Apa Itu Cycle Time, Talk Time, Dan Lead Time

Diposting pada

Arti Cycle Time, Talk Time, dan Lead Time – Dalam praktek lean produksi untuk mengoptimalkan alur kerja, sumber daya, dan waktu kerja, dibutuhkan menghitung dan mengukur jangka waktu dari banyak sekali proses dan waktu rata-rata per item. Banyak orang galau wacana definisi dari cycle time, takt time, dan lead time, tapi Anda tidak harus menjadi salah satu dari mereka. Berikut ini pengertian dari masing masing istilah waktu dalam praktek lean tersebut.

Apa itu Cycle Time

Waktu siklus (Cycle Time) yaitu waktu yang dibutuhkan untuk menuntaskan produksi satu unit dari awal hingga akhir. Makara cycle time artinya semua wacana kecepatan pengiriman produk/jasa ke pelanggan.

Cycle Time (Waktu siklus) merupakan hal meliputi waktu proses, di mana unit ditindaklanjuti untuk mendekatkannya ke output (keluaran), dan waktu tunda (delay time), di mana satu unit pekerjaan dihabiskan untuk mengambil tindakan selanjutnya. Dengan mengetahui cycle time maka akan gampang bagi Anda untuk melaksanakan perbaikan atau biasa disebut dengan cycle time reduction.

Pengurangan waktu siklus (Cycle time reduction) yaitu taktik untuk menurunkan waktu yang diharapkan untuk melaksanakan suatu proses guna meningkatkan produktivitas. Makara sangat penting sekali bagi Anda yang menerapkan lean menufacturing mengetahui perhitungan dari cycle time.

Bagaimana Cara Menghitung Cycle Time

Waktu siklus (Cycle Time) yaitu waktu antara dimulainya dan penyelesaian sebuah proses, oleh alasannya itu, perhitungan cycle time juga harus menurut pelanggan dari bidang perusahaan tersebut. Contoh: Pada perusahaan layanan berbasis call center, maka perhitungan cycle time panggilan telepon pelanggan berupa perbedaan waktu antara menjawab panggilan dan penyelesaian panggilan. Jika di perusahaan manufaktur, pada umumnya akan menghitung cycle time produksi menyerupai waktu mulai dari penerimaan materi baku hingga ketika barang selesai menuntaskan investigasi akhir.

Secara umum perhitungan cycle time akan memakai rumus:

Cycle time = 1/Throughput rate.

Dimana Throughput rate = (Unit yang diproduksi atau atau Item yang telah selesai)/waktu.

Perhitungan cycle time dalam proses yang berlangsung.

Pada sebagian besar kasus, akan ada banyak produk atau layanan yang diproses pada satu waktu, oleh alasannya itu perhitungan cycle time perlu dimodifikasi sebagai berikut:

Cycle time = Rata-rata waktu antara selesainya unit

Untuk rumus menghitung cycle time yaitu sesuai dengan proses yang akan Anda lakukan, dan untuk mendapat hitungan cycle time Anda harus melaksanakan perhitungan waktu secara aktual. Waktu konkret tersebut akan meliputi kepada: Value Added (VA) time, Non-Value Added (NVA) time dan Non-Value Added Necessary time. Dengan begitu akan memudahkan Anda untuk melaksanakan cycle time reduction.

Berikut yaitu referensi perhitungan cycle time menurut production line balancing untuk melihat potensi yang sanggup dilakukan untuk analisa perbaikan pengurangan siklus waktu (cycle time reduction).

Cycle Time juga sanggup diterapkan dalam semua organisasi atau biasa disebut dengan cycle time in business.

Perhitungan Cycle time dalam bisnis

Cycle time = Production time + Waiting time for Production

Definisi cycle time in business merupakan periode yang dibutuhkan untuk menuntaskan satu siklus operasi atau untuk menuntaskan fungsi, tugas, atau pekerjaan mulai dari awal hingga akhir. Waktu siklus ini umumnya digunakan untuk membedakan total durasi proses dari jangka waktunya.

Cycle Time Reduction

Aspek penting dari efisiensi manufaktur maupun bisnis yaitu cycle time. Dalam istilah yang sangat sederhana untuk mengurangi waktu siklus proses manufaktur kita perlu mendesain ulang tata letak sedemikian rupa, akan tetapi harus mengetahui terlebih dahulu bagaimana cycle time di perusahaan dengan begitu akan memudahkan Anda untuk melakukan  Continuous Improvement Dalam Penerapan Lean Manufacturing.

Banyak cara yang sanggup dilakukan untuk implemantasi cycle time reduction, salah satunya memakai metodologi yang umum digunakan dalam penerapan lean manufacturing yaitu PDCA Cycle melalui acara kaizen.

Selain itu, pengurangan waktu siklus atau cycle time reduction pada umumnya bertujuan meningkatkan kualitas. Bila waktu siklus terlalu erat dengan takt time, maka akan memungkin terjadinya sedikit GAP terkait dengan meningkatkan mutu produk dan layanan dengan perbaikan berkelanjutan.

