banner 728x250

Gugusan Cpns Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Tahun 2018

  • Share
banner 468x60

Berdasarkan Keputusan Menteri Pendayagunan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 43 Tahun 2018 tanggal 29 Agustus 2018 tentang Kebutuhan Pegawai Aparatur Sipil Negara di Lingkungan Kementerian Keuangan Tahun Anggaran 2018, Kementerian Keuangan menawarkan potensi kepada Warga Negara Indonesia untuk bergabung sebagai CPNS yang hendak ditugaskan di unit kerja Kementerian Keuangan selaku berikut:

Baca: Daftar Instansi yang Tunjangan Gajinya Tinggi, salah satunya Kementerian Keuangan

banner 336x280

UNIT PENEMPATAN:

Pelamar dapat menentukan unit penempatan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) atau Non DJBC.
Non DJBC meliputi:

  1. Sekretariat Jenderal (SETJEN);
  2. Direktorat Jenderal Pajak (DJP);
  3. Direktorat Jenderal Anggaran (DJA);
  4. Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPBN)
  5. Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN);
  6. Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK);
  7. Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR);
  8. Badan Kebijakan Fiskal (BKF);
  9. Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan (BPPK).

JABATAN, KUALIFIKASI PENDIDIKAN DAN JENIS FORMASI

Kementerian Keuangan membutuhkan pegawai dengan jumlah total 597 deretan selaku berikut:

Formasi Umum



Formasi Khusus

*) Tabel Unit Penempatan sesuai dengan formasi jabatan dan kualifikasi pendidikan dapat dilihat pada link berikut https://rekrutmen.kemenkeu.go.id/

KRITERIA PELAMAR

1. Formasi Umum ialah pelamar lulusan Perguruan Tinggi yang memenuhi kualifikasi pendidikan dan patokan sebagaimana dalam pengumuman ini.

2. Formasi Khusus berisikan:
a. Putra/Putri Lulusan Terbaik Berpredikat Dengan Pujian (Cumlaude)
1) Pelamar merupakan lulusan dari Perguruan Tinggi Dalam Negeri dengan predikat cumlaude/dengan pujian dan berasal dari Perguruan Tinggi terakreditasi A/Unggul dan Program Studi terakreditasi A/Unggul pada ketika kelulusan;
2) Pelamar dari lulusan Perguruan Tinggi Luar Negeri mampu mendaftar sesudah memperoleh penyetaraan ijazah dan surat keterangan yang menyatakan predikat kelulusannya setara sebagaimana dimaksud pada angka 1) diatas dari Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti).

b. Penyandang Disabilitas ialah pelamar yang menyandang disabilitas fisik pada anggota gerak kaki (tungkai) dengan derajat 1 atau 2, dengan persyaratan:
1) Mampu melihat, mendengar dan mengatakan dengan baik;
2) Mampu melaksanakan tugas mirip mengecek, mengetik, memberikan buah anggapan dan berdiskusi;
3) Mampu bergerak dengan menggunakan alat bantu berlangsung selain bangku roda;
4) Melampirkan surat keterangan dokter yang menyatakan bahwa pelamar menyandang disabilitas fisik pada anggota gerak kaki (tungkai) dengan derajat 1 atau 2.

c. Putra/Putri Papua dan Papua Barat (Putra/i Papua) ialah pelamar keturunan Papua/Papua Barat berdasarkan garis keturunan orang renta (bapak atau ibu) orisinil Papua, dibuktikan dengan KTP Bapak/Ibu kandung, Akta Kelahiran dan/atau surat informasi lahir yang bersangkutan dan diperkuat dengan surat keterangan dari Kepala Desa/Lurah/Kepala Suku.
3. Pelamar sebagaimana angka 1 (satu) dan 2 (dua) wajib menyanggupi tolok ukur pelamaran sebagaimana dalam pengumuman ini.

