banner 728x250

Download Buku Ajaran Acara Peningkatan Kompetensi Pembelajaran Berbasis Zonasi

  • Share
banner 468x60

Salah satu upaya Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Ditjen GTK) untuk meningkatkan mutu pembelajaran yang bermuara pada peningkatan kualitas siswa yaitu menyelenggarakan Program Peningkatan Kompetensi Pembelajaran (PKP).

Untuk memajukan efisiensi, efektifitas, serta pemerataan kualitas pendidikan, maka pelaksanaan Program PKP memikirkan pendekatan kewilayahan, atau dikenal dengan istilah zonasi. Melalui langkah ini, pengelolaan Pusat Kegiatan Guru (PKG) Taman Kanak-kanak, golongan kerja guru (KKG) Sekolah Dasar, atau musyawarah guru mata pelajaran (MGMP) Sekolah Menengah Pertama/SMA/Sekolah Menengah kejuruan, dan musyawarah guru panduan dan konseling (MGBK), yang selama ini dilaksanakan melalui Gugus atau Rayon, mampu terintegrasi melalui zonasi pengembangan dan pemberdayaan guru. Zonasi mengamati keseimbangan dan keanekaragaman kualitas pendidikan di lingkungan terdekat, mirip status pengesahan sekolah, nilai kompetensi guru, capaian nilai rata-rata UN/USBN sekolah, atau pertimbangan kualitas lainnya.

banner 336x280

Program Peningkatan Kompetensi Pembelajaran, berikutnya akan disingkat dengan Program PKP, merupakan acara yang bermaksud untuk mengembangkan kompetensi siswa melalui training guru dalam merencanakan, melakukan, sampai dengan memeriksa pembelajaran yang berorientasi pada keahlian berpikir tingkat tinggi (Higher Order Thinking Skills/HOTS). Program ini merupakan bab dari program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan yang diamanatkan oleh Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 wacana Guru dan Dosen serta Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negera dan Reformasi Birokrasi Nomor 16 Tahun 2009 tentang Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kreditnya.

Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) yakni pengembangan kompetensi guru yang dilakukan sesuai dengan kebutuhan, bertahap, berkesinambungan untuk memajukan keprofesiannya. Pada Program PKB terdahulu yang dikembangkan oleh Ditjen GTK sebelumnya, yang didasarkan pada hasil Uji Kompetensi Guru, berfokus pada kenaikan kompetensi guru terutama kompetensi pedagogi dan profesional. Sedangkan Program PKP lebih berkonsentrasi pada upaya mencerdaskan siswa melalui pembelajaran berorientasi keahlian berpikir tingkat tinggi.

Baca juga:  Detail Tugas Komplemen Lain Guru Dan Ekuivalensinya Menurut Permendikbud No 15 Tahun 2018

Berikut Grand Desain Program Peningkatan Kompetensi Pembelajaran:

Penyiapan Program PKP yang memikirkan pendekatan kewilayahan, atau dikenal dengan perumpamaan zonasi, dikerjakan oleh Ditjen GTK mulai dari penyusunan Pedoman Program PKP Berbasis Zonasi, Petunjuk Teknis Program PKB Berbasis Zonasi, Buku Pegangan Pembekalan Narasumber Nasional/Instruktur/Guru Inti Program PKP Berbasis Zonasi, Unit Pembelajaran, Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), soal tes awal dan tes final serta instrumen penjaminan mutu.

Tujuan Program PKP Berbasis Zonasi

Tujuan Program PKP Berbasis Zonasi ialah memajukan kompetensi siswa melalui pembinaan guru dalam menyiapkan, melakukan sampai dengan mengevaluasi pembelajaran yang berorientasi pada keahlian berpikir tingkat tinggi (Higher Order Thinking Skills/HOTS).
Manfaat Program PKP Berbasis Zonasi ialah sebagai berikut:

  1. Membiasakan guru untuk membuat pembelajaran yang berorientasi pada keterampilan berpikir tingkat tinggi mulai dari perencanaan, pelaksanaan sampai penilaiannya;
  2. Membiasakan siswa untuk berpikir tingkat tinggi sehingga mampu mengembangkan kompetensinya;
  3. Memberikan acuan terhadap kepala sekolah dalam pelaksanaan supervisi akademik;
  4. Memberikan contoh terhadap pengawas sekolah dalam pelaksanaan supervisi akademik dan manajerial.

Sasaran Program Diklat

Sasaran Program PKP Berbasis Zonasi adalah guru pada semua jenjang satuan pendidikan mulai dari TK/TKLB, Sekolah Dasar/SDLB, Sekolah Menengah Pertama/SMPLB, Sekolah Menengan Atas/SMALB, dan SMK/SMKLB.

Penyelenggara Program PKP Berbasis Zonasi

Program PKP Berbasis Zonasi merupakan kegiatan yang dikoordinasikan oleh Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan melibatkan UPT, Dinas Pendidikan Provinsi/Kabupaten/Kota, masyarakat penyelenggara satuan pendidikan, asosiasi profesi guru serta komunitas Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK).
Lebih lengkap anda bisa download buku Pedoman Program Peningkatan Kompetensi Pembelajaran Berbasis Zonasi di bawah ini:
banner 336x280
banner 120x600
  • Share