banner 728x250

Isi Ceramah Kh. Anwar Zahid Dalam Rangka Hari Santri Nasional, Memaknai Kata Santri

  • Share
banner 468x60

Pada dasarnya hidup ini untuk berbuat baik, maka Seluruh aktivitas hidup kita mesti kita niatkan dengan yang baik, anggapan kita mesti baik, sikap kita harus baik, hati kita mesti baik, semua mesti kita lakukan dengan cara yang baik, dengan semangat melakukan perbaikan menuju kebaikan untuk menjadi yang terbaik.

Peringatan Hari santri nasional pada tanggal 22 Oktober 2018 mesti bisa memberi motivasi kepada kita untuk menjadi manusia-manusia yang berjiwa Santri. Kata SANTRI kalau ditulis dengan karakter hijaiyah terdiri dari 5 (lima) abjad yang masing-masing aksara punya arti bila ditinjau dari disiplin ilmu otak-atik matuk. Lima huruf hijaiyah dari kata santri ini juga selaras dengan dasar negara kita Pancasila yang sila nya berjumlah 5 (lima).

banner 336x280

SANTRI jikalau ditulis dengan karakter hijaiyah: سنتر 

س (Sin): Saaikun ilal akhiroh, orang yang menempuh jalan kehidupan menuju alam baka, konsentrasi pada nilai spiritual, yang itu senada dengan sila pertama pancasila adalah: Ketuhanan Yang Maha Esa.
Ayat Qurannya:
“قل هو الله احد”, “لا اله الا الله”.

ن (Nun): Naibun ‘anil Masyayih wal ‘ulama, Santri itu harus siap menjadi pengganti, penerus estafet usaha para ulama para masyayikh, manusia-insan mulya akhlaknya, besar lengan berkuasa imannya, tinggi ilmunya, hal ini cocok dengan sila yang ke 2 (dua) “Kemanusiaan yang adil dan beradab”.

Ayat Qurannya:
ان الله يامر بالعدل والاحسان

ت (Ta): Tarikun ‘anil ma’asyi wal iftiroq.
Meninggalkan maksiat maksiat dan perpecahan menjunjung tinggi ukhuwah persaudaraan dan persatuan sehingga ini Senada dengan sila ketiga Pancasila persatuan Indonesia.

Ayat Qurannya:
واعتصموا بحبل الله جميعا ولا تفرقوا

ر (Ra): Roghibun fil khoirot wal khikmah.
Cinta dengan berbagai kebaikan faedah dan pesan yang tersirat, “Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kecerdikan dalam permusyawaratan perwakilan”.

Baca juga:  Klarifikasi Lima Pengalaman Berguru Pokok, Memperhatikan, Menanya, Menghimpun Berita, Mengasosiasi, Dan Mengkomunikasikan

Ayat qurannya:
وامرهم شورى بينهم وشاورهم في الامر

ى (Ya): Yaqin birohmatillah wa syafati rosulillah.
Yakin menerima kasih sayang Allah, syafaat Rasulullah Shallallahu Alaihi Salam, sehingga terciptalah “Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia”.
Ayat Qurannya:
وما ارسلناك الا رحمه للعالمين

Kalau dari segi lainnya SANTRI ditulis dengan karakter:
S: Sanggup
A: Ajeg
N: Neruske
T: Tuntunan
R: Rasul
I: Ilahi

SANTRI harus Sanggup Ajeg Neruske Tuntunan Rasul Ilahi.

Dari segi lainnya santri terdiri dari  2 (dua) suku kata SAN-TRI, SAN diambil dari bahasa arab ihSAN, TRI dari bahasa jawa sansekerta, Ihsan artinya kebaikan, tri artinya 3.

Maka santri itu eksklusif yang memiliki tiga kebaikan secara terpadu. Akhlak baik terhadap Allah, berakhlak baik kepada sesama manusia, berakhlak baik terhadap alam semesta.

احسن (Ihsan) bahasa Arab sebagai simbol agama, simbol Islam, Tri bahasa Jawa sansekerta sebagai simbol budaya, selaku simbol tradisi, maka tahu ini Arab ini Jawa, tahu ini agama ini budaya, ngerti ini Islam ini tradisi, tidak dipertentangkan, tidak dipersilahkan, tetapi dijodohkan, dipadukan, sehingga santri itu bisa membudayakan Islam dan mengislamkan budaya, Mengislamkan penduduk sekaligus memasyarakatkan Islam.

Selamat Hari Santri Nasional 22 Oktober 2018, Semoga Indonesia Raya Aman Damai dan Sejahtera. Aamiin…

Sumber: Isi ceramah KH. Anwar Zahid dalam rangka Hari Santri Nasional, Pengajian Akbar di Surabaya tanggal 21 Oktober 2018.

banner 336x280
banner 120x600
  • Share