Azrul Azwar (Ka Kwarnas, Abad 1993 – 2019)

Diposting pada
 

Prof DR. Azrul Azwar  lahir di Kutacane, Nanggroe Aceh Darussalam, 6 Juni 1945  yaitu Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka untuk Kepengurusan Kwartir Naisonal periode  2003 – 2019  berdasar Hasil Munas di Pontianak dan  periode 2019 – 2019 berdasar hasil Munas di Jakarta. Sebelum menjadi Ketua Kwartir Nasional, Beliau menjabat sebagai Ketua Pimpinan Saka Bhakti Husada tingkat Nasional.
Beliau seorang dokter dan jago kesehatan masyarakat asal Indonesia.  Di lingkungan pemerintahan, Kak Azrul pernah menjabat sebagai Direktur Jenderal Bina Kesehatan Masyarakat Kementerian Kesehatan RI, sedangkan di almamaternya, Universitas Indonesia, Kak Azrul yaitu Guru Besar Ilmu Kedokteran Komunitas dan pernah menjabat sebagai Dekan Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia.
Prof Azrul Azwar pernah menjabat sebagai Ketua Umum Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Ketua Umum Perhimpunan Dokter Keluarga Indonesia (PDKI), Ketua Umum Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI), Ketua Umum Ikatan Alumni Universitas Indonesia (ILUNI),  serta Ketua Umum Masyarakat Perlebahan Indonesia.
Beliau  merupakan salah satu dokter asal Indonesia yang banyak terlibat dalam aneka macam organisasi kesehatan dunia, antara lain menjadi konsultan World Health Organization (WHO), konsultan International Organization of Migration (IOM), Wapres Medical Association of ASEAN, Presiden World Medical Association (WMA), Presiden Confederation of Medical Association in Asia & Oceania (CMAAO), Ketua Umum Asean Scout Association for Regional Cooperation (ASARc) serta Ketua Umum Asean Regional Primary Health Care Cooperation (ARPAc)
Pada periode kepemimpinan Kak Azrul  berhasil disahkan UU Pramuka oleh dewan perwakilan rakyat RI yang telah sekian usang diperjuangkan dan ditunggu oleh keluarga besar Gerakan Pramuka. Pada periode Kak Azrul pula dicanangkan aktivitas revitalisasi Gerakan Pramuka. Di bidang peningkatan kualitas pendidikan kepramukaan sejumlah aktivitas juga telah dan terus dilaksanakan salah satunya melaksanakan penyempurnaan SKU dari tingkat Siaga, Penggalang, Penegak dan Pandega termasuk perangkat pendukung implementasinya menyerupai peningkatan bidang sarana prasarana latihan, peningkatan kualitas pembina, peningkatan kerjasama dan santunan dari segenap pemangku kepentingan, dll.



Salah satu pandangan Kak Azrul terhadap Gerakan Pramuka, yaitu :

” … GerakanPramuka tetap relevan dengan perkembangan zaman. Walaupun periode globalisasi penuh dengan kemajuan ilmu pengathuan dan teknologi, akan tetapi insan tetap merupakan faktor penentu utama. Untuk itulah kita ingin membangun  manusia yang mempunyai huruf serta membangun bangsa yang mempunyai tabiat yang kuat.
Bukan hanya membangun insan atau perjaka yang cerdas yang menguasai ilmu pengatahuan akan tetapi juga perjaka yang tangguh kepribadiannya, luhur akal pekertinya, hidup dalam kerukunan, kompak serta selalu bersatu. Karena perjaka demikianlah yang akan mampu menghadap tantangan globalisasi, mampu menghadapi aneka macam problem negeri ini, serta mampu untuk menatap masa depan dengan lebih baik  …”
(Petikan naskah Sambutan Kak Azrul selaku Ka Kwarnas pada peringatan Hari Pramuka ke 51 tahun 2019).

 yaitu Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka untuk Kepengurusan Kwartir Naisonal periode Azrul Azwar   (Ka Kwarnas, periode 1993 - 2019) Print this page