Arti Kata Sableng Dan Abnormal | Sinonim Dan Penjelasannya

Diposting pada

Penjelasan arti kata sableng dalam Bahasa Indonesia

Kata sableng identik dengan tokoh superhero yang nyentrik, yaitu Wiro Sableng. Wiro Sableng mempunyai senjata khusus yaitu kapak 212.

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia Pusat Bahasa Edisi Keempat, kata sableng berada pada halaman 1197. Kata sableng adalah kata dalam ragam percakapan. Termasuk dalam adverbia.
Penjelasannya dalam KBBI yaitu, agak gila; atau kurang waras.

Kapak Sakti Nogo Geni 212, Senjata andalah Wiro Sableng 

Kata sableng memiliki tiga belas sinonim. Sinonim kata sableng yang terdapat pada Tesaurus Alfabetis Bahasa Indonesia Pusat Bahasa yang terbit pada tahun 2019, sinonim kata sableng terdapat pada halaman 492.

Adapun sinonim kata sableng adalah absurd; aneh; edan; ganjil; gelo; gemblung; gendeng; gila-gilaan; kurang waras; miring; otak-otakan; rada-rada; dan sinting.

Dalam dongeng Wiro Sableng Pendekar Naga Geni Kapak 212, ada guru yang berjulukan Sinto Gendeng. Jadi, sableng dan gendeng memiliki kesamaan. Gurunya saja gendeng muridnya untung masih ‘hanya’ sableng. Tidak parah ikut-ikutan gendeng.

Selanjutnya dalam artikel ini ditulis pengertian masing-masing kata yang menjadi sinonim sableng. Masing-masing pengertian ini diambil dari kamus, tepatnya Kamus Besar Bahasa Indonesia Pusat Bahasa edisi keempat (KBBI).

absurd adalah adverbia yang mempunyai arti tidak masuk nalar atau mustahil. (KBBI, 2019:4)

aneh adalah adverbia yang mempunyai arti berbeda dengan hal yang biasa kita dengar, lihat dan sebagainya. atau juga sanggup disebut dengan ajaib. (KBBI, 2019: 62)

edan (adverbia) merupakan ragam bahasa percakapan yang mempunyai arti sama dengan gila (KBBI, 2019:350)

ganjil dalam KBBI ada dua, yaitu ganjil yang berkaitan dengan bilangan yang berarti lawan kata genap. Sementara, kata ganjil yang bersinonim dengan sableng ialah lain daripada yang lain; tidak sebagaimana biasa; aneh; ajaib. (KBBI, 2019:414)

gelo adalah ragam bahasa dari Jakarta yang berarti gila. (KBBI, 2019: 433)

gemblung berasal dari Bahasa Jawa. Artinya ada tiga yaitu: setengah gila, bandel, dan bodoh. (KBBI, 2019:436)

gendeng berasal dari kata Jawa. Artinya ialah gila dan tidak normal, berkaitan dengan pikiran dan ingatan. (KBBI, 2019: 439)

gila-gilaan berasal dari kata dasar gila-gila. Beda dengan kata dasar gila. Artinya ada 4 yaitu: 1) verba alias kata kerja artinya bertingkah ibarat orang gila; akal-akalan gila; dan sebagainya. 2) verba atau kata kerja artinya berbuat dengan sekehendak  hati atau seenaknya saja atau asal-asalahn. 3) adverbia artinya kurang didik dengan berbuat yang melanggar  norma kesopanan; keterlaluan. 4) adverbia artinya nekat dalam arti membangkang  terhadap larangan (KBBI, 2019: 452)

kurang waras, kata waras berlawanan arti dengan kata gila. Jadi, kurang waras artinya tidak sehat pikir.

miring arti awalnya tidak lurus dan tidak rata. Arti yang berkaitan dengan sableng atau gila ialah agak gila, (KBBI, 2019:920). Artinya tidak atau kurang waras.

otak-otakan; ada dua lema otak dalam KBBI (Halaman 991). Lema yang pertama berkaitan dengan bagian tubuh. Otak yang kedua serapan dari ragam bagasa Jakarta, otak-otakan adalah adverbia yag artinya suka berbuat yang bukan-bukan semoga dianggap pemberani; semakna dengan ugal-ugalan dan gila-gilaan.

rada-rada arti awalnya ialah agak. Biasanya dipakai untuk menyebut orang yang agak gila.

Ada lagi sinonim sableng dan gila yang tidak ditulis dan dibubukan ke dalam KBBI maupu TABI yaitu kata sinting. Kata sinting digunakan oleh masyarakat tutur Bahasa Indoensia sebagai ungkapan untuk menyebut hal yang aneh, ganjil, dan gila. sinting!