasikan

  • Share
banner 468x60

Kurikulum 2013 menyebarkan dua modus proses pembelajaran yaitu proses pembelajaran eksklusif dan proses pembelajaran tidak pribadi. Proses pembelajaran eksklusif yaitu proses pendidikan di mana peserta asuh mengembangkan pengetahuan, kemampuan berpikir dan keterampilan psikomotorik lewat interaksi eksklusif dengan sumber berguru yang dirancang dalam silabus dan RPP berupa acara-acara pembelajaran. Dalam pembelajaran langsung tersebut penerima latih melaksanakan acara mencar ilmu memperhatikan, menanya, menghimpun isu, mengasosiasi atau menganalisis, dan mengkomunikasikan apa yang sudah ditemukannya dalam kegiatan analisis. Proses pembelajaran pribadi menciptakan pengetahuan dan keahlian pribadi atau yang disebut dengan instructional effect.

Pembelajaran tidak pribadi adalah proses pendidikan yang terjadi selama proses pembelajaran eksklusif tetapi tidak dirancang dalam aktivitas khusus. Pembelajaran tidak langsung berkenaan dengan pengembangan nilai dan sikap. Berbeda dengan wawasan wacana nilai dan sikap yang dijalankan dalam proses pembelajaran pribadi oleh mata pelajaran tertentu, pengembangan perilaku sebagai proses pengembangan watak dan sikap dikerjakan oleh seluruh mata pelajaran dan dalam setiap acara yang terjadi di kelas, sekolah, dan masyarakat. Oleh karena itu, dalam proses pembelajaran Kurikulum 2013, semua acara yang terjadi selama belajar di sekolah dan di luar dalam aktivitas kokurikuler dan ekstrakurikuler terjadi proses pembelajaran untuk mengembangkan watak dan sikap yang terkait dengan sikap.

banner 336x280

Baik pembelajaran pribadi maupun pembelajaran tidak eksklusif terjadi secara terintegrasi dan tidak terpisah. Pembelajaran langsung berkenaan dengan pembelajaran yang menyangkut KD yang dikembangkan dari KI-3 dan KI-4. Keduanya, dikembangkan secara serentak dalam sebuah proses pembelajaran dan menjadi wahana untuk membuatkan KD pada KI-1 dan KI-2. Pembelajaran tidak langsung berkenaan dengan pembelajaran yang menyangkut KD yang dikembangkan dari KI-1 dan KI-2.

Baca juga:  Download Buku Pegangan Pembekalan Narasumber Nasional/ Pelatih Nasional/ Guru Inti

Perlu dikenang, bahwa KD-KD diorganisasikan ke dalam empat KI. 

  • KI-1 berkaitan dengan perilaku diri terhadap Tuhan Yang Maha Esa. 
  • KI-2 berkaitan dengan aksara diri dan sikap sosial. 
  • KI-3 berisi KD ihwal wawasan terhadap bahan asuh, sedangkan 
  • KI-4 berisi KD wacana penyajian pengetahuan. 

KI-1, KI-2, dan KI-4 mesti dikembangkan dan ditumbuhkan lewat proses pembelajaran setiap bahan pokok yang tercantum dalam KI-3, untuk semua matapelajaran. KI-1 dan KI-2 tidak diajarkan pribadi, tetapi indirect teaching pada setiap aktivitas pembelajaran.

Proses pembelajaran terdiri atas lima pengalaman mencar ilmu pokok adalah:
a. memperhatikan;
b. menanya;
c. menghimpun isu;
d. mengasosiasi; dan
e. mengkomunikasikan.

Kelima pembelajaran pokok tersebut mampu dirinci dalam berbagai kegiatan belajar selaku berikut:

A. Mengamati

Kegiatan Belajar: 
Membaca, mendengar, menyimak, menyaksikan (tanpa atau dengan alat)

Kompetensi yang dikembangkan:
Melatih keseriusan, ketelitian, mencari isu

B. Menanya

Kegiatan Belajar:
Mengajukan pertanyaan ihwal gosip yang tidak dipahami dari apa yang diperhatikan atau pertanyaan untuk menerima informasi perhiasan ihwal apa yang diperhatikan (dimulai dari pertanyaan nyata hingga ke pertanyaan yang bersifat hipotetik).

Kompetensi yang dikembangkan: 
Mengembangkan kreativitas, rasa ingin tahu, kemampuan merumuskan pertanyaan untuk membentuk asumsi kritis yang perlu untuk hidup cerdas dan belajar sepanjang hayat

C. Mengumpulkan informasi/ eksperimen

Kegiatan Belajar:

  • melakukan eksperimen
  • membaca sumber lain selain buku teks
  • memperhatikan objek/ insiden/
  • aktivitas
  • wawancara dengan nara sumber

Kompetensi yang dikembangkan:
Mengembangkan sikap teliti, jujur,sopan, menghargai pendapat orang lain, kesanggupan berkomunikasi, menerapkan kesanggupan mengumpulkan informasi melalui aneka macam cara yang dipelajari, berbagi kebiasaan berguru dan berguru sepanjang hayat.

D. Mengasosiasi

Kegiatan Belajar:

  • Mengolah berita yang sudah dikumpulkan baik terbatas dari hasil kegiatan mengumpulkan/eksperimen mau pun hasil dari acara memperhatikan dan kegiatan menghimpun info.
  • Pengolahan gosip yang dikumpulkan dari yang bersifat memperbesar keluasan dan kedalaman hingga terhadap pembuatan berita yang bersifat mencari penyelesaian dari berbagai sumber yang mempunyai usulan yang berlawanan sampai kepada yang berlawanan
Baca juga:  Cara Membuat Ljk Custom Pada Aplikasi Zipgrade

Kompetensi yang dikembangkan:
Mengembangkan perilaku jujur, teliti, disiplin, taat aturan, kerja keras, kesanggupan menerapkan prosedur dan kemampuan berpikir induktif serta deduktif dalam menyimpulkan.

E. Mengkomunikasikan

Kegiatan Belajar: 
Menyampaikan hasil observasi, kesimpulan berdasarkan hasil analisis secara verbal, tertulis, atau media yang lain.

Kompetensi yang dikembangkan: 
Mengembangkan perilaku jujur, teliti, toleransi, kesanggupan berpikir sistematis, mengungkapkan usulan dengan singkat dan terperinci, dan mengembangkan kesanggupan berbahasa yang baik dan benar.

Demikian Penjelasan Lima Pengalaman Belajar Pokok, Mengamati, Menanya, Mengumpulkan Informasi, Mengasosiasi, dan Mengkomunikasikan, biar berfaedah.

Sumber:
LAMPIRAN IV
PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA
NOMOR 81A TAHUN 2013
TENTANG
IMPLEMENTASI KURIKULUM
PEDOMAN UMUM PEMBELAJARAN

banner 336x280
banner 120x600
  • Share