Apa itu Takt Time

TAKT TIME yaitu waktu maksimal yang sanggup diterima untuk memenuhi usul pelanggan. Dengan kata lain, takt time merupakan kecepatan produk yang HARUS diciptakan untuk memenuhi kebutuhan pelanggan.

Istilah “takt” itu sendiri diambil dari kata Jerman yang berarti “baton”; yaitu tongkat kecil yang digunakan oleh panglima perang atau oleh pemimpin orkestra, takt merujuk pada pukulan, tempo, dan regulasi kecepatan irama.

Menurut Kristianto Jahja dalam alih bahasa buku Gemba Kaizen mengistilahkan takt time ke dalam Bahasa Indonesia sebagai “pacu kerja”. dan batasan umum takt time yaitu waktu yang “diinginkan” untuk menciptakan satu unit keluaran produksi.

Bagaimana Cara Menghitung Cycle Time

Rumus cara menghitung TAKT time secara umum adalah

TAKT Time = (Net Time Available for Production)/(Customer’s Daily Demand)

Akan tetapi jikalau dilihat dari dua sudut pandang yaitu pelanggan dan operasi/proses maka Anda sanggup memakai formula sebagai berikut:

Berdasarkan sudut pandang pelanggan

Takt time = Waktu operasi yang tersedia/ Permintaan pelanggan

Berdasarkan sudut pandang operasi/proses

Takt time = Waktu operasi yang tersedia / Ramalan permintaan

Contoh masalah perhitungan TAKT Time

Ketika Anda akan melaksanakan analisa kualitas proses perusahaan dengan value stream mapping, yang dibutuhkan yaitu berapa costumer demand (jumlah usul pelanggan) dan batas waktu yang ditetapkan oleh pelanggan.
Misal: Jika konsumen membeli produk dengan jumlah 1800 unit, dan konsumen tersebut meminta semoga produknya diselesaikan dalam waktu  27000 detik, maka takt time yang dibutuhkan untuk menuntaskan produk tersebut yaitu 27000 detik : 1800 unit = 15 detik unit.
Untuk memahami lebih rinci wacana Takt Time, silahkan kunjungi: PENGERTIAN TAKT TIME DAN PRAKTEKNYA.

Cycle Time vs Takt Time

Perbedaan yang sangat utama dari Cycle Time dan Takt Time adalah:
  • Takt time mengukur usul pelanggan sedangkan cycle time wacana sirkulasi proses/kerja.
  • Untuk memenuhi usul (TAKT Time), Anda perlu meningkatkan Cycle Time.

Apa itu Lead Time

Lead Time yaitu waktu tunggu dimulai ketika usul dibentuk dan berakhir ketika pengiriman. Lead time akan dimulai ketika pekerjaan mulai atas usul dan berakhir ketika item siap dikirim. Dalam pengertian singkatnya Lead Time merupakan apa yang pelanggan lihat.
Arti Lead time yaitu waktu rata-rata untuk mengalirnya satu unit produk di sepanjang proses mulai awal hingga tamat termasuk waktu menunggu atau waiting time antara sub-sub proses.

Bagaimana Cara Menghitung Lead Time

Untuk menghitung Lead time dalam bisnis maupun perusahaan, Anda sanggup memakai rumus:
Lead Time = Cycle time x Unit WIP x Jumlah operasi + Delay antara proses (terencana dan tak terencana)

Contoh pada masalah perhitungan Lead Time

Contoh 1: Cycle time 240 detik x 1 unit WIP x 1 operasi + 0 delay = Lead time 4 menit.

Contoh 2: Cycle time 240 detik x 50 unit WIP x 2 operasi + 0 delay = Lead time 400 menit.

Cycle Time vs Lead Time

Banyak para andal mendefinisikan Takt Time dan Cycle Time yang kemudian membingungkan pengertian dari keduanya dan perbedaan antara Takt Time dan Cycle Time. Untuk memahami Takt Time serta Cycle Time, berikut ini yaitu perbedaan dari keduanya.

Cycle Time digunakan untuk mengungkapkan total pekerjaan manual yang terlibat dalam suatu proses, atau bab dari sebuah proses. Sedangkan Lead Time merupakan ekspresi usul pelanggan yang dinormalisasi dan diratakan sepanjang waktu yang di pilih untuk diproduksi.

Kesimpulan

Memahami Cycle Time, Lead Time, dan TAKT time yaitu langkah awal yang harus dilakukan oleh praktisi Lean untuk melangkah melaksanakan duduk kasus solvint untuk meningkatkan efisiensi operasi perusahaan.

Artikel terkait

Demikian goresan pena kami wacana Apa Itu Cycle Time, Talk Time, dan Lead Time. Semoga dengan goresan pena ini sanggup bermanfaat bagi anda yang sedang mencari referensi wacana lean terutama bagi pengunjung setia blogcoretangw.blogspot.com.
Kami ucapkan terimakasih telah menyediakan waktu untuk berkunjung serta membaca goresan pena yang terdapat pada , jikalau ada pembahasan yang terlewatkan dari goresan pena kami ataupun ada pandangan gres maupun masukkan yang terkait dengan goresan pena kali ini, silahkan anda tulis pada kolom komentar yang terdapat pada blog ini.