Kaizen Teian – Cara Menciptakan Suggestion System Sebagai Bab Dari Peningkatan Produktivitas

Diposting pada

Kaizen ialah budaya kerja orang Jepang dalam melaksanakan peningkatan terus menerus. Kaizen itu sendiri berasal dari kata Kai mempunyai arti perubahan dan Zen berarti lebih baik. Kaizen ini menggambarkan sebuah filosofi yang memilih bahwa perubahan kecil dan bertahap, dilakukan secara rutin, diterapkan serta dipertahankan dalam jangka waktu lama, menghasilkan laba signifikan bagi sebuah bisnis.

Penerapan Kaizen dalam Toyota meliputi pengertian perbaikan berkesinambungan yang melibatkan seluruh pekerjanya, dari administrasi tingkat atas hingga tingkat bawah. Hal inilah yg dijadikan sebagai teladan wangsit perusahaan lain untuk meningkatkan produktivitas.

Karena tujuan dan manfaat penerapan Kaizen di perusahaan mempunyai laba besar bagi profit. Maka seni administrasi ini dijadikan sebagai salah satu tujuan ketika membuat hoshin kanri. Seperti diketahui bahwa menghilangkan pemborosan (muda) pada proses produksi dengan membuat kegiatan bernilai tambah (Value Added) merupakan tujuan dari penerapannya.

Salah satu cara untuk meningkatkan laba juga produktivitas kerja bisnis usaha ialah dengan membuat suggestion management system atau biasa disebut Kaizen Teian. Untuk lebih detail mengenai hal tersebut, berikut penjelasannya.

Produktivitas

Pengertian produktivitas ialah sebuah istilah dalam kegiatan produksi sebagai perbandingan antara luaran (output) dengan masukan (input). Banyak jago industri berusaha untuk memaksimalkan sumber daya bertujuan mencapai hasil masimal, sehingga tercipta nilai (value). Dalam arti produktivitas kerja meningkat.

Memang berbagai indikator-indikator dalam memilih sebuah produktivitas kerja. Adapun indikator tersebut akan sedikit berbeda disetiap perusahaan. Indikator produktivitas untuk seorang pekerja haruslah pastikan bekerjasama bersahabat dengan kegiatan bernilai tambah (value added). Dengan begitu akan mengakibatkan tren nyata bagi perkembangan mereka juga bisnis.

Ini juga meliputi dari faktor yang menghipnotis produktivitas kerja tersebut. Olehkarena itu, diantaranya dibutuhkan lean leadership dalam membawa imbas perubahan juga memilih faktor keberhasilannya. Faktor ini tidak sanggup dikesampingkan, alasannya ketika kepemimpinan ditempatkan pada sembarangan orang maka tentu administrasi sistem akan rusak.

Salah satu teladan wangsit dari perusahaan Toyota ketika meningkatkan produktivitas, mereka mengakibatkan kegiatan Kaizen teian untuk membuatkan sistem perbaikan terus menerus melalui saran karyawan.


Kaprikornus ini bisa dikatakan sebagai cara meningkatkan produktivitas perusahaan, produksi, tenaga kerja, dll. Cara-cara membuat Kaizen lewat suggestion system dalam sebuah perbaikan dengan melibatkan semua level kedudukan dari pekerja tersebut akan bermanfaat bagi organisasi.

Suggestion System (Kaizen Teian)

Kaizen Teian berarti 改善 (Kaizen) perbaikan dan 提案 (Teian) proposal. Kaizen Teian dipakai untuk membuatkan sistem continuous improvement melalui employee suggestions atau proposal.

Suggestion System dari budaya kerja orang Jepang untuk perbaikan terus menerus ialah metode yang paling eksklusif bahkan efektif untuk menyalurkan energi kreatif karyawan dan wawasan langsung.

Di kala globalisasi, keunggulan kompetitif organisasi ditentukan oleh kualitas produknya yang berkorelasi eksklusif dengan pengetahuan, sikap, dan akad karyawan di semua tingkat organisasi. Seperti Anda tahu kemampuan kreatif hadir pada setiap orang, hanya perlu dikembangkan melalui beberapa sistem ialah Kaizen teian salah satunya.

Disitulah mengapa kaizen teian sanggup membuatkan satu sistem sebagai belahan untuk peningkatan produktivitas lewat perbaikan terus menerus melalui saran karyawan. Ini juga merupakan prinsip-prinsip dasar lean manufacturing, dimana prinsip tersebut berkenaan dengan JIT juga Built-in Quality.

Konsep kaizen yang dipelopri oleh konsep Deming dengan melihat konsep-konsep dari kaizen mengakibatkan kunci utama orang Jepang sukses bersaing dalam bisnis.

Mungkin Anda banyak mendengar istilah Kaizen blitz (Event), Kaizen point hingga Kaizen teian ialah cara perusahaan dalam membuat nilai (value) dan melaksanakan peningkatan produktivitas secara berkesinambungan.

