Contoh Tata-Tertib Untuk Perkumpulan Atau Karang Taruna

Diposting pada
Contoh Tata-Tertib untuk Perkumpulan atau Karang Taruna | Tata-tertib penting untuk dijadikan aliran bagi suatu organisasi. Dalam organisasi idealnya ada Anggaran Dasar (AD) dan Anggaran Rumah Tangga (ART), namun kalau itu belum dibentuk, maka untuk sementara sanggup memakai Tatib terlebih dahulu. Sebagai pola berikut kami sajikan Contoh Tata-Tertib untuk Perkumpulan atau Karang Taruna.
TATA TERTIB KARANG TARUNA “TARUNA BHAKTI”
TATA TERTIB DALAM PERKUMPULAN RUTIN 

  1. Perkumpulan dilaksanankan setiap Sabtu Kliwon (malam Minggu Legi), dan dimulai sempurna pukul 20.00 WIB, kecuali ada aktivitas lain.
  2. Bila dalam rungan masih longgar, semua anggota harus masuk.
  3. Tidak boleh meninggalkan ruangan selama perkumpulan berlangsung, kalau terpaksa keluar ruangan harus menjadapat ijin dari ketua dan atau wakil ketua.
  4. Pada ketika perkumpulan handphone dimatikan atau di modus membisu (silent).
  5. Setiap anggota yang hendak mengemukakan pendapat harus mengacungkan jari telunjuk sebagai tanda, dan boleh beropini kalau sudah diijinkan oleh ketua dan atau wakil ketua.
  6. Kesopanan dalam berpendapat, dan sanggup menghargai pendapat orang lain.
  7. Setiap anggota berkewajiban menjaga suasana yang aman pada ketika perkumpulan berlangsung.
TATA TERTIB NYINOM 
  1. Datang sempurna waktu, sesuai dengan komando ketua dan atau wakil ketua.
  2. Berpakaian rapi sesuai ketentuan yang telah ditentukan oleh ketua dan wakil ketua.
  3. Berperilaku sopan.
  4. Pada waktu makan dilakukan secara bersama-sama.
TATA TERTIB DALAM KEMASYARAKATAN
  1. Menjaga kesopanan dalam pergaulan dengan masyarakat.
  2. Tidak menciptakan keresahan dalam masyarakat.
  3. Dapat menjaga nama baik Karang Taruna.
  4. Tidak boleh mengatasnamakan karang taruna untuk kepentingan pribadi.
  5. Ikut berperan aktif dalam aktivitas kemasyarakatan, baik atas nama Karang Taruna maupun pribadi.
PENGAMBILAN KEPUTUSAN
  1. Pengambilan keputusan dilakukan melalui musyawarah, dan kalau dalam musyawarah tidak mencapai mufakat, maka pengambilan keputusan dilakukan melalui jalur bunyi terbanyak (voting).
  2. Keputusan yang sudah disepakati tidak sanggup diganggu gugat, kecuali ada pertimbangan lain yang lebih baik, dan harus dimusyawarahkan.
SANKSI-SANKSI
Sanksi dalam Karang Taruna “Taruna Bhakti” terdiri atas hukuman :
  1. Teguran
  2. Surat peringantan
  3. Dikeluarkan dari Karang Taruna “Taruna Bhakti”
ATURAN TAMBAHAN 
  1. Setiap absensi anggota dalam aktivitas yang dilaksanakan Karang Taruna “Taruna Bhakti” harus mendapat ijin dari ketua dan atau wakil ketua.
  2. Jika tidak berangkat mengikuti perkumpulan selama 3 kali, dalam rentang waktu 6 kali pertemuan, maka saudara dinyatakan mengundurkan diri dari Karang Taruna “Taruna Bhakti”.
  3. Setiap ada warga masyarakat yang hendak bergabung dengan perkumpulan ini, maka harus mengikuti masa training (training) selama 3 bulan semenjak menyatakan keinginannya untuk bergabung, selanjutnya dinyatakan sanggup diterima sebagai anggota atas janji bersama.
Nah, demikian Contoh Tata-Tertib untuk Perkumpulan atau Karang Taruna, biar sanggup menginspirasi sobat, kalau ada kritik dan saran silahkan berkomentar?