banner 728x250

Juknis Program Kenaikan Kompetensi Pembelajaran Berbasis Zonasi

  • Share
banner 468x60

Petunjuk teknis ini disusun untuk memperlihatkan rambu-rambu bagi para pemangku kepentingan dalam menyelenggarakan aktivitas Peningkatan Kompetensi Pembelajaran Berbasis Zonasi. Petunjuk Teknis (Juknis) ini disusun sebagai pola kerja bagi semua pihak, baik penyelenggara, pengguna, dan pihak lain atau pemangku kepentingan untuk:

  1. Merencanakan dan melakukan Program Peningkatan Kompetensi Pembelajaran Berbasis Zonasi bagi guru.
  2. Mengelola kenaikan kompetensi guru dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan.

banner 336x280

Ruang lingkup Pedoman Program PKP Berbasis Zonasi ini meliputi :

  1. Konsepsi Program PKP Berbasis Zonasi.
  2. Konsepsi Zona Peningkatan Kompetensi Pembelajaran.
  3. Pelaksanaan Program PKP Berbasis Zonasi.
  4. Monitoring, Evaluasi, Sertifikat dan Pelaporan.

Program Peningkatan Kompetensi Pembelajaran Program Peningkatan Kompetensi Pembelajaran berikutnya akan disingkat dengan Program PKP, ialah acara yang bertujuan untuk  meningkatkan kompetensi siswa melalui training guru dalam merencanakan, melaksanakan, hingga dengan menganalisa pembelajaran yang berorientasi pada kemampuan berpikir tingkat tinggi (Higher Order Thinking Skills/HOTS).

Program ini ialah salah satu pendukung program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan yang lebih berfokus pada upaya memintarkan siswa melalui pembelajaran berorientasi kemampuan berpikir tingkat tinggi. Dengan menimbang-nimbang pendekatan kewilayahan, atau diketahui dengan perumpamaan zonasi, maka acara ini dilaksanakan dengan berbasis zonasi, selanjutnya disebut dengan Program PKP Berbasis Zonasi.

Manfaat Program PKP Berbasis Zonasi yaitu selaku berikut:

  1. Membiasakan siswa untuk berpikir tingkat tinggi sehingga mampu mengembangkan kompetensinya;
  2. Membiasakan guru untuk membuat pembelajaran yang berorientasi pada keterampilan berpikir tingkat tinggi mulai dari perencanaan, pelaksanaan hingga penilaiannya;
  3. Memberikan teladan kepada kepala sekolah dalam pelaksanaan supervisi akademik;
  4. Memberikan pola terhadap pengawas sekolah dalam pelaksanaan supervisi akademik dan manajerial.

Zona Peningkatan Kompetensi Pembelajaran 

Pada pelaksanaannya, acara PKP memikirkan pendekatan kewilayahan, atau diketahui dengan perumpamaan zonasi. Titik-titik zonasi mampu diakses lewat laman  http://zonasi.data.kemdikbud.go.id/. Pada program PKP berbasis zonasi, rancangan zonasi disebut dengan istilah zona kenaikan kompetensi pembelajaran.

Baca juga:  Permendikbud Nomor 4 Tahun 2018 Perihal Evaluasi Hasil Belajar

Mekanisme pengelolaan zona kenaikan kompetensi pembelajaran dilakukan melalui tahapan dan mampu diterangkan selaku berikut:

  1. Menetapkan wilayah zona peningkatan kompetensi pembelajaran berdasarkan radius terdekat dengan sekolah yang mau dijadikan daerah aktivitas Program PKP Berbasis Zonasi yang berada di wilayah zonasi yang sudah diputuskan.
  2. Melakukan analisis jumlah guru sesuai bidang peran yang diampu di masing- masing zona.
  3. Menetapkan PKG, KKG, MGMP, dan MGBK berdasarkan jumlah keanggotaan pada rentang 10-20 orang per kelompok. 
  4. Melakukan analisis kebutuhan guru inti untuk masing-masing zona. Idealnya setiap bidang atau mata pelajaran (mapel) pada jenis dan jenjang pendidikan diampu oleh seorang guru inti. Dengan menggunakan pendekatan tersebut, jikalau jumlah zonasi sebanyak 4.000 dan jumlah jenis guru semua bidang dan mapel sebanyak 205, maka jumlah kebutuhan guru inti sebanyak 820.000 orang. 

Lebih lengkap tentang Juknis Program Peningkatan Kompetensi Pembelajaran Berbasis Zonasi bisa anda baca dan download di bawah ini:

banner 336x280
banner 120x600
  • Share