Daftar Ki Kd (Kompetensi Inti Dan Kompetensi Dasar) Bahasa Indonesia Smp/Mts Kelas 7 (Vii)

Diposting pada
Jika dalam Kurikulum 2006 (KTSP) dikenal istilah Standar Kompetensi (SK) dan Kompetensi Dasar (KD), maka dalam Kurikulum 2019 (KTSP) istilah yang dipakai ialah KI (Kompetensi Inti) dan KD (Kompetensi Dasar), alias KI dan KD.
Perbedaannya lagi adalah, kalau dalam KTSP nomor KD seuai dengan urutan SK sementara dalam K13 nomor KD ada dua jenis, yaitu yang diawali dengan angka 3, ada pula yang diawali dengan angka 4. Jadi, ada KD 3.1 dan 4.1. Keduanya (KD 3.1 dan 4.1) ialah satu kesatuan yang tidak sanggup dipisahkan. Kepala 3 membuktikan bahwa inti pelajaran tersebut ialah pengetahuan, sementara kepala 4 membuktikan bahwa ini pelajaran tersebut terletak pada aspek keterampilan. 

Untuk lebih jelasnnya silakan simak dan download daftar KI dan KD pelajaran Bahasa Indonesia untuk SMP/MTs berikut ini.

KI KD yang terdapat di sini ialah KI dan KD mata pelajaran Bahasa Indonesia untuk kelas 7 SMP/MTs

