banner 728x250

10 Cara Gampang Menghancurkan Printer Anda

  • Share
banner 468x60

Sahabat Tekno-G yang tercinta, kali ini kita akan membuatkan ilmu perihal cara mudah merusakan printer, setidaknya menurut Tekno-G ada 10 cara yang mampu menimbulkan printer sobat menjadi rusak atau mudah rusak.

Loh kok judulnya mirip menunjukkan cara menghancurkan printer? Bukan malah memperbaiki printer!! Dengan tahu cara menghancurkan printer maka Tekno-G berharap sobat akan lebih berhati-hati supaya printer yang digunakan tidak rusak dan mengetahui penyebab utama kerusakan printer.
1. Memakai tinta atau serbuk toner yang tidak kompatibel
Tiap-tiap vendor yang buatan printer memiliki persyaratan tersendiri mengenai kekentalan tinta dan ukuran butiran serbuk toner yang bisa digunakan pada perangkat printer mereka. Memang untuk membeli tinta atau toner printer sangat direkomendasikan memakai yang asli keluaran dari pabrikannya. Misalnya Printer Laser Merk HP (Hewlett Packard) sungguh dianjurkan memakai toner yang mereka keluarkan, Printer tinta keluaran Epson, seri usang mirip L-100 atau seri L-210, L-220 dan seterusnya, diwajibkan untuk memakai tinta keluaran Epson juga.
Namun dari segi Ekonomis memang dinilai harga tinta atau serbuk toner original terbilang mahal, untuk itu bermunculan tinta atau serbuk toner yang kompatibel (mampu digunakan) dan dibuat masal baik oleh perusahaan rumahan atau industri, mirip dataprint, eprint dan lain-lain. Kaprikornus intinyanya kalaupun tidak mampu menggunakan tinta atau serbuk tonek yang original, maka pakailah yang kompatibel.
Namun ada juga resikonya, ini bisa membatalkan garansi yang ada pada perangkat printer, biasanya service center resmi dari pemilik merek printer akan menolak garansi jika terjadi kerusakan pada printer yang tidak menggunakan supplies printer yang orisinil.
2. Memasukan Benda keras ke feeder printer
Banyak teman Tekno-G yang ceroboh menaruh benda-benda keras di atas printer, misalnya Staples, Pena, Clipit/Penjepit Kertas (Clip Atom), Isi Staple dan lain-lain. Terkadang menaruh sungguh erat dengan feeder kertas, atau terselip di erat atau dibawah kertas, ini mampu riskan masuknya benda-benda tersebut ke dalam feeder printer, sehingga menyebabkan mekanik printer tersangkut, bahkan parahnya mampu menimbulkan patah, rusaknya head dari catridge printer.
3. Memasukan kertas yang terlalu tipis atau Tebal tidak cocok dengan manual
Tiap printer mempunyai toleransi terhadap ketipisan kertas dan ketebalan kertas. Kertas yang terlalu tipis akan beresiko menggulung saat proses pencetakan berjalan, bila menggulung pada roller akan berakibat tersangkutnya catridge dan berisiko menghancurkan head printer. Kertas yang terlalu tebal akan memaksa roller melakukan pekerjaan lebih keras sehingga beriko mematahkannya dan menyebabkan printer menjadi rusak.
4. Meletakkan kuliner atau minuman disekitar atau diatas printer
Ini kebiasaan buruk yang mesti di hindari. Sering sobat Tekno-G yang hobi ngemil dikala melakukan pekerjaan meletakkan masakan atau minuman di sekitar atau diatas printer. Ini kebiasaan yang mampu merusakan printer, sisa-sisa kuliner, minyak, bungkus, cairan atau minuman akan rawan tumpah ke atas printer. Printer merupakan peralatan elektro yang sungguh rentan rusak. Untuk menghindari hal tersebut maka jauhkan makan atau minuman dari printer teman.
Baca juga:  Cara Mudah Menciptakan Database Konsumen Online Shop Dengan Google Sheets

