banner 728x250

5 Hal Sederhana Yang Bikin Aku Senang

  • Share
banner 468x60
(dok. theweek)

Setiap orang memiliki tolok ukur tersendiri dalam merasakan senang. Ada yang bahagia karena membeli gadget baru. Ada yang senang alasannya mempunyai rumah pribadi. Ada yang senang karena menempati jabatan tertentu. Bahkan ada pula yang senang alasannya memiliki duit banyak.

Tentu saya juga berbahagia jikalau menerima sesuatu yang berafiliasi dengan materi mirip yang disebutkan di atas. Namun lupakan sejenak soal standar senang tersebut alasannya bukan itu fokus bahasannya.
Bagaimana pun, aku juga punya tolok ukur kebahagiaan tersendiri. Kebahagiaan ini diperoleh dari hal-hal sederhana yang mungkin bagi orang lain yakni hal yang biasa saja, tetapi bagi aku justru membahagiakan.
Apa sajakah itu? Nah, ini dia beberapa hal sederhana yang bisa bikin saya senang. Sebenarnya ada banyak, namun kali ini aku ingin menceritakan 5 di antaranya saja. 

1. Memanfaatkan akomodasi negara

Inilah hal sederhana pertama yang mampu bikin saya bahagia. Yap, aku merasa bahagia ketika bisa mempergunakan akomodasi negara dengan sebaik-baiknya. Eits, jangan salah. Gimana pun aku suka bayar pajak lho melalui belanja di swalayan atau makan di kedai makanan!
Kayak gimana memanfaatkannya? Macem-macem. Mulai dari naik busway, naik MRT bajalan kaki di trotoar bahkan hingga menyaksikan-lihat tempat Gelora Bung Karno yang indah setelah direnov juga bisa bikin aku merasa senang. 
Berhubung aku suka baca buku dan nonton film, saya juga merasa bahagia tiap kali berkunjung ke Perpustakaan Kemendikbud dan meminjam DVD di sana. Begitu pun ketika aku bisa menyaksikan-lihat kawasan Gelora Bung Karno yang indah sesudah direnov atau bahkan sesederhana berlangsung kaki di trotoar. Macem-macem deh pokoknya.
Intinya sih saya bahagia ketika bisa mengoptimalkan pajak yang dikontrol oleh negara melalui aneka macam layanan dan akomodasi negara. Wah, rasanya puas bukan maen! Seenggaknya pajak yang dikeluarkan oleh rakyat dari rakyat dan untuk rakyat, termasuk saya sendiri lewat PPn dari makan di kedai makanan dampaknya terasa banget dan enggak tidak berguna begitu saja.

2. Melihat orang aktif bekerja dan produktif berkarya

Selain mempergunakan fasilitas negara, saya juga merasa senang dikala melihat orang aktif bekerja. Sesimpel itu.

banner 336x280

Misalnya lagi mampir ke swalayan. Terus ngeliatin ada mbak-mbak kasir yang aktif melayani konsumen dan mas-mas yang lagi rapiin display barang atau kuliner. Wah, saat itu juga aku jadi ikut merasa senang.

Baca juga:  Cara Setting Custom Domain Blogspot Di Cpanel Hosting

Saya lagi di jalan terus melihat ada pengendara ojek online mengantarkan penumpang ke suatu daerah. Sesimpel itu, tapi saya merasa bahagia.

Saya lagi di jalan terus melihat ada ibu-ibu dagangtisu. Saya juga merasa senang.

Biar kaum rebahan begini, aku ikut merasa bahagia ketika menyaksikan orang lain berupaya mencari rezeki dengan aktif bekerja dan produktif dalam berkarya. Entah kenapa saya merasa senang saat melihat orang lain berusaha melaksanakan hal-hal yang positif demi kelangsungan diri sendiri dan keluarga. Apapun itu pekerjaannya.

3. Memenuhi kebutuhan keluarga di rumah

Waktu aku masih duduk di kursi sekolah dan kuliah, segala kebutuhan di rumah dipenuhi oleh orang tua. Tapi enggak seluruhnya sih. Terkadang keperluan di rumah juga dipenuhi oleh almh. kakak aku yang ketika itu hidup bercampur dengan orang renta.

