Abdurahman Wachid (Kamabinas Gerakan Pramuka)

Diposting pada

Kiai Haji Abdurrahman Wahid bersahabat dipanggil Gus Dur (lahir di Jombang, Jawa Timur, 7 September 1940 –meninggal di Jakarta, 30 Desember 2019 pada umur 69 tahun) menjadi Presiden Indonesia yang keempatdari tahun 1999 sampai 2001. Gus Dur dipilih oleh MPR hasil Pemilu 1999 menggantikan Presiden RI ketiga BJ Habibie.

Gus Dur juga dikenal sebagai tokoh demokrasi Indonesia dan  pernah menjabat sebagai Ketua Umum PBNU. Beliau  menjabat sebagai Ketua Majelis Pembimbing  Gerakan Pramuka periode  tahun 1999 sampai 2001, dalam masa jabatannya itu  membuka Jambore Nasional Pramuka Penggalang di Baturaden Banyumas Jawa Tengah yang berlangsung dari tanggal 3 – 12 Juli 2001.

Beberapa petikan  amanat Presiden Abdurrahman Wachid selaku Ka Mabinas dalam Upacara Pembukaan Jamnas tahun 2001 :

“…kalau ada orang-orang yang masih menganggap remeh Pramuka, misalnya, menganggap Pramuka hanya daerah main-main, orang-orang itu tidak tahu arti bergotong-royong nilai-nilai kepramukaan ….”

“… krisis multidimensional yang sedang dihadapi bangsa ini, antara lain disebabkan masih belum diterapkannya  nilai-nilai kepramukaan ….”

“… saya sendiri dulu menjadi anggota Pandu di Yogyakarta antara tahun 1954 – 1957 sehingga saya memahami benar nilai-nilai kepramukaan, walaupun dikala itu namanya belum Pramuka ….”

Sumber :
Buku 40 tahun Gerakan Pramuka, terbitan Kwarnas Gerakan Pramuka, 2001
dan beberapa sumber lain.

 Kiai Haji Abdurrahman Wahid bersahabat dipanggil Gus Dur  Abdurahman Wachid  (Kamabinas Gerakan Pramuka) Print this page