Engineer Google Ciptakan Cermin Pintar

Diposting pada
Cermin Pintar

Zaman kini hampir semua perangkat serba pintar. Dari ponsel pintar, jam tangan pintar, kacamata pintar, kaos pintar, gelang pintar, cincin arif sampai kini muncul lagi perangkat terbaru berupa cermin pintar. 

Cermin biasanya dipakai untuk melihat penampilan diri atau berdandan sebelum berangkat ke daerah kegiatan atau keluar dari rumah. Cermin arif ini dibuat oleh seorang engineer Google yang sangat berpengalaman berjulukan Maz Braun. 

Gadget canggih ini terinspirasi dari sebuah film fiksi ilmiah di film The 6th Day yang dibintangi Arnold Schwarzenegger, dia menciptakan sebuah prototipe cermin arif yang sanggup menampilkan aneka macam informasi. 
Dia menjelaskan secara rinci wacana cermin arif ini di blog-nya di Medium, cermin arif ini dibuat dari sejumlah komponen yang sanggup didapat dengan mudah. Utamanya ialah cermin dua arah, panel display, papan controller dan perangkat sejenis Google Chromecast atau Amazon Fire TV Stick. 
Cermin arif ini sanggup menampilkan aneka macam informasi menyerupai prakiraan cuaca, waktu dan tanggal, serta sejumlah headline gosip terkini. Nantinya, Max berencana menambahkan informasi lain menyerupai kondisi kemudian lintas, reminder atau pengingat, dan sederet info lain yang biasa kita jumpai dalam wujud kartu di Google Now. 
Semua informasi ini akan di-update secara otomatis, jadi pengguna sama sekali tidak perlu berinteraksi secara terus menerus dengan cermin tersebut. Jangan bayangkan cermin arif ini sebagai layar sentuh raksasa, ini hanyalah sebuah alat bantu berdandan yang sanggup memberi manfaat dengan deretan informasi yang ditampilkannya. 
Dari luar, prototipe cermin arif ini memang tampak sangat apik. Panel display-nya yang sangat tipis tersembunyi dengan baik di antara panel cermin. Tapi ketika Anda buka, ternyata Anda akan melihat sejumlah komponen yang berantakan di bab belakangnya. 
Terlepas dari itu, upaya yang dilakukan Max Braun ini patut menerima acungan jempol setinggi-tingginya. Karena dengan modal sejumlah komponen tertentu, kreativitas dan ketekunan, ia sanggup menyulap sebuah cermin kamar mandi biasa menjadi perangkat terkoneksi yang amat bermanfaat. 
Max belum terpikirkan untuk menjual cermin arif ini ke pasaran. Namun paling tidak pabrikan hardware lain sanggup terinspirasi dan mencoba mengeksekusi idenya sendiri. Kalau satu orang dengan perlengkapan seadanya saja sanggup menciptakan gadget sekeren ini, bagaimana risikonya jikalau satu tim riset dan pengembangan bersatu menciptakan cermin arif ini.