PERSYARATAN PENDAFTARAN

  1. Warga Negara Indonesia yang bertakwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa, setia, dan taat kepada Pancasila, UUD 1945, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia;
  2. Tidak pernah dieksekusi penjara atau kurungan berdasarkan putusan Pengadilan yang telah mempunyai kekuatan aturan yang tetap sebab melaksanakan sebuah tindak pidana kejahatan;
  3. Tidak pernah diberhentikan dengan hormat tidak atas seruan sendiri atau tidak dengan hormat sebagai CPNS/PNS, anggota Tentara Nasional Indonesia/POLRI, pegawai BUMN/BUMD atau tidak pernah diberhentikan alasannya pelanggaran/hukuman bagi pegawai swasta;
  4. Tidak berkedudukan sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil atau Pegawai Negeri Sipil, Prajurit TNI, anggota Polri, dan siswa sekolah ikatan dinas Pemerintah;
  5. Tidak menjadi anggota atau pengelola partai politik atau terlibat politik mudah;
  6. Memiliki kualifikasi pendidikan sesuai dengan standar jabatan;
  7. Sehat jasmani dan rohani sesuai dengan jabatan yang dilamar;
  8. Tidak mempunyai ketergantungan terhadap narkotika dan obat-obatan terlarang atau sejenisnya;
  9. Bersedia diposisikan di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia atau Negara lain yang diputuskan oleh pemerintah;
  10. Pelamar formasi Umum, Penyandang Disabilitas dan Putra/i Papua ialah lulusan Perguruan Tinggi dan/atau Program Studi yang terakreditasi dalam BAN-PT dengan tingkat pendidikan:
    a. Magister (S2) dengan IPK Minimal 3,00 (tiga koma nol dan nilai tersebut bukan hasil pembulatan) dari skala 4;
    b. Sarjana (S1) dengan IPK Minimal 2,75 (dua koma tujuh lima dan nilai tersebut bukan hasil pembulatan) dari skala 4;
    c. Diploma Umum (DIII) dengan IPK sekurang-kurangnya2,75 (dua koma tujuh lima dan nilai tersebut bukan hasil pembulatan) dari skala 4;

    Bagi pelamar dari lulusan Perguruan Tinggi Luar Negeri dapat mendaftar sesudah memperoleh penyetaraan ijazah dan penyetaraan nilai dari Kemenristekdikti.

  11. Usia yang dijumlah menurut tanggal lahir yang tercantum dalam ijazah pada ketika pelamar melaksanakan pendaftaran online:
    a. Minimal 18 tahun dan maksimal 30 Tahun 0 Bulan 0 Hari untuk tingkat pendidikan S2;
    b. Minimal 18 tahun dan optimal 28 Tahun 0 Bulan 0 Hari untuk tingkat pendidikan S1;
    c. Minimal 18 tahun dan maksimal 23 Tahun 0 Bulan 0 Hari untuk tingkat pendidikan DIII;
    d. Khusus bagi pelamar Penyandang Disabilitas batas usia minimal 18 tahun dan maksimal 35 tahun 0 Bulan 0 Hari untuk tingkat pendidikan S1 dan DIII.
  12. Pelamar yang memilih unit penempatan DJBC mesti memenuhi tolok ukur:
    a. Tinggi tubuh sekurang-kurangnya155cm untuk perempuan dan 165cm untuk laki-laki;
    b. Tidak cacat badan;
    c. Tidak buta warna;
    d. Tidak dalam keadaan hamil pada dikala proses seleksi sampai dengan pengangkatan PNS;
    e. Kacamata/lensa kontak minus (rabun jauh) dan/atau plus (rabun akrab) dan/atau silindris mampu diberikan toleransi maksimal sampai ukuran 2 dioptri;
    f. Lulus pemeriksaan laboratorium.