Namun sejak abang perempuan saya meninggal dan saya telah berpenghasilan (khususnya di akhir masa-kurun kuliah penghasilan saya lebih baik dibandingkan ketika mengajar les dahulu), kini giliran saya untuk gantian ikut berkontribusi dalam menyanggupi kebutuhan keluarga di rumah, meskipun keluarga saya bergotong-royong bukan keluarga dari ekonomi rendah.

 
Misalnya, ngisi token listrik di rumah setiap waktunya, bayar PAM, ngasih uang buat orang renta terutama ibu, mesenin gojek buat keponakan aku buat pergi ke sekolah (saya males nganterin tiap pagi jadi mending pesenin aja tapi tetep pake promo), bahkan hingga sesederhana beli sabun buat di kamar mandi.
 
Saya sih emang enggak menyanggupi seluruh kebutuhan di rumah. Tetap ada peran orang bau tanah. Namun rasanya ada kebahagiaan tersendiri ketika saya bisa mengeluarkan sebagian rezeki yang aku punya untuk menyanggupi kebutuhan keluarga walaupun jumlahnya tidak banyak. Sesimpel itu. Entah kenapa rasanya ada kepuasan tersendiri saat apa yang saya miliki mampu berguna untuk keluarga sendiri.
Baca juga:  Grab For Business, Gampangnya Atur Pengeluaran AngkutanMelalui Akun Grab

4. Beli sesuatu pakai promo

Siapa sih yang enggak suka beli sesuatu pakai promo? Wah, aku rasa siapa saja niscaya menyukainya.

Saya yakni salah satu di antaranya. Mungkin terdengar berlebihan, namun bagi saya berhasil membeli sesuatu dengan harga promo ialah sesuatu yang membahagiakan.

Promo apa? Apa aja. Keseringan saya mendapatkannya dalam bentuk cashback.  

 
Saya sih enggak persoalan juga kalau berbelanja sesuatu dengan harga umumalias tanpa promo. Tapi jika bisa beli dengan harga promo, rasanya beda gitu deh. Rasanya ada prestasi tersendiri dikala bisa membeli sesuatu dengan harga yang jauh lebih hemat biaya. Ibarat kata, bila mampu promo, ngapain cari yang harganya normal?
 
Saking senangnya dengan promo, saya bahkan hingga pernah berburu promo cashback lho ketika dompet digital kayak Dana, Gopay dan OVO ngadain promo cashback besar-besaran (sayangnya kini udah jarang). Apalagi jikalau promonya itu pada harga token listrik dan pulsa, wah kian bahagia deh saya.

5. Menghapus file-file yang sudah tidak penting dan membenahi file yang berantakan

Hal sederhana yang lain yang enggak kalah dalam menciptakan saya senang adalah saat aku telah membersihkan file-file yang sudah tidak penting dan sudah tidak dibutuhkan lagi, baik di laptop ataupun handphone.

Sebagai orang yang aktif dengan gadget, enggak bisa disangkal bahwa laptop dan handphone saya sarat dengan file-file (keseringan gambar Whatsapp ataupun screenshot) yang sifatnya spam alias telah enggak diperlukan lagi. Sayangnya aku jarang meriksain satu per satu. Kaprikornus sekalinya dibuka, sampahnya berasa banyak banget sehingga mesti dihapus.

Padahal yang aku lakuin cuman ngapus-ngapusin doang, tetapi alasannya berasa beres-beres, aku jadi merasa produktif. Karena berasa produktif, balasannya merasa bahagia deh.

Baca juga:  Sedekah Daging Kurban Dompet Dhuafa Yakni Jalan Ninjaku

Begitu pun dikala saya membenahi file-file di laptop/handphone yang awut-awutan alias belum sesuai dengan foldernya, saya juga merasa ada kebahagiaan saat melakukannya.

Itulah 5 hal sederhana yang bisa bikin aku bahagia. Di luar itu, ada satu hal lagi yang jelas-terperinci membuat saya merasa menjadi orang paling bahagia di dunia. Kebahagiaan itu timbul ketika saya masih diberikan peluang untuk berkumpul dengan keluarga (khususnya orang bau tanah) dan dikelilingi oleh orang-orang terdekat yang mempunyai energi aktual. Itulah sesederhana-sesederhananya tolok ukur kebahagiaan saya.

banner 336x280
banner 120x600
  • Share