banner 728x250

Bikin Satelit Internet Cepat, RI Gandeng SpaceX Elon Musk – LAGIKEPO

  • Share
RI Punya Satelit Internet Cepat 2023, Pertama di ASEAN
banner 468x60



LAGIKEPO |

Jakarta, CNBC Indonesia – Indonesia bersiap memiliki satelit internet cepat pada 2023. Sejumlah pihak digandeng dalam proyek Satria 1 termasuk perusahaan milik Elon Musk, Space X.

banner 336x280

Satelit Satria 1 itu akan menumpang pada roket Falcon 9 – 5500 milik SpaceX saat meluncur dari Bumi. Ini bukan kali pertama Indonesia bekerja sama dengan SpaceX untuk membawa satelit ke luar angkasa.

“Kita sudah pernah meluncurkan Satelit Nusantara 1 pada 2019 dengan SpaceX. Satu-satunya peluncur yang bisa mengembalikan stage 1 ke daratan,” kata Direktur Utama PSN/SNT, Adi Rahman Adiwoso, dalam Konferensi Pers Groundbreaking Ceremony Stasiun Bumi Proyek KPBU Satelit Multifungsi Pemerintah, Rabu (18/8/2021).

Adi menyebutkan peluncuran itu akan dilakukan pada 2023 mendatang. Tempat peluncuran satelit Satria 1 dilakukan di Cape Canaveral Florida Amerika Serikat.

Selain SpaceX, Satria 1 juga menggandeng pihak lain. Misalnya kontraktor pembangunan satelit yakni Thales Alenia Space dari Perancis.

Lalu ada juga GGWIC NWIEE China untuk pembangunan gateway, kontraktor monitoring oleh Krator Defense & Security Solutions, Inc dari Inggris. Serta terakhir Hughes dan AS yang menjadi kontraktor pembangunan HUB.

Satelit Satria akan memiliki tinggi 6,5 meter, dan Adi mengklaim menjadi salah satu satelit terbesar di dunia. Berat satelitnya adalah 4,5 ton dan memiliki antena terbesar di antariksa masing-masing berukuran 3, 5meter.

Satelit ini memiliki kapasitas 150 Gbps yang akan bekerja selama 15 tahun. Satria 1 akan bertugas untuk memberikan internet pada 150 ribu titik layanan publik di Indonesia.

“Layanan publik di seluruh Indonesia ada 501 ribu titik dan sudah terlayani saat ini 351 ribu titik. Masih tersisa 150 ribu titik dan dilayani dengan Satria 1,” kata Menteri Kominfo, Johnny Plate.

Baca juga:  Pertamina EP Temukan Cadangan Gas di Sumur West Penyu - Migas - lagikepo.com - LAGIKEPO

Selain menyediakan infrastruktur untuk satelit di luar angkasa nanti, Indonesia juga menyiapkan stasiun pengendali di Bumi. Akan ada 11 stasiun di Bumi yang dibangun termasuk salah satunya di Cikarang yang telah melakukan peletakan batu pertama pada pagi hari tadi.

Stasiun tersebut akan mengerjakan beberapa hal, seperti master of control sebagai pengendali utama satelit hingga pembangunan hub.

“Kedua pembangunan gateway yang berfungsi sebagai bagian dari transmisi satelit yang mengirim dan menerima sinyal dari dan ke satelit. Ketiga pembangunan hub, yang berfungsi sebagai server ke internet,” jelas Johnny.

[Gambas:Video CNBC]

(roy/roy)



2021-08-18 08:20:00

Source link

banner 336x280
banner 120x600
  • Share