Asus Zenbook 3 Ux390ua, Notebook Tipis, Prestisius Dengan Performa Terbaik

Diposting pada
ASUS Zenbook 3

ASUS kembali memperkenalkan produk ultrabook terbarunya di Indonesia yang diberi nama ZenBook 3 UX390UA. Kali ini dihadapan sekitar 800 orang usul di Bali Nusa Dua Conference Center (07/09/2019) lalu. 

Ultrabook kelas ultimate tersebut digadang-gadang sebagai “notebook paling prestisius dengan performa terbaik” yang siap bersaing dengan kompetitor. Ultrabook ini diperkenalkan pertama kali pada tamat Mei 2019 kemudian oleh ASUS Chairman, Jonney Shih. 

Dengan desain dan teknologi masterpiece, ultrabook ASUS ZenBook UX390UA mempunyai bobot hanya 910 gram dengan ketebalan hanya 1,19cm. Ini merupakan notebook berbasis Windows 10 Home paling tipis dan stylish yang pernah dibuat. Walaupun demikian, ultrabook ini diperkuat oleh sejumlah komponen bertenaga. Dengan demikian, pengguna tidak lagi perlu menentukan antara kinerja ataupun gaya. 
Ultrabook ini didesain dari awal untuk mengakomodasi tuntutan spesifikasi yang mumpuni, ultrabook kelas premium tersebut memakai body aluminium alloy 6013 standar aerospace yang umum dipakai pada struktur primer pesawat terbang. “Materialnya 50% lebih berpengaruh dibanding material yang umum dipakai pada notebook,” sebut Jerry Shen, Chief Executive Officer ASUS. “Body ZenBook 3 UX390 yang tampak lembut ini tolong-menolong sangat kuat,” ucapnya. 
ASUS juga mengubah makna dari notebook thin and light dengan menciptakan standar gres yakni ketebalan hanya 1,19cm dan bobot 910 gram. Notebook yang tetap memegang konsep concentric spun-metal finish di bab lid-nya ini juga punya dimensi yang lebih ringkas dari kertas A4.
Ultrabook Zenbook 3 hadir dalam tiga pilihan warna elegan, Rose Gold, Quartz Grey dan Royal Blue, ketiganya mempunyai golden metallic edge di sekeliling lid yang dibentuk dalam 2 tahap anodizing untuk memastikan daya tahannya. Untuk pengetikan yang lebih nyaman, ZenBook 3 UX390UA memakai illuminated full size keyboard dengan travel distance 0,8mm. Jauh lebih nyaman dibanding notebook ultra tipis kompetitor yang hanya 0,4mm.

