Jenis Taktik Pembelajaran Aktif Menurut Tujuannya

Diposting pada
Jenis Strategi Pembelajaran Aktif Berdasarkan Tujuannya | Bila ditinjau dari kata perkata maka arti dari kata seni administrasi ialah cara atau metode, pembelajaran ialah proses berguru mengajar, aktif ialah keikut sertaan secara langsung. berdasarka itu maka srtategi pembelajaran ialah suatu cara yang dipakai oleh seorang guru atau tutor dalam proses pemebelajaran yang bertujuan mengaktifkan siswa.
Jenis Strategi Pembelajaran Aktif Berdasarkan Tujuannya Jenis Strategi Pembelajaran Aktif Berdasarkan Tujuannya 
Sumber Gambar: dedekusn.com

Penggunaan strategi pembelajaran yang sempurna maka tujuan pembelajaran sanggup dicapai dengan mudah. Ibarat makan sayur berkuah idelnya pakai sendok biasa bukan pakai sendok garpu. Namun, Langkah-langkah Berbagai Jenis  Strategi Pembelajaran Aktif juga penting diketahui sehingga sanggup menilai apakah kontesnya sesuai dengan  tujuan yang hendak dicapai sanggup optimal. Berdasarkan tujuannya maka strategi pembelajaran aktif dapat dibagi sebagai berikut:

A. Untuk Mengaktifkan Peserta Didik Sejak Dini.
Strategi Pembelajaran tersebut mencakup: trading places (Tempat-Tempat Pedagangan), Who is in The Class (Siapa yang ada dalam Kelas), Group Resume (Resume Kelompok), Predition (Perkiraan), TV Comercial (Iklan), The Compani You Keep (Mencari Teman Membentuk Kelompok), Really Getting Acquainted (Mengenal Teman), Team Getaway (Pelepasan Teman), Reconecting (Menggabungkan Kembali), The Geat Wind Blows (Badai Berhembus), Setting Class Group Rules (Menetapkan Aturan Kelas), Assesment Search (Penelitian untuk Penilaian), Question Strudent Have (Pertanyaan Siswa), Instrant Assessment (Penilaian secara Cepat), A Representative Sampel (Sampel Kelmpok), Class Concern (Perhatian terhadap Aktivitas Kelas), Dsb.
B. Untuk Membantu Peserta Sidik Memperoleh Pengetahuan, Keterampilan, dan Sikap secara Aktif. 
Strategi ini meliputi: Iguiring Minds What to Know (Membangkitkan Rasa ingin Tahu), Listenign Team (Tim Pendengar), Guedied Note-taking (Membuat Catatan Terbimbing), Tecture Bingo (Memberi ala Binggo), Synetrgetic Teaching (Pengajaran Bersinergi), Guided Teaching (Pembelajaran Terbimbing), Meet The Gueist (Mengundang Pembicara Tamu), Acting Out (Memerankan Prosedur), What’s My Line (Apa Teman Saya), Video Critic (Membahas Program Video), Active Debate (perdebatan Aktif), Two Meeting (Rapat Kota), Theree-stage Fishbowl Decision (Diskusi Tiga Tahap Ala Fishbowl), Expanding Panel (Memperluas Panel), Point Counterpoint (Saling Beradu Pendapat), Reading Aloud (Membaca Keras), Information Search (Pencarian Informasi), The Study Grup (Kelompok Belajar), Card Sort (Memilah dan Memilih Kartu), Learning Taurnament (Turnament Belajar), The Power Of Two (Kekuatan Berdua), Quiz Team (Menguji Tim), Group To Group (Pertukaran), Jigsaw Learning (Belajar Jigsaw) Dsb.

C. Untuk Menguatkan Daya Ingat.

Strategi ini meliputi: Index Card Match (Mencocokkan Kartu Indeks), Topical Review (Tinjauan Topik), Giving Question and Getting Answer (Memberikan Pertanyaan- Memperoleh Jawaban), Crossward Puzzle (Teka-Teki Silang), Tinjauan Beresiko, College Ball (Permainan Bola Guling), Strudent Recap (Ikhtisar Siswa), Reconsidering (Mempertimbangkan Kembali Rencana Pembelajaran), Gallery of Learning (Galeri Belajar), dsb (Mel, Silbermen, 2005:39-289).

Mengetahui tujuan pembelajaran dalam garis besarnya sangatlah penting untuk pemilihan strategi pembelajaran yang paling cocok untuk mencapai tujuan tersebut. Selain itu, dengan mengetahui tujuan secara garis besar masing-masing Strategi Pembelajaran Aktif sanggup mempermudah untuk memilih judul atau tema penelitian atau pun makalah, ibarat Penggunaan Strategi Active Debate Variasi untuk Menumbuhkan Sikap Menghargai Pendapat dalam Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan Materi Demokrasi pada Siswa Sekolah Menengah kejuruan Kelas XI. Daftar Putaka yang dipakai dalam artikel ini sanggup dilihat pada Sumber Rujukan. Semoga Postingan Dengan Judul Jenis Strategi Pembelajaran Aktif Berdasarkan Tujuannya sanggup bermanfaat.