TATA CARA PENDAFTARAN

Pendaftaran dikerjakan secara online mulai tanggal 26 September 2018 s.d. 10 Oktober 2018 dengan tahapan sebagai berikut:
1. Buat akun pada portal https://sscn.bkn.go.id/ dengan cara:
a. Isi Nomor Induk Kependudukan (NIK) pada Kartu Tanda Penduduk (KTP)/NIK pada Kartu Keluarga (KK) dan Nomor KK/NIK Kepala Keluarga;
b. Isi biodata dan kolom yang lain secara cermat dengan membaca isyarat yang ada. Kesalahan dalam pengisian biodata dapat mengakibatkan pelamar tidak lulus Seleksi Administrasi.
c. Upload Pas Foto dengan latar belakang merah dalam format JPG;
d. Cetak Kartu Informasi Akun.
2. Log in ke https://sscn.bkn.go.id/ dengan menggunakan NIK dan password yang sudah didaftarkan.
3. Upload swafoto (foto selfie) dengan memperlihatkan KTP/Surat Keterangan Pengganti KTP dan Kartu Informasi Akun untuk dapat melanjutkan ke tahap selanjutnya.
4. Lengkapi data diri pelamar pada kolom yang disediakan.
5. Pelamar menentukan instansi Kementerian Keuangan dilanjutkan dengan menentukan jenis formasi, lalu pelamar memilih pendidikan sesuai ijazah, jabatan, lokasi formasi dan lokasi tes, serta mengisi data lain yang harus dilengkapi.
6. Pelamar mengunggah/upload soft file berkas berjenis PDF File, sebagai berikut:
a. Scan orisinil KTP/Surat Keterangan Pengganti KTP;
b. Scan asli Ijazah. Bagi pelamar lulusan luar negeri disertakan scan penyetaraan ijazah dan penyetaraan nilai dari Kemenristekdikti pada halaman berikutnya dan dijadikan dalam satu file.
c. Scan asli Transkrip Nilai, bila lebih dari satu halaman maka dijadikan dalam satu file;
d. Scan asli Surat Pernyataan yang dapat diunduh/download pada portal https://rekrutmen.kemenkeu.go.id/ dengan disertakan tanda tangan pelamar dan materai Rp.6000 (unggah/upload pada kolom surat lamaran);
e. Bagi pelamar deretan khusus disertakan scan dokumen penunjang yang lain selaku berikut:
1) KTP Bapak/Ibu kandung, Akta Kelahiran/surat informasi lahir pelamar dan surat keterangan relasi keluarga dari Kepala Desa/Lurah/Kepala Suku (dijadikan dalam satu file), untuk pelamar Putra/i Papua;
2) Surat informasi dokter yang menyatakan bahwa pelamar menyandang disabilitas fisik pada anggota gerak kaki (tungkai) dengan derajat 1 atau 2, untuk pelamar Penyandang Disabilitas;
3) Sertifikat Akreditasi BAN-PT yang menyatakan bahwa acara studi pelamar terakreditasi dengan peringkat A dan Sertifikat Akreditasi BAN-PT yang menyatakan bahwa perguruan tinggi tinggi pelamar terakreditasi dengan peringkat A (dijadikan dalam satu file), untuk pelamar Cumlaude Lulusan Dalam Negeri; atau Surat informasi yang menyatakan predikat kelulusannya setara sebagaimana dimaksud pada romawi III angka 2 aksara a poin 1) dari Kemenristekdikti, untuk pelamar Cumlaude Lulusan Luar Negeri.

Pastikan dokumen yang diunggah/upload mampu terbaca. Kesalahan dalam mengunggah/upload dokumen mampu mengakibatkan pelamar tidak lulus Seleksi Administrasi.
8. Simpan data yang telah dicek di form Resume dan tentukan bahwa data tersebut terisi dengan lengkap dan benar. Data yang telah dikirim tidak mampu diubah dengan argumentasi apapun.
9. Cetak dan simpan dengan baik Kartu Pendaftaran SSCN 2018. Kartu Pendaftaran SSCN 2018 digunakan selaku bukti sudah menyelesaikan proses pendaftaran melalui SSCN 2018.

Lebih lengkap informasi perihal Formasi CPNS Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Tahun 2018, silahkan download di bawah ini:

banner 336x280
Baca juga:  Download Juknis Cpns Tahun 2018
banner 120x600
  • Share