Brownsea Island

Diposting pada

Perkemahan pertama yang dilaksanakan oleh Baden Powell di sebuah pulau yang disebut dengan “Brown Sea” dengan diikuti oleh 20 orang pemuda  yang dibagi dalam 4 regu berlangsung dari tanggal 25 juli 1907 selama 8 hari. Perkemahan ini didasari oleh keinginan  Baden Powell untuk memandu dan menimbulkan anak muda senang dan gembira.Baden Powell dibandtu oleh beberapa sobat dekatnya pribadi terjun memimpin perkemahan ini.

Melalui perkemahan ini Baden Powell berhasil mengenalkan acara gres untuk belum dewasa muda yakni suatu acara di alam terbuka, di luar lingkungan sekolah dan keluarag. Dalam perkemahan ini Baden Powell hanya menerangkan isi dan arah kegiatan, pelaksanaan acara diserahkan sepenuhnya kepada para penerima dengan mengedepankan sistim kerja kelompok atau sistim beregu.Pada malam hari Baden Powell menyelenggarakan api unggun, serangkaian atraksi baik dalam bentuk nyanyian, drama, puisi dan aneka macam pertunjukan lain digelar dengan lisan penuh kebebasan namun tetap kaya  akan makna. Baden Powell benar-benar menerangkan dirinya sebagai “boy man”, orang remaja yang berhati muda, yang mencintai, menghargai, mempercayai, menemami belum dewasa muda serta bisa memberi tanggungjawab penuh pada belum dewasa muda untuk melakukan acara secara berdikari dan penuh disiplin.

Dari perkemahan di atas “cara memandu” mulai diperkenalkan kepada belum dewasa muda dan ternyata berhasil
menarik perhatian sehingga banyak anak gampang yang tertarik untuk mengikutinya. Mereka tergabung untuk
bersedia memandu alasannya didorong oleh niat suci dalam hatinya sehingga tanpa pamrih dan  mengharap upah
dari siapapun dalam bentuk apapun. Gagasan Baden Powell inipun kemudian dibawa ke Hindia Belanda (Indonesia),  pada tahun 1912 dan berkembang dengan pesat sampai dikala ini dengan sebutkan Pendidikan Kepramukaan.

Perkemahan pertama yang dilaksanakan oleh Baden Powell di sebuah pulau yang disebut dengan Brownsea Island Print this page