5. Tidak membersihkan printer secara berkala
Printer butuh dibersihkan, sebagaimana sobat Tekno-G ketahui bila printer di pakai setiap hari, mampu jadi ada sisa kertas yang tercecer di dalam printer, atau tetesan tinta, atau debu yang lengket, secepatnya bersihkan. Atau bersihkan secara rutin. Jika printer tidak dibersihkan maka akan gampang rusak dengan segera.
Pada printer dot matrix, yang umum dipakai untuk mencetak kertas struk pemasaran atau resi transaksi ppob akan banyak menyisakan kertas-kertas bekas lubang proporasi, kertas-kertas kecil tersebut kalau tidak dibersihkan akan masuk kedalam gear printer yang hendak merusaknya.

banner 336x280

6. Membiarkan tinta/pita hingga kering atau tidak mengisi ulang tinta/pita
Pada printer yang menggunakan tinta, baik yang menggunakan teknologi infus atau tidak, umumnya ada spon atau gabus di dalam catridgenya, bila tinta telat di isi ulang ini akan menjadikan spon atau gabus menjadi kering dan mengeras, sehingga tidak mampu lagi menyimpan tinta, resikonya head printer akan rusak.
Pada printer dot matrix, perlu dikerjakan penggantian pita printer secara bersiklus, pita yang sudah kering akan merusakan jarum-jarum catridge, rawan tersangkut dan mematahkan jarumnya, sehingga printer menjadi rusak.

7. Tidak menggunakan printer dalam waktu yang usang
Bagi yang sekali-sekali memakai printer, tentukan menggunakan printer sekurang-kurangnya1 – 2 kali dalam seminggu, alasannya jika printer tidak digunakan dalam jangka waktu yang usang, riskan terjadi pembekuan pada susukan tinta yang ada di catridge yang menjadikan rusaknya catridge utamanya dibagian headnya.

8. Tidak Melakukan Service secara terencana
Service secara terencana dimaksud disini ialah pemeliharaan, selain dibersihkan printer juga perlu di lakukan pemeliharaan bersiklus, antara lain, kalau ada baut atau mur yang longgar bisa dikencangkan, memberi pelumas pada besi ass printer, gunanya untuk melancarnya pergerakan mekanik printer.
Pada tinta atau laser umumnya dilengkapi dengan counter atau memory penyimpan jumlah banyak lembar cetakan jika telah sarat maka perlu di reset.

Baca juga:  Download Pola Kwitansi Nota Pemasaran Sederhana Dengan Microsoft Excel

9. Tidak Pas Memasang steker arus listrik atau memakai pada arus yang tidak stabil
Saat memasang printer pastikan sudah memasang steker arus listrik dengan kencang dan pas, jangan longgar, sebab ini akan memancing loncatan listrik yang rawan printer rusak. Juga tentukan memasang printer di arus yang stabil, bila kurang stabil pastikan menggunakan stabilizer.

10. Menempatkan printer pada lokasi yang berbahaya
Tidak sedikit teman Tekno-G yang menaruh printer pada lokasi yang berbahaya lokasi yang berbahaya kami maksud disini antara lain :

  • Terlalu dipinggir meja, sehingga mudah jatuh
  • Berada di bawah dispenser atau benda lain yang mengandung cairan
  • Berada di kawasan yang lembab, printer mempunyai perangkat mekanik dan elektronika yang cendrung panas saat di pakai, pada kawasan yang lembab akan menyebabkan penguapan air bisa merembes ke dalam perangkat elektro dan merusaknya
  • Tempat yang terlalu banyak abu, terlalu terbuka, misalnya di pinggir jalan

Demikianlah 10 Cara gampang merusakan printer anda, mudah-mudahan sahabat Tekno-G makin berhati-hati dan memiliki pengetahuan apa-apa saja yang mengakibatkan printer rusak sehingga mampu menghindarinya. 

Ayo berbagi… share artikel ini supaya sahabat dan kerabat kita mengetahuinya.
banner 336x280
banner 120x600
  • Share