Suggestion management system sanggup berupa teladan wangsit perbaikan yang berasal dari contoh-contoh wangsit karyawan di perusahaan, pabrik maupun lainnya. Karena tanpa disadari banyak wangsit karyawan terbuang hanya alasannya organisasi sering mengabaikannya.

Nilai utama Kaizen teian lebih menekankan keterlibatan aktif dari semua karyawan. Dari para CEO hingga pekerja garis depan, kiprah masing-masing anggota dalam memfasilitasi perubahan dan pertumbuhan sangat diperlukan.

Tidak sedikit perusahaan yang menerapkan Kaizen Teian sebagai sistem dasar pembuatan suggestion system. Pembuatan suggestion management system bukan hanya sekedar mengikuti wangsit ataupun mencontoh dari pabrik tapi harus menurut kondisi organisasi sendiri.


Manfaat Kaizen Teian

Konsep penerapan kaizen teian atau dikenal suggestion system dengan memanfaatkan sumbang saran atau wangsit dari karyawan tentu saja akan meningkatkan profitabilitas perusahaan. Adapun manfaat lainnya:

  • Meningkatkan partisipasi setiap orang yang terlibat dalam proses tersebut.
  • Memungkinkan untuk segera mendapat ratifikasi dan resolusi dilema keselamatan.
  • Mengurangi wangsit / kreativitas yang tidak terpakai.
  • Menyediakan kepemilikan dan akuntabilitas yang terlihat.
  • Meningkatkan komunikasi melalui loop umpan balik yang berkesinambungan. 

 ialah budaya kerja orang Jepang dalam melaksanakan peningkatan terus menerus Kaizen Teian - Cara Membuat Suggestion System Sebagai Bagian dari Peningkatan Produktivitas
Gambar: Ide contoh pembuatan suggestion system di Perusahaan/ Pabrik

Cara Membuat Kaizen Teian

Untuk membuat suggestion system (Kaizen Teian), bisa dilakukan dengan bermacam-macam cara. Ini teladan yang sanggup dijadikan wangsit dalam membuat Kaizen Teian di pabrik ataupun perusahaan layanan dan jasa. Langkah menbuatnya:

  1. Tentukan Prioritas. Memprioritaskan wangsit / gosip menurut kategori Orang, Kualitas, Kecepatan, Biaya.
  2. Penugasan. Langkah Ide / Issue Assignment meliputi: penempatan kartu sumbang saran, masuknya wangsit / issue ke dalam tracking system, penentuan tindakan, komunikasi dengan tim pendukung, juga pemilik area.
  3. Pemahaman. Setiap karyawan memahami mana yang tergolong ide, komplen ataupun saran.
  4. Implementasi dan Review. Selama tahap implementasi pemilik area: bekerja untuk menuntaskan kiprah sebelum tanggal yang disepakati, dan meminta sumber daya pelengkap dari Support Group sesuai kebutuhan.
  5. Penyelesaian. Selama implementasi, komunikasi berlangsung setidaknya setiap minggu.
  6. Umpan Balik Loop dan Pelacakan. Pemilik area berkomunikasi dengan Pemimpin Grup ketika resolusi telah selesai.
  7. Metrik dan Dialog. Langkah Metrik dan Dialog meliputi hal-hal berikut: poskan metrik sumbang saran di papan metrik dan memastikan obrolan yang relevan seputar metrik yang diposkan.

Contoh pembuatan suggestion system di perusahaan pabrik tesebut sanggup diubahsuaikan dengan kondisi pada pabrik kawasan Anda bekerja.

 ialah budaya kerja orang Jepang dalam melaksanakan peningkatan terus menerus Kaizen Teian - Cara Membuat Suggestion System Sebagai Bagian dari Peningkatan Produktivitas
Ilustrasi: contoh wangsit sumbang saran perbaikan di perusahaan pabrik

Kesimpulan Kaizen Teian:  Cara Membuat Suggestion System Sebagai Bagian dari Peningkatan Produktivitas.  

Agar mencapai tujuan dan manfaat penerapan Kaizen teian di perusahaan dengan memanfaatkan suggestion system akan mempunyai laba besar bagi profit bisnis. Apalagi seni administrasi untuk membuat sumbang saran dengan suggestion management system dimasukkan kedalam hoshin kanri perusahaan. Dimana Hoshin Kanri ialah policy deployment sebagai salah satu prinsip dasar penerapan lean di perusahaan yang sanggup dituangkan dengan membuat A3 Problem solving untuk tindak lanjutnya.

Cara meningkatkan produktivitas bisnis perusahaan dengan melibatkan karyawan lewat ide, saran akan sangat efektif dibandingkan hanya membiarkan sumbang saran karyawan terabaikan begitu saja.