Komponen Bertenaga, Pendinginan Revolusioner
Meski punya chassis yang ultra tipis dan ultra ringan, ZenBook 3 mempunyai komponen yang biasa ditemui di notebook berukuran lebih besar. Beberapa komponen bertenaga tersebut di antaranya ialah prosesor Intel Core i7 generasi ke-7, memori LPDDR3 2133MHz sampai 16GB, SSD PCIe Gen 3 x4 berkapasitas 512GB. Selain itu tersedia pula port USB Type-C untuk konektivitas masa depan.
Seluruh komponen tersebut sanggup dimasukkan ke dalam chassis yang tipis alasannya ialah ASUS telah mengubah sistem pendinginan internal yang terpasang di dalamnya. Secara total, sistem pendinginannya hanya mempunyai ketebalan 3 milimeter, dengan sirip-sirip kipasnya hanya setebal 0,3 milimeter.
Agar lebih bertenaga, material pendinginan dibentuk dengan materi yang disebut liquid-crystal-polymer. Sistem pendinginan juga mempunyai heatpipe yang dindingnya setebal 0,1 milimeter namun bisa mengarahkan udara hangat ke arah ventilasi tersembunyi yang berada di balik engsel. Dengan demikian, notebook sanggup bekerja dengan efisien dan sejuk meski dikala full load.
ASUS juga mengubah makna dari notebook thin and light dengan menciptakan standar gres yakni ketebalan hanya 1,19cm dan bobot 910 gram. Notebook yang tetap memegang konsep concentric spun-metal finish di bab lid-nya ini juga punya dimensi yang lebih ringkas dari kertas A4.
Ultrabook Zenbook 3 hadir dalam tiga pilihan warna elegan, Rose Gold, Quartz Grey dan Royal Blue, ketiganya mempunyai golden metallic edge di sekeliling lid yang dibentuk dalam 2 tahap anodizing untuk memastikan daya tahannya. Untuk pengetikan yang lebih nyaman, ZenBook 3 UX390UA memakai illuminated full size keyboard dengan travel distance 0,8mm. Jauh lebih nyaman dibanding notebook ultra tipis kompetitor yang hanya 0,4mm.
Komponen Bertenaga, Pendinginan Revolusioner
Meski punya chassis yang ultra tipis dan ultra ringan, ZenBook 3 mempunyai komponen yang biasa ditemui di notebook berukuran lebih besar. Beberapa komponen bertenaga tersebut di antaranya ialah prosesor Intel Core i7 generasi ke-7, memori LPDDR3 2133MHz sampai 16GB, SSD PCIe Gen 3 x4 berkapasitas 512GB. Selain itu tersedia pula port USB Type-C untuk konektivitas masa depan.
Seluruh komponen tersebut sanggup dimasukkan ke dalam chassis yang tipis alasannya ialah ASUS telah mengubah sistem pendinginan internal yang terpasang di dalamnya. Secara total, sistem pendinginannya hanya mempunyai ketebalan 3 milimeter, dengan sirip-sirip kipasnya hanya setebal 0,3 milimeter.
Agar lebih bertenaga, material pendinginan dibentuk dengan materi yang disebut liquid-crystal-polymer. Sistem pendinginan juga mempunyai heatpipe yang dindingnya setebal 0,1 milimeter namun bisa mengarahkan udara hangat ke arah ventilasi tersembunyi yang berada di balik engsel. Dengan demikian, notebook sanggup bekerja dengan efisien dan sejuk meski dikala full load.
Multimedia Mumpuni dan Pengamanan Sidik Jari
ASUS ZenBook 3 UX390 mempunyai layar dengan ukuran 12,5 inci dengan resolusi FullHD dan diberi lapisan Corning Gorilla Glass 4 dari ujung ke ujung. Layar tersebut dibingkai dengan bezel yang juga tipis, hanya 7,6 milimeter sehingga menciptakan ZenBook 3 punya rasio screen-to-body yang sangat besar, yakni mencapai 82 persen. 
Lapisan IPS juga menciptakan pengguna sanggup melihat konten tanpa terganggu meski dilihat dari sudut manapun, sampai 178 derajat. Adapun rasio kontras yang mencapai 1000:1 sanggup menciptakan warna hitam menjadi sangat pekat, sementara 72% NTSC color gamut akan menghasilkan reproduksi warna yang sangat baik dan detail. 
Untuk video, ZenBook 3 UX390 juga punya fitur berjulukan ASUS Tru2Life Video Technology. Teknologi ini bisa menganalisa setiap piksel pada frame video semoga sanggup meningkatkan kontras, ketajaman dan playback yang lebih mulus.
Dibanding notebook pada umumnya, ZenBook 3 mempunyai ukuran touchpad yang lebih lega. Pengguna akan mencicipi kenyamanan yang lebih alasannya ialah touchpad tersebut sudah dilapisi coating kaca. Demi mendukung fitur multi-touch Windows 10, touchpad juga sudah mendukung sentuhan dan gestur dengan 4 jari semoga proses bekerja dan berpindah aplikasi menjadi lebih mudah.
Tak hanya itu, pada touchpad juga dilengkapi fingerprint scanner yang bisa dipakai sebagai pengamanan biometrik. Letaknya berada di sudut kanan atas area touchpad, fingerprint scanner memungkinkan pengguna untuk membuka notebook dan kembali ke Windows hanya dengan sentuhan jari. Autentifikasi aneka macam aplikasi dan jadwal juga bisa dilakukan dengan fitur yang satu ini.
Terakhir, meski bentuknya sangat tipis, ZenBook 3 punya tata bunyi yang terdiri dari empat  buah speeaker. Quad speaker system tersebut terdiri dari dua buah speaker di bab atas keyboard dan dua lainnya di bab depan. Speaker tersebut dirancang dengan teknologi ASUS SonicMaster Premium dan dioptimalkan oleh sejumlah pakar dari Harman/Kardon. Ini merupakan buah karya pertama hasil kombinasi kedua pakar tata bunyi tersebut.
Untuk konektivitas yang lebih luas, ASUS juga menyediakan Mini Dock USB Type-C. Dengan Mini Dock ini, pengguna akan mendapat aksesori port USB 3.1 Type-C, HDMI, dan USB 3.0. Tak lupa, sleeve exclusive juga tersedia untuk mempermudah pengguna dikala akan menjinjing ASUS ZenBook UX390UA ke manapun Anda pergi.