KOMPETENSI INTI DAN KOMPETENSI DASAR BAHASA INDONESIA SMP/MTs  KELAS VII
Tujuan kurikulum meliputi empat kompetensi, yaitu (1) kompetensi sikap spiritual, (2) sikap sosial, (3) pengetahuan, dan (4) keterampilan. Kompetensi tersebut dicapai melalui proses pembelajaran intrakurikuler, kokurikuler, dan/atau ekstrakurikuler.
Rumusan Kompetensi Sikap Spiritual, yaitu “Menghargai dan menghayati aliran agama yang dianutnya”. Adapun rumusan Kompetensi Sikap Sosial,  yaitu  “Menunjukkan sikap jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (toleransi, gotong royong), santun, dan percaya diri dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya”. Kedua kompetensi tersebut dicapai melalui pembelajaran tidak eksklusif (indirect teaching), yaitu keteladanan, pembiasaan, dan budaya sekolah dengan memperhatikan karakteristik mata pelajaran serta kebutuhan dan kondisi penerima didik. 
Penumbuhan dan pengembangan kompetensi sikap dilakukan sepanjang  proses pembelajaran berlangsung dan sanggup dipakai sebagai pertimbangan guru dalam membuatkan abjad penerima didik lebih lanjut.
Kompetensi Pengetahuan dan Kompetensi Keterampilan dirumuskan sebagai berikut.
3.  Memahami pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa ingin tahunya perihal ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan insiden tampak mata
 4.  Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abnormal (menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori
KOMPETENSI DASAR
3.1    Mengidentifikasi informasi dalam teks deskripsi perihal objek (sekolah, tempat wisata, tempat bersejarah, dan atau suasana pentas seni daerah) yang didengar dan dibaca
4.1    Menjelaskan isi teks deskripsi   objek (tempat wisata, tempat bersejarah, pentas seni daerah, kain tradisional, dll) yang didengar dan dibaca secara lisan, tulis, dan visual
3.2    Menelaah struktur dan kebahasaan dari  teks deskripsi perihal objek (sekolah, tempat wisata, tempat bersejarah, dan⁄atau suasana pentas seni daerah) yang didengar dan dibaca
4.2    Menyajikan data, gagasan, kesan dalam bentuk teks deskripsi perihal objek (sekolah, tempat wisata,  tempat bersejarah, dan⁄atau suasana pentas seni daerah)  secara tulis dan verbal dengan memperhatikan struktur, kebahasaan baik secara verbal maupun tulis
3.3    Mengidentifikasi  unsur-unsur teks narasi (cerita imajinasi) yang dibaca dan didengar
4.3    Menceritakan kembali isi teks narasi (cerita imajinasi) yang didengar dan dibaca secara lisan, tulis, dan visual
3.4    Menelaah struktur dan kebahasaan teks narasi (cerita imajinasi) yang dibaca dan didengar
4.4    Menyajikan gagasan kreatif dalam bentuk dongeng imajinasi secara verbal dan tulis dengan memperhatikan struktur, penggunaan bahasa, atau aspek lisan 
3.5    Mengidentifikasi teks mekanisme perihal cara melaksanakan sesuatu  dan cara menciptakan (cara  memainkan alat musik/tarian daerah, cara menciptakan kuliner khas daerah, dll.) dari aneka macam sumber yang dibaca dan didengar 
4.5  Menyimpulkan isi teks mekanisme perihal cara memainkan alat musik daerah, tarian daerah, cara menciptakan cinderamata,  dan/atau kuliner khas daerah) yang dibaca dan didengar  
3.6    Menelaah struktur dan aspek kebahasaan  teks mekanisme perihal cara melaksanakan sesuatu dan cara menciptakan (cara memainkan alat musik/tarian daerah, cara menciptakan kuliner khas daerah, dll.)  dari aneka macam sumber yang dibaca dan didengar
4.6    Menyajikan  data rangkaian kegiatan  ke dalam bentuk teks mekanisme (tentang cara memainkan alat musik daerah, tarian daerah, cara menciptakan cinderamata, dll) dengan memperhatikan struktur, unsur kebahasaan, dan isi secara verbal dan tulis
3.7    Mengidentifikasi informasi dari   teks laporan hasil observasi berupa buku  pengetahuan yang dibaca atau diperdengarkan
4.7    Menyimpulkan isi teks laporan hasil observasi berupa buku pengetahuan yang dibaca dan didengar
3.8    Menelaah  struktur, kebahasaan, dan isi teks laporan hasil observasi yang berupa buku  pengetahuan  yang dibaca atau diperdengarkan 
4.8    Menyajikan  rangkuman teks laporan hasil observasi yang berupa buku pengetahuan  secara verbal dan tulis dengan memperhatikan kaidah kebahasaan atau aspek lisan  3.9  Menemukan unsur-unsur dari buku fiksi dan nonfiksi yang dibaca
4.9  Membuat peta pikiran/sinopsis perihal isi buku nonfiksi/buku fiksi yang dibaca
3.10  Menelaah hubungan unsur-unsur     dalam buku fiksi dan nonfiksi  
4.10  Menyajikan jawaban secaralisan, tulis, dan visualterhadap isi buku fiksi/nonfiksi yang dibaca
3.11  Mengidentifikasi  informasi (kabar, keperluan, permintaan, dan/atau permohonan) dari surat pribadi dan surat dinas yang dibaca dan didengar
4.11  Menyimpulkan isi (kabar, keperluan, permintaan, dan/atau permohonan) surat pribadi dan surat dinas yang dibaca atau diperdengarkan
3.12  Menelaah unsur-unsur dan kebahasaan dari surat pribadi dan surat dinas yang dibaca dan didengar
4.12  Menulis surat (pribadi dan dinas) untuk kepentingan resmi dengan memperhatikan struktur teks,  kebahasaan, dan isi
3.13   Mengidentifikasi informasi (pesan, rima, dan pilihan kata) dari puisi  rakyat (pantun, syair, dan bentuk puisi rakyat setempat) yang dibaca dan didengar
4.13  Menyimpulkan isi puisi  rakyat (pantun, syair, dan bentuk puisi rakyat setempat) yang disajikan dalam bentuk tulis dan lisan 
3.14  Menelaah struktur dan kebahasaan puisi  rakyat (pantun, syair, dan bentuk puisi rakyat setempat) yang dibaca dan didengar
4.14 Menelaah struktur dan kebahasaan puisi  rakyat (pantun, syair, dan bentuk puisi rakyat setempat) yang dibaca dan didengar
3.15 Mengidentifikasi informasi perihal fabel/legenda kawasan setempat yang dibaca dan didengar
4.15  Menceritakan kembali isi dongeng fabel/legenda kawasan setempat yang dibaca/didengar
3.16  Menelaah  struktur dan kebahasaan fabel/legenda kawasan setempat yang dibaca dan didengar

4.16  Memerankan isi fabel/legenda   kawasan setempat yang dibaca dan didengar 
Berdasarkan daftar di atas, sanggup diketahui bahwa dalam Pelajaran Bahasa Indonesia terdapat 16 KD.

Untuk mendownload (mengunduh), silakan masuk ke halaman UNDUH kemudian klik tombol ‘Perangkat Pembelajaran’.

Bagaimana berdasarkan Pembaca Pustamun, apakah kompetensi di atas sanggup diajarkan dan diterapkan dalam pendidikan di kelas?